God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 148 - Perbincangan Aneh


__ADS_3

Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan


Clan Salju


“Apa yang terjadi?!” suara teriakan Xue Wen terdengar di seluruh clan Salju. Energi yang sangat kuat terpancar karena amarahnya saat ini sedang meluap-luap.


Kejadian kematian Xue Fu sudah membuatnya marah. Dan ia memanggil kembali Xue San secepat mungkin untuk menahan kekuatan besar yang sedang mendekat ke clan Salju.


Dan saat sebelum Xue Wen pergi untuk menahan musuh, Xue Dao tiba di clan Salju dengan berita buruk.


“Maaf tuan.. seseorang menghalangi kami melaksanakan ritual. Penyusup itu menghancurkan inti dari segel yang sedari awal sudah memiliki kebocoran.” Xue Dao berkata sambil berlutut dengan keringat dingin di seluruh tubuhnya. Walaupun ia adalah Celestial Snow Fox Tier True God 4th Heavenly Layer, di depan Xue Wen, ia tidak bisa di sebut sama sekali.


“Sial! Sial! Sial!” Xue Wen saat ini sangat marah sambil melihat ke arah tertentu.


“Jika energi orang itu yang telah terakumulasi selama ribuan tahun menyebar, tidak akan sampai sebulan untuk tiba di clan Salju!”


Lalu tatapan Xue Wen beralih ke tempat lain. “Dan saat ini, Phoenix sialan itu sedang mendekat ke clan Salju! Walaupun dia masih jauh, aku merasakan dengan samar dan aku tidak akan salah!”


“Phoenix?” Xue Dao dan Xue San yang saat ini berlutut di depan Xue Wen memasang wajah pucat.


Awalnya Xue San tidak tau kenapa Xue Wen memanggilnya dan mengatakan ada musuh kuat mendekat dan Xue Wen butuh bantuannya. Awalnya ia memikirkan mungkin ada ras lain yang telah menerobos kultivasi tertentu dan Xue Wen merasa tidak butuh untuk bergerak sendiri.


Tetapi, Phoenix adalah cerita berbeda saat ini. Mereka bukanlah Phoenix biasa pada umumnya. Tetapi yang ada di Dunia Tersegel adalah ras Celestial Phoenix yang merupakan spesies yang sudah ada juga semenjak Dunia Tersegel tercipta. Mereka telah bersaing selama jutaan tahun tanpa henti dalam perang panjang bersamaan dengan ras Demon Bat.


Dan pemimpin saat ini ras Celestial Phoenix yang bernama Sheng Qi'er pasti mendekat ke clan Salju. Jika itu bukan dia, Xue Wen tidak akan merasa waspada.


“Hubungi Xue Han! Suruh dia kembali agar kita menahan Phoenix itu untuk saat ini! Bawa semua kekuatan tempur terkuat kita!” perintah Xue Wen.


“Baik!” Xue San Dan Xue Dao langsung menghilang untuk melaksanakan perintah.

__ADS_1


“Sialan! Kenapa di saat seperti ini?” Xue Wen sangat marah ketika memikirkan Sheng Qi'er. Walaupun keduanya adalah makhluk dengan kekuatan suci, tetap saja mereka berdua bertolak belakang karena kedua elemen ras sangat berlawanan.


“Aku harus menahan Sheng Qi'er! Setelah itu baru menyelesaikan penyegelan energi dan hukum milik Demon Bat agar tidak meluas. Aku hanya memiliki sedikit waktu!” wajah Xue Wen semakin muram saat ini. Ia tidak menyangka dalam waktu singkat, akan banyak masalah yang timbul di clan Salju.


Zhep!


Xue Wen langsung menghilang dari tempat itu untuk mempersiapkan perang antara kelompok elit kedua ras.


**


Dimensional Life


Ren Yuu telah pingsan karena kehabisan energi spiritual. Walaupun energi Spiritualnya sangat banyak, tetap saja itu akan bisa habis jika digunakan seperti sebelumnya.


Para anggota ras God Primal merasa bingung saat mereka dipindahkan ke tempat yang teramat sangat nyaman untuk di tinggali. Tetapi mereka saat ini tidak bisa berbuat apa-apa karena kultivasi mereka semua masih di segel dan tubuh mereka pun sulit digerakkan karena banyak darah mereka yang di sedot oleh ritual pengorbanan sebelumnya.


