
Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan
Tiga kelompok telah bergerak menuju tempat suci clan Salju.
Kelompok pertama adalah Ren Yuu, Lan Xiuro dan Xue Ling Long. Yang kedua adalah, kelompok Cai'Zi dan yang terakhir adalah ras Celestial Phoenix yang di pimpin oleh Sheng Mei.
Sementara itu, karena kejadian sebelumnya, Xue Wen mengerahkan semua anggota rasnya menuju tempat suci clan Salju. Ia sudah tau bahwa kelompok Sheng Qi'er akan menuju ke tempat itu karena sedari awal pertama kali ia bertemu kembali dengan Sheng Qi'er, ia berniat masuk ke tempat suci clan Salju.
Saat ini terlihat Ren Yuu yang terus bergerak ke tempat suci clan Salju.
“Guru.. tempat itu tidak jauh lagi.” Xue Ling Long yang berada di pakaian Ren Yuu, berbicara karena ia sering bepergian di tempat ini di masa lalu.
“Xiuro.. bersiap-siap jika kita diharuskan bertarung.” ucap Ren Yuu.
“Baik.” Lan Xiuro mengangguk kecil. Ia meningkatkan kewaspadaannya saat ini.
Semakin mereka mendekat ke tempat suci clan Salju, semakin banyak terasa aura kuat yang berjaga-jaga.
Ren Yuu dan Lan Xiuro langsung menyadarinya. Mereka berdua menyembunyikan pancaran energi mereka sedalam mungkin agar tidak di lacak oleh anggota clan Salju.
“Di depan ada lima anggota clan Salju Tier True God 2nd Heavenly Layer. Tampaknya penjagaan di tempat ini telah di perketat.” ucap Ren Yuu serius.
“Apakah kita menerobos secara langsung suami?” tanya Lan Xiuro.
“Ling-Ling, apakah jika kita memutar akan lama sampai ke tempat itu?” tanya Ren Yuu.
“Ya Guru, jika kita memutar, akan semakin jauh. Juga, kemungkinan akan banyak penjaga juga dari sisi lain.” jawab Xue Ling Long.
“Tampaknya kita harus bertarung.” wajah Ren Yuu menjadi serius seketika.
Saat Ren Yuu hendak mengeluarkan semua Ice Giant, kelima dari anggota clan Salju tiba-tiba bergerak.
Duar!
Ledakan besar terjadi di tempat yang sangat jauh.
“Ada pertarungan di tempat lain!” ucap Ren Yuu.
“Tampaknya clan Salju memiliki sangat banyak musuh saat ini. Aku tidak dapat mendeteksi siapa yang bertarung karena terlalu jauh.” ucap Lan Xiuro.
Ren Yuu yang mendengar itu, langsung melebarkan jangkauan energi Spiritualnya sejauh mungkin. Sama halnya bagi Xue Ling Long.
“Aku tidak tau siapa mereka Guru.” Xue Ling Long berkata dengan nada sedikit bingung karena tingkat kekuatan yang sedang menyerang tidaklah sekuat yang ia perkirakan. Semenjak ia mengolah manual Myriad Demon God's Soul, kekuatan spiritualnya meningkat berkali-kali lipat.
__ADS_1
Sementara itu, Ren Yuu yang baru saja memeriksa siapa yang sedang bertarung, menaikkan sudut bibirnya.
“Ayo bergerak lebih cepat Xiuro!” Ren Yuu langsung mengeluarkan sayap Dark Kirin dan kecepatannya meningkat hampir dua kali lipat.
Lan Xiuro menduga bahwa suaminya mengenal siapa yang menyerang tempat suci clan Salju. Ia pun mengeluarkan Heart Mirror lalu menaikinya.
Zhep!
Lan Xiuro langsung mengendalikan Heart Mirror dan akhirnya menyamai kecepatan milik Ren Yuu.
Siapapun tidak menduga bahwa Heart Mirror adalah pusaka yang punya sangat banyak kegunaan.
Ren Yuu juga sedikit terkejut bahwa Heart Mirror bisa digunakan sebagai kendaraan. Sama halnya bagi Xue Ling Long. Ia terkagum melihat Heart Mirror yang sedang dikendarai oleh Lan Xiuro.
Di dekat sisi lain tempat suci clan Salju, pertarungan besar sedang terjadi.
Kelompok yang menyerang lebih dulu adalah kelompok yang di pimpin oleh Cai'Zi.
Terlihat saat ini Cai'Zi sedang menebas salah satu anggota clan Salju menjadi dua bagian. Di tangan kanannya terlihat pedang petir dan di tangan kirinya ada belati petir.
“Jumlah mereka sangat banyak. Aku tidak menyangka penjagaan di tempat ini akan sama dengan gerbang clan Salju atau bahkan lebih banyak.” batin Cai'Zi. Tetapi ia sama sekali tidak gentar, dengan tingkat kekuatannya, tanpa peningkatan yang dilakukan oleh Ji Xian pun, ia bisa bertanding seimbang dengan Tier True God 3rd Heavenly Layer.
