
Perjalanan Ren Yuu kini menuju Realms Of The Sea. Ia tidak tau berapa lama waktu mencapai alam semesta itu. Tetapi ia harus pergi untuk memenuhi janjinya juga untuk Xinxin.
Energi yang ada di dalam Sea God Palace sangatlah banyak karena sewaktu di planet Desolate, ia mengumpulkan energi ilahi dalam jumlah yang sangat besar setiap hari.
Sudah lebih dari 10 tahun Ren Yuu berpergian dengan Sea God Palace menuju Realms Of The Sea. Dengan kecepatan ini pun Ren Yuu tau bahwa itu sudah sangat cepat. Dibandingkan dengan teknik Darkness Shift, itu jauh lebih lambat.
Saat ini, Ren Yuu dan muridnya Mei sedang berkultivasi di salah satu menara di Sea God Palace karena dari tempat itu, ia merobek sedikit penghalang agar mampu menyerap energi dewa.
“Huft.. aku tidak menyangka menyerap energi dewa seperti ini membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menerobos.” Ren Yuu yang membuka matanya menghela nafas panjang. Jika terus seperti ini, akan lebih dari 50 tahun paling cepat agar ia bisa menembus Tier True God 2nd Heavenly Layer.
Ren Yuu berpikir jika menembus Tier True God 7th Heavenly Layer, berapa lama waktu yang akan diperlukan? Ia tidak ingin memikirkannya. Sudah pasti sangat lama dan mungkin jika berkultivasi seperti itu, umurnya akan lebih dulu habis dari pada sebelum menerobos.
Setelah mencapai Tier True God, Ren Yuu paham satu hal. Kultivasi Tier True God 6th Heavenly Layer ke atas memiliki rentan usia yang tidak dapat dipastikan sama sekali. Mereka layak mendapatkan gelar Abadi.
Ren Yuu menatap ke arah Mei yang sangat fokus berkultivasi menyerap energi Dewa. Jika terus seperti ini, mungkin Mei akan menerobos Tier True God dalam waktu 10 tahun.
“Apakah masih lama?” Ren Yuu perlahan melayang ke atas menara dan menatap keluar penghalang. Ia beberapa kali terbangun dari Kultivasinya dan menatap banyak Dunia yang mereka lewati.
“Tidak ada gunanya memikirkannya. Energi di dalam Sea God Palace pun hanya terpakai hampir 20% selama 10 tahun ini yang artinya energi akan bisa menggerakkan Sea God Palace selama 50 tahun.” gumam Ren Yuu.
“Ada apa Guru?”
Ren Yuu mendengar suara Mei dan melihat ke arah muridnya tersebut. Ia sampai saat ini masih tidak percaya bahwa dirinya akan mengangkat Mei menjadi murid.
“Tidak ada apa-apa. Guru hanya berpikir kapan kita akan mencapai Realms Of The Sea.” balas Ren Yuu.
“Tenang saja Guru, kita pasti mencapai tempat itu.” ucap Mei dengan riang. Tidak masalah berapa lama waktu berlalu, yang penting ia bisa bersama dengan Gurunya. Untuk dirinya yang telah mencapai Tier Half God Late, umurnya pun sangatlah panjang. Untuk 10 tahun belakangan ini pun waktu tidak terasa telah terlewati.
Ren Yuu mengangguk setuju. “Bagaimana? Apakah sulit untuk menembus Tier True God hanya dengan menyerap energi dewa dari alam semesta?”
“Ya Guru. Tampaknya aku membutuhkan waktu sekitar 10 tahun lagi agar bisa menembus jika terus seperti ini.” Mei menghela nafas panjang dan itu sudah menjadi prediksi Ren Yuu.
“Ketika kita mencapai semesta itu, kita akan mencari dunia yang cocok untuk di serap. Aku yakin banyak tempat seperti itu di Realms Of The Sea.” ucap Ren Yuu. Tetapi ia masih sedikit ragu melakukan hal seperti itu karena ia tau bahwa penguasa Realms Of The Sea masih ada dari informasi yang ia terima saat di planet Desolate.
Kemungkinan penguasa di sana tidak akan mengijinkan dirinya menyerap sebuah dunia untuk meningkatkan kultivasi.
Sebelum Mei dapat membalas, guncangan hebat terjadi.
__ADS_1
Bom!
Suara tabrakan yang sangat keras terdengar dan membuat Sea God Palace berguncang hebat.
“Apa yang terjadi Guru? Apakah Sea God Palace menabrak sebuah dunia?” Mei buru-buru bertanya karena ia tidak bisa melihat keluar karena adanya penghalang Sea God Palace.
Ren Yuu memasang wajah sedikit jelek karena ia tau apa yang sedang terjadi.
“Kita telah menabrak penghalang antara semesta. Tetapi..” Ren Yuu menghentikan kata-katanya, saat perlahan menyalurkan energi ke Sea God Palace dalam jumlah yang sangat besar karena Sea God Palace tidak parah akibat benturan tersebut.