“Mereka akan pulih. Nyawa mereka tidak terancam saat ini.” ucap Xueqi saat ia mengendalikan tumbuhan aneh untuk menyembuhkan ketiganya secara perlahan. Ia mampu menyembuhkan kehabisan energi mendalam dan energi spiritual walaupun sangatlah lambat.


Lan Xiuro hanya menatap ke arah Ren Yuu, Xue Ling Long dan Ren Huanran yang saat ini berada di atas bunga yang mekar dan selalu mengeluarkan serbuk.


Sementara itu, Xing Jianying juga merasa khawatir saat tiba-tiba Ren Yuu muncul lalu langsung pingsan. Ia pun terkejut saat melihat Ren Huanran karena tentu saja ia sangat mengenalinya.


Di sisi lain, Wu Qiu hanya menatap Ren Yuu setiap saat lalu menghela nafas panjang. Ia sudah merasa terbiasa saat melihat Ren Yuu melakukan hal gila dan tidak merasa bingung lagi.


“Apa hubunganmu dengan suami?” tanya Lan Xiuro tanpa melihat ke arah Xueqi.


Xing Jianying yang sedari awal fokus menatap Ren Yuu, Xue Ling Long dan Ren Huanran pun menoleh dan menatap ke arah Xueqi dengan seksama.


Tetapi Wu Qiu di sisi lain hanya terdiam karena tentu saja ia mengenal siapa Xueqi. Ia sudah bertemu dengannya di planet Desolate sedari dulu dan tau apa status Xueqi.

__ADS_1


“Aku istri ketiga Ren Yuu..” jawab Xueqi acuh tak acuh yang membuat Lan Xiuro dan Xing Jianying tercengang.


“Berapa banyak dia ingin memiliki istri?” Lan Xiuro menoleh ke arah Ren Yuu dan menatapnya sedikit tidak puas.


“Mungkin sembilan..” Wu Qiu berkata dengan nada datar.


“Apakah kamu juga istrinya?” tanya Xueqi sambil menatap ke arah Wu Qiu.


“Tidak.. itu salah satu calon istrinya lagi.” Wu Qiu menggelengkan kepalanya lalu menunjuk ke arah danau.


Xueqi, Lan Xiuro dan Xing Jianying menatap ke arah Xinxin dengan seksama.


“Xinxin?” Xueqi terkejut karena ia juga tentu mengenal Xinxin, mantan Goddess Of The Sea di planet Desolate.


“Dia juga?” gumam Xing Jianying lalu menatap Ren Yuu dengan wajah cemberut. Ia melihat ke arah Ren Huanran lagi dan mulut mungilnya terbuka dan tertutup beberapa kali karena ia tentu tau suaminya sangat mencintai bibinya sendiri. Ia tidak mempermasalahkan tentang Ren Huanran karena mereka tidak sedarah, lagi pula, Ren Yuu lebih dulu mencintai Ren Huanran dari pada saat pertama kali mereka bersama.


Xing Jianying melamun sejenak dan membayangkan seseorang lagi.


“Apakah Zi kecil juga akan seperti itu nantinya?” batin Xing Jianying saat memikirkan Cai'Zi dan prediksinya tidak meleset sama sekali. Ia sedikit geram terhadap Ren Yuu saat ini juga karena tidak pernah menceritakan apapun tentang istrinya yang lainnya.


“Suami...!” Lan Xiuro sangat geram saat ini terhadap Ren Yuu. Ia juga menatap Ren Huanran dan merasa bahwa dia juga akan masuk ke dalam Harem Ren Yuu. Instingnya sebagai seorang wanita memang sangat menakutkan.


“Setelah dia sadar, aku akan membekukannya dan hanya menyisakan kepala saja agar dia mengatakan berapa banyak wanita yang dia simpan!” ucap Lan Xiuro geram.


“Ya. Aku juga akan melakukan hal yang sama!” tambah Xing Jianying sedikit kesal saat ini.


Xueqi hanya diam saja karena ia sebenarnya tidak merasa masalah akan hal seperti itu. Adalah hal biasa bagi kultivator kuat untuk memiliki banyak istri.


Sementara itu, Wu Qiu hanya berdoa untuk jiwa Ren Yuu agar tenang di alam sana.

__ADS_1


__ADS_2