God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 224 - Proposal


__ADS_3

Patriak dan Tetua clan Liu berteriak dalam hati mereka karena telah menemukan bangsawan kelas tinggi yang berasal dari Alam Dewa Laut terutama clan Chu. Mereka tentu mengetahui jumlah anggota clan Chu sangatlah sedikit karena kesulitan untuk berkembang biak, itupun disebabkan oleh tingginya kelas Bloodline mereka.


“Tampaknya kau memang berasal dari sana. Walaupun dari luar tampak bahwa kau tidak memiliki Bloodline yang murni, tetapi nyatanya Bloodline milikmu sangatlah murni. Kau pasti punya kesempatan untuk mencapai Atlantis God Bloodline.” Patriak clan Liu berkata dengan nada bermartabat tetapi di dalam ia sangat bersemangat dan menyusun banyak rencana untuk mengikat Ren Yuu.


“Karena kami telah mengkonfirmasi identitas mu, kami akan menyetujui permintaan mu. Seperti apa ciri-ciri orang yang ingin kau temukan? Kami akan membantumu.” lanjut Patriak clan Liu bermurah hati.


“Orang yang aku cari bukanlah Atlantis Race seperti kita. Dia adalah seorang manusia yang merupakan keturunan dari manusia yang pernah di bawa oleh Dewa Laut ke Alam Semesta ini.” ucap Ren Yuu.


Keduanya merasa bingung dengan perkataan Ren Yuu. Apakah benar bahwa Dewa Laut memiliki manusia di sisinya? Tetapi mereka tidak bertanya lagi karena mungkin Ren Yuu akan merasa seperti diintrogasi. Mereka tidak ingin Ren Yuu menumbuhkan rasa ketidaknyamanan.


Tanpa membuang waktu, Ren Yuu membuat gambar tentang Mei. Ia sudah mengkonfirmasi bahwa Patriak clan Liu tampak ingin mengikatnya. Walaupun mereka berdua menyembunyikannya, itu tidak akan luput dari penglihatan Ren Yuu.


“Baik. Kami akan mengirim orang-orang kami untuk mencarinya. Dan saat ini, Tetua clan Liu akan mengantarmu ke tempat sumber energi dewa di tempat ini.” ucap Patriak clan Liu.


“Ayo ikuti aku.” ucap Tetua clan Liu.


Ren Yuu mengangguk kecil. Ia menaikkan sudut bibirnya karena ia merasakan riak energi spiritual yang artinya Patriak clan Liu mengirim transmisi suara kepada Tetua yang mengantarnya.


Lalu mereka pun pergi ke salah satu tempat yang menjadi sumber energi dewa di planet Laut Kaca.


Ketika mencapai tempat itu, banyak penjaga yang berada di pintu masuk tempat tersebut.


“Buka penghalang, dia akan masuk ke tempat ini atas perintah Patriak!” perintah Tetua tersebut.


Para penjaga tidak berani menolak dan membuka penghalang.

__ADS_1


“Silahkan masuk.” ucap Tetua tersebut kepada Ren Yuu.


Ren Yuu mengangguk secara langsung. Ini adalah hal yang penting. Jika energi dewa di dalam tubuhnya tidak diisi secepat mungkin, akan banyak bahaya yang akan ia temui dalam perjalanan kali ini.


Ketika masuk ke dalam, Ren Yuu terkejut dengan kepadatan energi dewa tersebut. Ia menaikkan sudut bibirnya karena jika mengisi energi di tempat ini, energi dewa di dalam tubuhnya akan lebih cepat terisi ratusan kali lipat.


“Aku tidak menyangka bahwa akan ada tempat seperti ini di dunia ini.” Ren Yuu tersenyum kecil dan tidak membuang waktu. Ia kemudian berkultivasi untuk menyerap energi dewa.


Di tempat Patriak sebelumnya, Tetua sudah kembali untuk melapor.


“Kirim dia untuk mengawasi anak itu. Kita harus mengikatnya dengan cara apapun biar pun itu mengorbankannya.” Perintah Patriak.


Tetua tersebut tidak berkata apapun karena hal itu memang harus dilakukan. Jika Ren Yuu tidak mau bekerja sama setelah mereka membantunya, clan Liu akan mencoba apapun untuk memaksa Ren Yuu.


