God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 91 - Masuk


__ADS_3

Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan


Kelompok Ren Yuu saat ini bergerak ke arah lubang yang di buat oleh binatang monster yang mereka bunuh sebelumnya.


Saat mencapai pinggir lubang besar itu, mereka saling memandang kembali karena sama-sama merasakan hal aneh. Bukan aneh, tepatnya ada aura khusus yang membuat mereka bertiga bingung.


“Aura ini..” Xing Jianying merasakan Bloodline miliknya menggeliat sedikit.


“Kalian juga merasakannya?” tanya Ren Yuu menatap ke arah Wu Qiu dan Xing Jianying.


“Ya.” Wu Qiu dan Xing Jianying mengangguk bersamaan.


“Aura ini membuat semua Bloodline seperti sedang berteriak. Aku yakin ada sesuatu di dalam sana yang membuat hal itu terjadi, dan kemungkinan besar hal itu adalah..” Wu Qiu tidak melanjutkan kata-katanya karena ia juga tidak terlalu yakin apakah di dalam sana ada herbal khusus yang membuat aura aneh berada di dalam lubang.


“Aku yakin itu bukan herbal, karena, herbal tidak akan menghasilkan aura sepadat ini.” Ren Yuu tentu saja mengerti tentang herbal, tidak ada herbal yang membuat hal seperti itu terjadi bahkan untuk pohon Bintang Kehidupan.


Wu Qiu terdiam sejenak dan tidak membantah sama sekali. Setelah beberapa saat, ia akhirnya berbicara lagi. “Ayo kita masuk. Tidak lama lagi mungkin Green Dhemin lainnya akan tiba di tempat ini karena kita membunuh salah satu dari mereka.”


“Ya.” Ren Yuu dan Xing Jianying mengangguk mengerti.


Lalu Wu Qiu langsung masuk ke dalam lubang itu lebih dulu dan diikuti oleh Xing Jianying kemudian.


Ren Yuu tetap berada di pinggiran lubang karena sedang memikirkan sesuatu. Ia kemudian mengeluarkan sebuah benda yang pernah di beri oleh Hao Qinzhu dan Hao Ling selain dari inti binatang monster Silver Dragon God.


“Dari perkataan Hao Qinzhu, benda ini bisa menyegel suatu tempat tanpa bisa dilacak oleh makhluk Tier True God sekalipun.” Ren Yuu menatap piringan berwarna putih di tangannya. Benda itu di titipkan oleh Hao Yue ke Hao Qinzhu untuk di beri kepadanya.


Hao Yue merasa bahwa Ren Yuu mungkin membutuhkan benda yang bisa melindunginya jika di buru oleh makhluk tertentu. Ketika piringan itu di pakai, ia akan bisa bersembunyi dalam waktu yang lumayan lama.


Ren Yuu tersenyum kecil karena Gurunya telah mempersiapkan banyak hal padanya.

__ADS_1


Ren Yuu perlahan melayang ke dalam lubang dan turun perlahan. Setelah masuk beberapa meter, ia menyalurkan energi mendalamnya ke piringan yang ada di tangannya sambil mengangkat piringan itu ke arah atas.


Energi aneh perlahan muncul dari piringan itu dan menyebar di sekitar lubang. Tidak lama kemudian, aura itu menutupi seluruh jalan masuk ke dalam lubang. Setelah selesai, piringan itu pun berhenti mengeluarkan energi aneh.


“Penghalang ini pasti akan cukup untuk mengelabuhi siapa saja dalam waktu beberapa tahun.” Ren Yuu menyimpan kembali piringan itu karena masih bisa digunakan beberapa kali lagi sambil menatap ke arah penghalang.


Dari dalam lubang, jika melihat keluar, itu akan tampak sama seperti biasa. Tetapi jika dilihat dari luar, lubang itu tidak akan ditemukan karena aura sebelumnya menutupi lubang sama seperti bebatuan yang ada disekitarnya.


Ren Yuu yakin bahwa sesuatu yang ada di dalam lubang akan membuat mereka berdiam diri dalam waktu yang lama sehingga ia membuat penangkal jika ada musuh yang mendekat. Sebab, dari perkataan Wu Qiu, Green Dhemin sebelumnya telah mengirim sinyal kepada rekannya dan juga wajah mereka pun telah diketahui oleh para Green Dhemin.


Tanpa membuang waktu, Ren Yuu langsung melesat ke dalam lubang menyusul Wu Qiu dan Xing Jianying.


