God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 48 - Memasuki Wilayah Binatang Monster Laut


__ADS_3

Dunia Tersegel


Ren Yuu yang menggunakan Heavenly Bloodline Atlantis miliknya, terlihat seperti manusia yang di tutupi oleh banyak sisik. Ia memang terlihat sedikit berbeda dengan para binatang monster laut yang telah berevolusi di kedalaman laut hijau.


Karena sudah menyamar, Ren Yuu pun langsung bergerak ke arah tempat yang tampak seperti kota bagi para Binatang monster laut. Saat mendekat ke tempat itu, banyak tatapan yang tertuju pada Ren Yuu.


Beberapa dari binatang monster terlihat terkejut karena penampilan Ren Yuu adalah hal baru bagi mereka. Itu dikarenakan setiap binatang monster yang telah berevolusi di tempat itu tidak seperti Ren Yuu yang memiliki dua kaki seperti manusia. Namun mereka semua hanya memeriksa Ren Yuu dengan cermat sebab dengan Heavenly Bloodline Atlantis, Ren Yuu memang terasa seperti makhluk laut pada umumnya dari segi aura.


Semua tatapan binatang monster itu tidak dipedulikan oleh Ren Yuu. Walaupun ia saat terlihat sangat mencolok, ia harus mengambil resiko untuk memeriksa tempat yang ia datangi.


"Apakah itu spesies baru?"


"Siapa dia?"


"Aku tidak menyangka bahwa akan ada makhluk laut yang seperti itu."


"Hei, coba lihat, aura miliknya terasa sangat mulia."


Banyak diskusi diantara para binatang monster laut saat Ren Yuu perlahan berjalan di dekat kota. Dan hal yang membuatnya sedikit terkejut, ada kata-kata tentang aura miliknya terasa sangat mulia.


"Apakah aku salah dengar?" Batin Ren Yuu. Ia membuat spekulasi bahwa mungkin Heavenly Bloodline Atlantis masih terkait dengan beberapa makhluk laut di tempat itu.


Saat mendekat, beberapa binatang monster laut menghampiri Ren Yuu. Mereka mengenakan pakaian kuno tetapi itu terlihat seperti armor. Armor itu terbuat dari cangkang hewan keras seperti kepiting.


"Tolong berhenti." Salah satu binatang monster laut berbicara saat mendekati Ren Yuu.


Karena bahasa mereka sama, Ren Yuu tentu akan menggunakan bahasa God Race.


"Ada apa?" Tanya Ren Yuu saat menghentikan langkah kakinya masuk ke dalam kota.

__ADS_1


"Siapa kau? Dari mana asalmu? Dan apa tujuanmu datang ke tempat kami?" Tanya penjaga itu yang terlihat seperti seekor ikan hiu.


"Aku Yuu, aku berasal dari belahan laut lain. Dan aku datang ke tempat ini untuk mencari informasi cara kembali ke tempat asalku," jawab Ren Yuu tidak sombong atau rendah.


Beberapa penjaga itu saling memandang. Mereka tentu saja mengerti apa yang Ren Yuu katakan.


"Bagaimana kau tidak tau jalan kembali?" Tanya penjaga itu heran dan merasa bahwa Ren Yuu adalah binatang monster laut yang bodoh. Setiap binatang monster laut pasti akan mudah untuk menemukan kembali tempat asal mereka.


Hembusan nafas panjang terdengar dari mulut Ren Yuu. Dengan wajah masam, ia berkata sedih. "Ketika aku bersama dengan kelompok ku berkelana, kami tersedot oleh pusaran air yang begitu kuat lalu membawa kami ke tempat yang sangat jauh. Aku berpisah dengan rekan ku, saat mencoba mencari jalan kembali, aku seperti kehilangan arah dan tau bahwa aku telah terseret sangat jauh dari tempat asalku."


"Pusaran air?" Para penjaga itu saling memandang lagi karena memang setiap laut pasti akan ada hal seperti itu dan membawa apa saja ke tempat yang jauh dan Ren Yuu yang ada di depan mereka adalah salah satu yang terkena musibah.


Tetapi tentu mereka tidak akan percaya begitu saja karena seharusnya para binatang monster laut akan sangat mudah menghindari kejadian alam seperti itu.