“Energiku akan pulih dalam waktu lebih dari 2 tahun. Tetapi untuk menembus Tier True God 2nd Heavenly Layer, aku takut itu membutuhkan waktu lebih dari 10 tahun juga jika berkultivasi di sini. Tetapi, masalahnya saat ini, apakah mereka akan mengijinkan aku berkultivasi dalam waktu yang lama di tempat ini?” batin Ren Yuu.


Ketika Ren Yuu sedang berpikir banyak hal, seseorang juga masuk ke dalam tempat ia berkultivasi. Ia tentu menyadari keberadaan sosok yang mendekat ke arahnya.


Karena merasa penasaran apa dengan tujuannya, Ren Yuu pun membuka matanya dan menatap seorang wanita yang bisa dikatakan luar biasa cantik. Ia memiliki fitur Atlantis Race yang mirip dengannya.


“Ada apa?” tanya Ren Yuu penasaran.


“Tidak ada, aku hanya di tugaskan untuk memenuhi semua keperluanmu.” jawab wanita tersebut.


Mata Ren Yuu sedikit menyipit karena tampak sangat jelas bahwa wanita itu memendam kebencian. Ia tidak tau apakah kebencian itu diarahkan kepadanya atau orang lain.

__ADS_1


“Aku tidak butuh apa-apa. Aku akan berkultivasi kembali.” Ren Yuu langsung menutup matanya untuk berkonsentrasi menyerap energi dewa.


Wanita itu tidak keberatan sama sekali dengan perkataan Ren Yuu. Ia pun mulai duduk bersila dan berkultivasi juga. Ia tentu tidak akan melewatkan kesempatan untuk meningkatkan kekuatan di tempat penting clan Liu yang membuat clan mereka menjadi salah satu clan terkuat di dunia Laut Kaca.


Waktu terus berlalu. Ren Yuu tidak menurunkan kewaspadaannya terhadap wanita yang sedang berkultivasi juga. Sudah hampir 2 tahun Ren Yuu berada di tempat itu dan energi dewa miliknya hampir pulih sepenuhnya.


Ren Yuu membuka matanya dan menatap wanita tersebut. Ia tentu harus mengakui bahwa wanita tersebut memang luar biasa cantik. Tetapi ia tidak tertarik akan hal itu tetapi tertarik pada kekuatan wanita tersebut.


“Tier True God 2nd Heavenly Layer. Tidak akan lama lagi bagi wanita itu menembus Tier True God 3rd Heavenly Layer.” batin Ren Yuu. Ia pun perlahan berdiri karena ingin keluar dari tempat itu.


“Ke mana kau akan pergi?” tanya wanita itu yang langsung membuka matanya saat Ren Yuu berdiri.


“Aku akan pergi untuk mencari seseorang.” jawab Ren Yuu.


“Lebih baik kau berhati-hati. Clan Liu tidak akan melepaskan mu semudah itu setelah memberi kesempatan yang berharga memasuki tempat ini.” peringat wanita tersebut.


“Apa maksudmu?” tanya Ren Yuu dengan kerutan di dahinya.


“Clan Liu ingin mengikatmu ke clan menggunakan aku. Jika itu tidak berhasil, mereka akan melakukan cara yang kasar. Patriak tidak akan mungkin melewatkan kesempatan untuk membuat clan Liu memasuki Alam Dewa Laut.” ujar wanita tersebut.


“Biarkan mereka mencoba.” Ren Yuu tidak peduli sama sekali dan sudah menebak-nebak hal seperti ini akan terjadi.


“Apa kau tertarik untuk bekerjasama? Aku akan membantumu, tetapi kau harus membantuku untuk membunuh Patriak clan Liu saat ini.” wanita itu tidak menyembunyikan motifnya sama sekali. Ia merasa bahwa Ren Yuu bukalah seseorang yang akan mau tunduk pada orang lain.


“Oh? Kenapa aku harus percaya padamu? Apa kau tidak takut bahwa aku akan membocorkan apa yang kau katakan kepadaku ke Patriak clan Liu?” Ren Yuu sedikit tertarik dengan proposal wanita tersebut. Ia juga memiliki rencana untuk mengambil semua yang ada di clan Liu untuk dirinya sendiri terutama salah satu sumber energi dewa di planet Laut Kaca.

__ADS_1


__ADS_2