
Dunia Tersegel
Wajah Ren Yuu mengerut saat mendengarkan perkataan Bone Dragon Abyssal. Bahkan Wu Qiu pun bingung kerena tampaknya Ren Yuu sedang diincar.
“Apa kau bodoh?” Tanya Ren Yuu heran tiba-tiba. Abyssal Race dihadapannya terlihat mencoba membunuhnya dengan Wu Qiu di sampingnya.
“Bodoh? Kau akan tau apa arti dari kata bodoh!” Bone Dragon Abyssal mengeluarkan seluruh auranya saat ini untuk menindas Ren Yuu. Ia yakin bahwa tidak akan ada makhluk Tier Penguasa Ilahi yang bisa menandinginya.
“Aura ini..” Ren Yuu memasang wajah serius karena pancaran energi Bone Dragon Abyssal seperti setara dengan Tier Half God Early yang paling lemah.
“Terlambat untuk menyesal!” Bone Dragon Abyssal langsung melesat ke arah Ren Yuu dengan kecepatan penuhnya. Ia tentu tidak akan membuang waktu dan berniat membunuh Ren Yuu di tempat.
“Aku menyerahkannya padamu, kakak.” Ucap Ren Yuu dan bergerak dengan kecepatan penuh tanpa menghiraukan Bone Dragon Abyssal yang sedang menuju ke arahnya.
“Baiklah..” Balas Wu Qiu dengan wajah sedikit cemberut. Tapi ia tidak merasa masalah karena ia tau bahwa Bone Dragon Abyssal dihadapannya saat ini mencoba untuk membunuh adik kecilnya. Apakah ia hanya akan menonton? Jawabannya tentu saja tidak.
Zhep!
Wu Qiu langsung menghilang seketika saat ia bergerak ke arah tempat Bone Dragon Abyssal.
Bom!
Suara benturan sesuatu terdengar seketika di arah bawah. Ren Yuu hanya melirik sekilas ke arah bawah dan itu adalah tempat Bone Dragon Abyssal mendarat akibat di pukul oleh Wu Qiu sekuat tenaga.
Walaupun pancaran energi Bone Dragon Abyssal sangatlah luar biasa, tetap ia tidak akan mampu untuk melawan Wu Qiu bagiamana pun caranya. Jika saja ia memiliki teknik seperti Ren Yuu yang mampu menggunakan kekuatan pendahulunya, ceritanya pasti akan berbeda.
Ren Yuu tidak peduli sama sekali dengan Bone Dragon Abyssal saat ini karena ia masih penasaran dengan siapa yang bertarung di tempat yang tidak terlalu jauh dari posisinya. Dengan kecepatan penuhnya, ia bergerak dan terlihat seperti buru-buru.
“Jika benar itu auranya.. apakah mungkin?” Batin Ren Yuu saat sedang bergerak dengan kecepatan penuhnya. Banyak hal yang terlintas di benaknya saat ini dan tubuhnya sedikit gemetaran seperti sudah menunggu hal seperti ini sejak dahulu kala.
__ADS_1
Di sisi lain, Bone Dragon Abyssal yang baru saja terkena pukulan telak, perlahan berdiri dari dalam kawah. Ia merasa tulang-tulangnya patah hanya dengan satu pukulan tunggal.
Zhep!
Wu Qiu tiba di jarak sekitar 10 meter dari Bone Dragon Abyssal. Ia menatap dengan seksama Abyssal Race dihadapannya karena baru kali ini ia melihat spesies seperti itu.
“Kau..” Bone Dragon Abyssal sangat marah saat ini.
“Apa yang terjadi? Kenapa aku tidak bisa mengikuti pergerakannya? Dia hanyalah Tier Penguasa Ilahi tahap awal!" Batin Bone Dragon Abyssal. Ia juga tidak percaya bahwa Wu Qiu menekan kekuatannya karena pasti akan ada sedikit energi yang bocor.
Tapi Bone Dragon Abyssal tidak tau bahwa Wu Qiu adalah pengguna elemen dan hukum Air yang bisa menekan energi mereka sampai tidak bocor sedikit pun. Itu adalah salah satu keunikan dari penggunaan energi dan hukum Air.
“Apa yang kau inginkan dari Yuu'er?” Tanya Wu Qiu datar. Ia tau bahwa Bone Dragon Abyssal ingin membunuh adiknya karena suatu alasan. Tetapi ia ingin bermain sedikit dan ingin menyiksa Abyssal Race dihadapannya saat ini sampai berbicara.