Di sisi lain, terlihat Yu Ling Er, Xiao Bai, Ji Yan, Lan Yehuang dan Bei Xu sedang bentrok dengan para anggota clan Salju yang memiliki kekuatan Tier True God 1st Heavenly Layer.
Sementara Ren Yui, ia sedang mempersiapkan teknik untuk menghapus penciuman ras Celestial Snow Fox.
Cai'Zi yang menyaksikan semua itu, menaikkan sudut bibirnya.
Dung!
Tanda di dahinya bersinar terang dan tubuhnya diselimuti oleh petir yang sangat ganas. Ia mengaktifkan Pure God's Bloodline miliknya. Walaupun tingkat Kultivasinya tidak berubah sama sekali, tetapi kecepatan, daya serang serta pertahanannya meningkat drastis.
Dagger di tangan kiri Cai'Zi menghilang dan ia hanya menggunakan pedang tunggal di tangan kanannya.
Zhep!
Tidak jauh dari Cai'Zi, salah satu elit clan Salju muncul dengan tingkat kekuatan True God 2nd Heavenly Layer.
“Kami akan memusnahkan semua penyusup. Tempat ini tidak bisa di masuki oleh siapapun!” ucap anggota clan Salju tersebut. Ia mengeluarkan sabitnya untuk membunuh Cai'Zi secara langsung. Karena ia mampu melacak tingkat kekuatan Cai'Zi, ia merasa bahwa penyusup kali ini tidak ada apa-apanya.
“Kalian terlalu banyak berbicara.” ucap Cai'Zi selembut mungkin. Ia mengangkat jari telunjuk tangan kirinya dan mengarahkannya kepada anggota clan Salju.
“Lightning Flash..”
__ADS_1
Zhep!
Cai'Zi tampak berubah menjadi seberkas petir dan muncul di samping anggota clan Salju lalu mengarahkan jari telunjuk tangan kirinya ke arah kepala anggota clan Salju.
Anggota clan Salju tersebut terkejut dengan kecepatan mengerikan milik Cai'Zi. Ia bahkan tidak mampu untuk merespon sama sekali.
Jari telunjuk Cai'Zi langsung menyentuh kepala anggota clan Salju.
Zrrrt!
Anggota clan Salju melebarkan matanya karena merasakan sakit luar biasa dalam sepersekian detik. Tubuhnya tiba-tiba hangus seketika dan pandangannya mulai kabur.
Saat Cai'Zi menarik jari telunjuknya, anggota clan Salju tersebut terjatuh perlahan.
Cai'Zi dengan wajah senyum seperti biasa, menatap ke arah lain.
Semua anggota kelompoknya merinding melihat bagaimana Cai'Zi begitu mudahnya membunuh Tier True God 2nd Heavenly Layer tanpa bisa melawan sama sekali.
“Jika dia yang terkuat, maka kalian semua pasti mati.” ucap Cai'Zi dengan nada lembut tetapi semua anggota clan Salju dapat mendengarnya.
Kata-kata lembut tersebut lebih terlihat seperti ucapan Iblis wanita.
“Mati? Sungguh kata-kata yang sangat arogan, manusia!”
Zhep!
Cai'Zi menoleh ke samping dan melihat dua pria. Satu pria muda dan satu lagi pria paruh baya. Ia tau bahwa keduanya sangat kuat. Ia juga mengenal salah satunya karena setengah tahun yang lalu, kelompoknya mengalahkan orang tersebut yang tidak lain adalah Xue San.
“Oh? Tampaknya ini akan merepotkan. Lama tidak bertemu Xue San. Tampaknya kau masih sehat dengan sebelah lengan setelah pertarungan terakhir kita.” ucap Cai'Zi dengan senyum hangat.
Xue San langsung meledak marah karena tentu ia mengenal Cai'Zi. Mereka telah bentrok puluhan kali dan bentrokan terakhir mereka, ia kehilangan lengan.
“Jadi wanita ini yang mengalahkan mu?” satu pria lagi yang tampak muda yang tidak lain adalah Xue Han, menatap Cai'Zi dengan seksama. Ia merasa bingung dengan tingkat kekuatan True God 1st Heavenly Layer bisa mengalahkan Xue San.
“Tentu saja, dari tiga belas kali pertemuan, aku memenangkan tujuh pertarungan.” balas Cai'Zi lembut.
“Kali ini tidak akan sama dengan terkahir kali!” balas Xue San dan berniat untuk bertarung kembali.
Xue Han tidak berbicara. Ia hanya melirik ke arah Xue San dan Xue San mengangguk kecil.
“Ayo bunuh dia!” ucap Xue Han. Ia langsung melesat bersama dengan Xue San ke arah Cai'Zi karena mereka tau bahwa Cai'Zi adalah yang terkuat diantara kelompoknya.
“Ayo perlihatkan apakah kalian mampu.” balas Cai'Zi dengan lembut seperti biasa.
__ADS_1
Zhep!
Ia pun melesat ke arah Xue Han dan Xue San. Ia hanya perlu menahan keduanya sampai Ji Xian melepaskan rune pelemahan di daerah tersebut.