God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 122 - Tingkah Laku Aneh Lan Xiuro


__ADS_3

Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan


Ren Yuu dan Lan Xiuro saat ini sedang menikmati momen pertemuan mereka.


Lan Xiuro tidak seperti Xing Jianying, ia sangat agresif jika menyangkut soal hubungan dengan Ren Yuu. Ia selalu menempel seperti lem terhadap Ren Yuu jika memiliki kesempatan. Ia sebenarnya ingin memiliki Ren Yuu untuk dirinya sendiri karena ia memang tergila-gila kepada Ren Yuu. Tetapi, ia sadar jika melakukan itu, Ren Yuu pasti tidak akan suka. Oleh karena itu, Lan Xiuro tidak menghalangi Ren Yuu bersama dengan wanita lain asalkan Ren Yuu menganggapnya sebagai istri.


Setelah berpelukan beberapa menit, Lan Xiuro menarik pelukannya dan menatap Ren Yuu dengan senyum manis di wajahnya.


Ren Yuu juga tersenyum, ia tidak tau mengapa saat menatap Lan Xiuro, dia terlihat menjadi cantik setiap kali mereka berpisah lalu bertemu.


“Kenapa para Ice Giant itu terlihat hormat padamu?” tanya Ren Yuu penasaran.


“Oh? Mereka? Aku akan menceritakan hal itu nanti. Lalu.. apakah mereka mengganggumu suami?” tanya Lan Xiuro dengan rona merah di pipinya. Ia terkadang tersipu sendiri jika memanggil Ren Yuu seperti itu.


Ren Yuu melirik ke arah tiga Ice Giant yang memiliki wajah pucat pasi saat ini. Ia menyeringai jahat setelah melihat reaksi mereka bertiga.


Menatap seringai jahat di wajah Ren Yuu, ketiga dari mereka semakin ketakutan. Walaupun Lan Xiuro tidak sekuat mereka, tidak ada jalan untuk menang melawan Lan Xiuro karena pusaka yang di pegang oleh Lan Xiuro.


“Oh tentu saja. Kami sempat beradu pukulan sebelumnya. Tampaknya mereka sangat tidak suka jika aku datang ke tempat ini.” ucap Ren Yuu dengan wajah polos dan lurus. Entah mengapa akhir-akhir ini ia sangat suka melakukan hal seperti membuat makhluk yang pernah melawannya menjadi sangat marah.


Benar saja, ketiga Ice Giant itu langsung mengutuk Ren Yuu dalam hati karena bahkan tidak peduli dengan mereka yang terkena amukan Lan Xiuro. Tentu semua ras Ice Giant telah tau bagaimana tempramen Lan Xiuro. Sedangkan beberapa Ice Giant yang tidak mau mencari keberadaan Ren Yuu pun tidak pernah lagi terlihat, apa lagi mencoba membunuh Ren Yuu sebelumnya. Konsekuensinya pasti jauh lebih mengerikan.


“Oh?” suara Lan Xiuro terdengar sedikit dingin dan menatap ke arah tiga Ice Giant tersebut dengan tatapan maut.


“Tampaknya ras Ice Giant memang tidak peduli dengan masa depan mereka.” ucap Lan Xiuro dengan nada yang sangat kesal.


De Gao yang berada di tempat itu memasang wajah jelek seketika. Ia juga mengutuk Ren Yuu dalam hati tetapi ia tidak mengarahkan kekesalannya pada Ren Yuu. Tatapannya kini tertuju pada tiga Ice Giant yang berdiri seperti patung batu dengan tatapan sangat marah.

__ADS_1


“Nyonya.. tolong jangan marah. Mereka tidak mengetahui siapa suami anda.” De Gao buru-buru menenangkan Lan Xiuro.


“Raja!” balas Lan Xiuro dingin ke arah De Gao yang membuat De Gao mematung dan mengutuk mulutnya sendiri.


“Maksud hamba mu Raja, nyonya..” De Gao buru-buru berkata lagi.


Lan Xiuro mengangguk puas karena De Gao selalu mencoba untuk menjilatinya. Dan kebetulan soal yang di katakan oleh De Gao adalah hal yang diinginkan olehnya karena menyangkut Ren Yuu.


“Baik! Aku akan memberi muka untukmu kali ini De Gao.. tetapi, beri sedikit pemukulan pada mereka bertiga.. jika tidak..” wajah Lan Xiuro menjadi seram seketika yang membuat De Gao ketakutan setengah mati.