Dengan wajah garang, Bone Dragon Abyssal tidak menjawab sama sekali. Ia hanya menatap Wu Qiu dengan tatapan membunuh. Ia sudah merasakan bahwa Ren Yuu telah jauh dari tempat mereka berada. Untuk mengejarnya, ia tau bahwa ia harus mengalahkan wanita dihadapannya.
“Apa yang ingin aku lakukan padanya? Kau akan tau ketika aku menyiksamu!” Balas Bone Dragon Abyssal dingin. Rasa percaya dirinya tumbuh kembali karena merasa serangan Wu Qiu sebelumnya hanyalah kebetulan.
**
Di tempat lain, wanita cantik berserta pria berotot terus bertarung. Mereka telah bentrok hampir 2 hari lamanya dan belum ada pemenang sama sekali.
“Kenapa aku tidak bisa mengalahkannya?” Tanya pria berotot itu dalam hati. Ia telah mengerahkan semua kekuatannya tetapi tidak bisa mengalahkan wanita dihadapannya. Walaupun ia juga tidak akan kalah, ia tidak terima sama kali. Dengan tingkat kultivasinya saat ini, ia merasa malu tidak mampu mengalahkan kultivator yang dua tahap lebih rendah darinya.
Sementara itu, wanita cantik berambut putih itu tetap tenang setiap saat. Ia telah memalui banyak pelatihan selama ini yang membuat ketangkasan, ketenangan dan juga teknik bertarungnya sudah berada di kelas atas.
“Dasar sialan!” Pria berotot mengangkat sebuah sabit di tangannya lalu mengayunkannya kembali ke arah wanita di hadapannya.
Tring!
__ADS_1
Suara dentingan logam terdengar kembali. Wanita itu menahan serangan pria berotot sama seperti sebelumnya.
“Tidak mungkin aku tidak bisa mengalahkan mu! Aku Ning Zen murid dari Dewa Iblis dari Barat tidak akan kalah!” Teriak Ning Zen.
“Benarkah? Kau terlalu menganggap dirimu tinggi!” Wanita cantik itu hanya membalas dengan wajah datar. Ia tidak takut sama sekali dengan Ning Zen begitu juga dengan gurunya Ning Fengzi.
“Apa katamu?” Ning Zen semakin marah lalu auranya meledak sekali lagi. Aura yang begitu menjijikkan yang terpancar dari tubuhnya semakin pekat. Siapapun yang berada di dekatnya akan merasa jijik seketika.
Tentu saja sebagai murid dari Dewa Iblis dari Barat, Ning Zen mewarisi manual yang diolah oleh Gurunya.
“Kalian guru dan murid benar-benar menjijikkan! Menggunakan cara tidak lazim untuk meningkatkan kekuatan tanpa usaha sendiri. Walaupun kultivasimu lebih tinggi dariku, jadi apa? Tidak akan pernah kultivator seperti kalian mampu melawan tahapan yang lebih tinggi!” Setelah mengatakan hal itu, wanita tersebut langsung mengambil senjata lainnya dari pinggangnya.
Senjata itu adalah sebuah kipas kecil yang tampak sederhana. Dengan kecepatan yang tidak terlihat oleh Ning Zen, wanita itu membuka kipas lalu mengibaskannya.
Zhep!
Whus!!
Angin yang sangat kencang berhembus seketika. Dan di hembusan energi tersebut, banyak juga jarum jarum kecil yang terlihat dan mencoba menusuk kulit Ning Zen.
“Sial!” Batin Ning Zen dan hanya bisa melapisi tubuhnya dengan energi mendalamnya. Banyak jarum-jarum yang menusuknya walaupun tidak terlalu dalam karena ia menggunakan energi mendalamnya untuk bertahan. Tetapi ia menjauh seketika dari depan wanita tersebut.
Saat jarak mereka sudah melebar, mereka berdua ingin menyerang kembali secara bersama-sama. Tetapi hal itu terhenti saat ada aura yang sedang mendekat.
“Siapa itu?” Batin Ning Zen tidak senang karena menurutnya individu yang akan segara tiba hanya akan mengganggunya untuk menangkap wanita dihadapannya.
Sementara itu, wanita tersebut awalnya hanya biasa saja. Tetapi, saat merasakan aura yang semakin mendekat, tubuhnya tiba-tiba bergetar.
“Mungkinkah?”
__ADS_1
Wanita itu tiba-tiba tersenyum kecil dan itu terlihat sangat menawan. “Setelah sekian lama, akhirnya kita bertemu lagi!”