“Tetapi apa Guru?” tanya Mei buru-buru.
“Seseorang telah membuat penghalang ganda agar tidak ada siapapun yang bisa masuk dan keluar dari semesta itu. Aku yakin semua ini di sebabkan oleh God Race dan Abyssal Race yang ingin menginvasi semesta lainnya!”
“Jika hanya penghalang normal, Sea God Palace tidak mungkin dihentikan.” ucap Ren Yuu dengan wajah muram.
“Jika itu hanya tabrakan saja, kita bisa berhenti bukan?” tanya Mei sedikit gugup.
Mendengar pertanyaan Mei, Ren Yuu muram seketika. Jika hanya seperti itu, ia tidak akan memasang wajah gelap.
“Ruang hampa kekacauan? Guru.. bukankah itu adalah ruang hampa yang tidak memiliki aturan.. yang artinya..” Mei pun pucat seketika. Ia tentu tau tentang ruang hampa kekacauan. Tempat itu sangat berbahaya karena tidak ada energi dan hukum apapun.
Jika mereka tersesat di dalam sana, hanya ada satu hal yang akan terjadi, Kematian.
Walaupun Mei tidak melanjutkan kata-katanya, Ren Yuu paham apa kelanjutannya. Ia tidak tau siapa yang membuat penghalang mengerikan seperti itu. Ini adalah sesuatu yang berada di luar batas kemampuannya.
“Tenang Mei. Kita belum tentu terjebak di tempat ini. Energi Sea God Palace masih tersisa lebih dari 50% karena Guru memperbaiki Sea God Palace sebelumnya saat melakukan tabrakan.” Ren Yuu mencoba menenangkan Mei walaupun dirinya sendiri tidak tau harus berbuat apa.
Mei sedikit tenang saat Gurunya menghiburnya. Ia tentu akan percaya kepada kata-kata Ren Yuu.
Ren Yuu yang keluar Mei sudah tenang pun menatap ke arah luar penghalang Sea God Palace. Ia tentu memiliki rencana untuk keluar walaupun kecil kemungkinan untuk berhasil.
Rencana Ren Yuu sesederhana, ia akan merobek ruang secara paksa dan melindungi Sea God Palace. Ia yakin akan ada benturan dahsyat. Ia hanya berharap jika energi Sea God Palace mencukupi untuk pemulihan saat benturan terjadi.
Tanpa berbicara, Ren Yuu memasang ekspresi sangat serius kali yang membuat Mei terdiam karena tau bahwa Gurunya akan melakukan sesuatu.
Ren Yuu mengendalikan semua energi Sea God Palace dan meninggalkan 1% untuk penghalang untuk melindungi Sea God Palace dalam waktu beberapa detik. Sisa energi ia gunakan untuk memulihkan Sea God Palace.
__ADS_1
Ren Yuu mengarahkan tangannya di celah penghalang yang sedikit robek. Ia mengerahkan semua energi dan hukumnya dan mengubahnya ke bentuk energi dan hukum Kegelapan.
Sea God Palace diselimuti oleh energi dan hukum Kegelapan seketika dan setelah itu Ren Yuu memaksa semua energinya untuk merobek ruang.
Darkness Shift!
Brrrttt! Brrrttt!
Di depan Sea God Palace, lubang kegelapan secara paksa merobek ruang untuk membuat jalur keluar.
Energi Ren Yuu tersedot sangat cepat. Ia merasakan tubuhnya akan langsung kering saat ini.
“Sial! Aku pasti bisa!” teriak Ren Yuu lalu mengeluarkan semua energi dari hatinya sebagai bantuan.
Crack!
Lubang sebesar jarum tercipta dan perlahan membesar sedikit demi sedikit. Tidak lama kemudian, lubang itu membesar sebesar kepala manusia.
Di sisi lain, Ren Yuu yang terlalu memaksakan diri, mengeluarkan darah dari mulut, hidung dan telinganya.
“Guru..” Mei meneteskan air matanya karena tau bahwa Gurunya sangat memaksakan diri saat ini dan ia sama sekali tidak bisa melakukan apa-apa.
Ren Yuu yang sudah merobek ruang sebesar kepala tidak membuang waktu. Ia mengecilkan Sea God Palace dan langsung mengendalikannya ke dalam lubang tersebut.
Bom!
Tabrakan yang sangat besar terjadi yang membuat penghalang Sea God Palace meledak.
Tetapi lubang Kegelapan tersebut menyedot Sea God Palace. Ren Yuu dan Mei terombang-ambing seketika dan Sea God Palace rusak parah. Energi yang di siapkan oleh Ren Yuu pun tidak cukup sama sekali.
“Guru...!” Teriak Mei saat mencoba meriah Ren Yuu tetapi ia tidak bisa mendekat.
Sementara itu, Ren Yuu yang memaksakan dirinya pun langsung kehilangan kesadarannya.
Zhep!
Sea God Palace, Ren Yuu dan Mei langsung tersedot secara terpisah. Tidak ada yang tau bagaimana kondisi mereka saat ini.
__ADS_1