**


Beberapa hari kemudian, beberapa sosok tiba di tempat kelompok Ren Yuu saat membunuh Green Dhemin.


Ada tiga sosok raksasa hijau yang tiba di hadapan mayat Green Dhemin yang di bunuh oleh kelompok Ren Yuu sebelumnya.


“Dia sudah tewas! Pantas saja ketika kita mencoba menghubunginya dia tidak merespon sama sekali.” salah satu Green Dhemin berkata dengan nada dingin.


“Siapa ketiga orang itu? Sungguh berani untuk membunuh salah satu jendral kita!” Green Dhemin lainnya sangat marah sampai-sampai auranya bocor dan membuat tempat itu sedikit bergetar.


Sementara itu, Ma Hu tetap menatap ke arah mayat salah satu jendral ras Green Dhemin-nya.


“Aku tau siapa mereka. Aku pernah bertemu dengan dua dari mereka saat berada di pinggiran Tanah Keputusasaan.” Ma Hu membuka suara. Kata-katanya tetap datar saat ini tetapi ia juga sangat marah.


“Siapa?” dua Green Dhemin lainnya langsung melihat ke arah Ma Hu.


Ma Hu tetap diam saat di tanya oleh dua Green Dhemin yang memiliki tingkat kultivasi Tier Half God Mid. Wajahnya sedikit gelap saat mengingat tentang Wu Qiu. Ia pun sebelumnya merasakan bahaya besar melalui instingnya. Tetapi ia tidak terlalu mempedulikan hal itu karena menurutnya ras Atlantis sangatlah lemah.

__ADS_1


“Tuan muda..” dua Green Dhemin tersebut mencoba memanggil Ma Hu tetapi tidak terlalu kuat karena mereka melihat wajah gelap Ma Hu.


“Periksa tempat ini! Cari petunjuk ke mana mereka pergi!” Ma Hu memberi perintah kepada kedua Green Dhemin tersebut.


Mereka berdua langsung mengangguk dan bergerak ke dua arah yang berbeda-beda untuk mencari petunjuk.


“Dasar sialan! Siapapun kalian, kalian telah mencoba untuk menentang kami ras Green Dhemin dengan membunuh salah satu jendral kami!” Ma Hu berkata sangat dingin saat ini sambil menatap mayat anggota rasnya.


Tidak sampai setengah jam kemudian, dua Green Dhemin yang menjadi pengawal Ma Hu tiba di tempat semula.


“Tuan muda.. kami tidak menemukan petunjuk apapun.” salah satu dari mereka membuka suara.


Mendengar perkataan pengawalnya, Ma Hu memasang wajah semakin gelap. Ia mengalihkan pandangannya ke arah tertentu dan tempat itu adalah lokasi reruntuhan kuno sebenarnya yang tercatat di dalam peta.


“Mereka pasti menuju ke tempat itu! Ayo kita buru mereka dengan segala cara!” perintah Ma Hu. Ia langsung melesat dengan kecepatan tinggi untuk mencari keberadaan kelompok Ren Yuu.


Kedua pengawal Ma Hu langsung mengikuti Ma Hu dari belakang tanpa berbicara lagi.


Ren Yuu sudah membuat spekulasi tentang hal itu dan tau bahwa mereka akan diburu. Tetapi ia tidak tau bahwa calon pemimpin selanjutnya dari ras Green Dhemin yang akan memburu mereka.


Tetapi itu juga merupakan sebuah kesempatan untuk memusnahkan Ma Hu.


**


Di dalam lubang yang di masuki oleh kelompok Ren Yuu, terlihat Ren Yuu, Wu Qiu dan Xing Jianying yang terus bergerak.


Ketika mereka mencapai dasar lubang, ada lorong panjang yang tampaknya sangat jauh dan pasti lorong itu menghubungkan lubang itu ke suatu tempat.


“Aura yang terpancar semakin terasa jelas. Aku tidak menyangka bahwa aura itu akan mencapai permukaan lubang sebelumnya.” ucap Wu Qiu sambil terus bergerak.

__ADS_1


Xing Jianying hanya diam mengikuti. Tetapi ia juga sedikit bersemangat karena Bloodline miliknya terus-menerus berteriak.


“Apapun di ujung lorong ini, itu pasti akan meningkat kekuatan kita!” Ren Yuu menaikkan sudut bibirnya karena tempat Wu Qiu membawanya dan Xing Jianying merupakan tempat peluang yang belum ditemukan oleh siapapun.


__ADS_2