"Apakah aku bisa masuk ke dalam untuk menetap sementara? Aku ingin melihat peta tempat ini agar bisa menemukan jalan kembali." Lanjut Ren Yuu dengan nada sedih.


Para penjaga itu tampak berpikir sejenak. Setelah mereka saling memandang lalu mengangguk, salah satu dari binatang monster laut itu membuka suara.


"Baik." Ren Yuu mengangguk kecil.


Para binatang monster laut itu tentu tidak akan ceroboh sedikitpun. Alasan mereka setuju membawa Ren Yuu ke dalam, itu disebabkan oleh Bloodline Ren Yuu yang tampak mulia. Setiap makhluk kuno akan selalu mementingkan garis darah dan mungkin lewat spesies lain yang memiliki garis darah murni, mereka akan menciptakan spesies baru. Dan Ren Yuu mungkin menjadi jantan untuk memproduksi benih baru.


Para binatang monster itu pun langsung menuntun Ren Yuu ke suatu tempat di dalam kota.


Namun, saat di perjalanan, seorang penjaga lainnya menghampiri kelompok yang membawa Ren Yuu. Binatang monster laut itu tampak sangat buru-buru dan memasang wajah gelap dari waktu ke waktu.


"Tuan.. ada hal yang ingin aku laporkan!" Binatang monster laut yang tampak seperti udang itu menghampiri binatang monster laut jenis hiu yang berbicara dengan Ren Yuu sebelumnya.


Ren Yuu tentu sudah memeriksa mereka semua dan binatang monster laut hiu itu memang yang terkuat. Kekuatannya mencapai Tier Penguasa Ilahi tahap akhir.

__ADS_1


Hal seperti itu tidak membuat Ren Yuu terkejut sama sekali karena ia telah melihat semua hewan roh sebelumnya. Bila dibandingkan dengan binatang monster laut di tempat yang ia masuki, mereka terasa begitu lemah.


"Apa yang terjadi?" Tanya hiu itu dengan wajah serius.


"Ini tentang para penjaga di lapisan luar serta binatang monster yang menjaga pesisir pantai, tuan.." ucap binatang monster udang tersebut.


"Hm? Apa yang terjadi? Cepat katakan!" Perintah binatang monster hiu.


"Seperti ini tuan.." binatang monster udang itu melirik ke arah Ren Yuu sejenak lalu perlahan mendekat ke pemimpin penjaga itu lalu membisikkan sesuatu.


Setelah apa yang perlu di beritahu, binatang monster udang itu mundur seketika.


Pemimpin penjaga itu memasang wajah muram seketika. Ia tentu memeriksa Ren Yuu dengan energi Spiritualnya saat ini karena kejadian itu bertepatan saat Ren Yuu datang ke tempat mereka.


Tetapi pemimpin penjaga itu tidak dapat menemukan apapun dan tidak ada bau darah mereka pada Ren Yuu.


Tentu Ren Yuu telah mengantisipasi hal itu dan membersihkan dirinya. Juga ia menutupinya dengan Heavenly Bloodline Atlantis agar tidak ada aroma apapun yang tercium darinya.


Sebab, sedari awal Ren Yuu telah tau bahwa binatang monster sangat peka terhadap bau darah terutama darah dari ras mereka.


"Pergilah dan bawa beberapa pasukan untuk menjaga salah satu sisi luar yang tidak dijaga lagi!" Perintah pemimpin para penjaga itu.


"Baik!" Bintang monster udang itu pun langsung pergi untuk melaksanakan perintah.


Binatang monster hiu itu tidak bertanya sama sekali tentang hal itu pada Ren Yuu karena tentu mereka memiliki cara untuk mengetahui siapa yang membunuh para anggota mereka.


"Ayo ikuti aku." Ucap pemimpin penjaga itu.


Ren Yuu sedari awal sudah tau bahwa ia telah dicurigai. Tetapi ia tetap tenang dari waktu ke waktu karena ia tentu bisa melarikan diri jika situasi menyulitkan akan datang.

__ADS_1


Dan Ren Yuu pun hanya mengikuti pemimpin penjaga itu ke suatu tempat. Dan mungkin dari tempat itu, ia akan mengetahui tentang tempat yang ia masuki.


__ADS_2