“Baik nyonya..” De Gao menganggukkan kepalanya seperti anak ayam mematuk biji-bijian. Ia kemudian mengalihkan pandangannya ke arah tiga Ice Giant dengan tatapan dingin dan mematikan.


“Ayo suami.. kita berbicara di tempat lain saja.” Lan Xiuro menarik Ren Yuu dan pipinya sedikit merah karena ada hal aneh aneh yang terlintas di benaknya.


Menatap Lan Xiuro seperti itu, Ren Yuu mengerti seketika. Tetapi bukan waktunya melakukan hal-hal aneh saat ini.


Lan Xiuro terhenti sejenak dan menatap Xue Ling Long karena mendengar perkataan Ren Yuu.


Wajah Lan Xiuro sedikit cemas karena penampilan Xue Ling Long memang tidak kalah dengan dirinya walaupun belum sepenuhnya dewasa.


“Suami.. apa itu.. adik baru aku?” tanya Lan Xiuro tiba-tiba.


“Apa yang dipikirkan oleh otak kecilmu itu setiap saat?" Tanya Ren Yuu heran sambil menjentikkan jarinya di dahi Lan Xiuro.


Lan Xiuro merasa malu dan tau bahwa ia telah salah sangka. Lalu ia bertanya siapa sebenarnya Xue Ling Long dan akhirnya Ren Yuu pun menjelaskan bagaimana situasi Xue Ling Long.


“Baik. Ayo ikuti kami.” ucap Lan Xiuro kepada Xue Ling Long karena tentu ia merasa berterima kasih bahwa Xue Ling Long membawa Ren Yuu ke tempatnya berada.

__ADS_1


Xue Ling Long tetap diam setiap saat karena tidak tau harus bereaksi seperti apa. Ia hanya menurut dan mengikuti Ren Yuu dan Lan Xiuro dari belakang seperti seorang pelayan.


Setelah Ren Yuu, Lan Xiuro dan Xue Ling Long pergi, De Gao yang berada di tempat itu tidak membuang waktu lagi dan memberi pelajaran kepada tiga Ice Giant yang hampir membuat jantungnya hampir saja copot.


“Dasar tidak tau diri!” teriak De Gao sambil mengayunkan tinjunya sekuat tenaga.


“Maafkan kami!” teriak ketiganya saat menatap De Gao yang menerjang ke arah mereka.


Bom! Bom! Bom!


Semua daerah itu bergetar karena pukulan super kuat terus menghantam sesuatu dan teriakan tragis terdengar setiap saat.


Ice Giant lainnya berserta dengan De Bao hanya menatap adegan itu dengan seksama. Mereka tau bahwa sebagai pemimpin ras Ice Giant, De Gao merupakan Ice Giant yang memiliki loyalitas paling tinggi terhadap Lan Xiuro karena itu adalah misi utama setiap pemimpin ras Ice Giant.


Ren Yuu, Lan Xiuro dan Xue Ling Long tentu dapat mendengar teriakan penderitaan tiga Ice Giant tetapi mereka hanya mengabaikannya.


“Xiuro.. bagaimana dengan Gurumu?” tanya Ren Yuu karena ingat terakhir kali ia hampir saja tewas di tangan Bing Shuyan dan menyuruhnya untuk mencapai Tier Half God agar bisa bertemu dengan Lan Xiuro.


Lan Xiuro cemberut seketika saat mendengar ucapan Ren Yuu. “Suami.. jangan bahas orang itu oke?”


“Baiklah.. aku ingin menginginkan sesuatu darimu.” ucap Ren Yuu lagi.


“Apapun itu suami.. aku akan memberinya.” balas Lan Xiuro dengan pipi memerah.


“Apa yang dipikirkan oleh otak kecil anak ini setiap waktu?” batin Ren Yuu saat melihat tingkah Lan Xiuro. Namun menurutnya Lan Xiuro sangat menawan seperti itu. Jika saja Xue Ling Long tidak berada di sini saat ini, ia pasti sudah menerkam Lan Xiuro karena terlalu menggoda.


Ren Yuu menghela nafas panjang dan berkata yang membuat Lan Xiuro sedikit kecewa.

__ADS_1


“Aku butuh ras Ice Giant untuk memusnahkan ras Green Dhemin dan juga cabang sebelah Utara clan Salju!”


__ADS_2