
Alam Dewa Laut
Ren Yuu saat ini terus bergerak dengan kecepatan tinggi seperti sebuah meteror ke dalam Alam Dewa Laut. Saat mendekat, ia menatap dengan seksama bahwa semua permukaan dunia itu adalah air.
Zhep!
Ren Yuu yang bergerak ke dalam seperti sebuah meteor, menabrak permukaan air laut.
Bom!
Ledakan besar terjadi tetapi Ren Yuu sama sekali tidak terhenti. Ia terus bergerak menuju dasar laut. Ren Yuu sudah tau bahwa Alam Dewa Laut berada di dasar laut.
Ren Yuu terus bergerak. Tetapi ia bahkan belum menemukan dasarnya sama sekali. Jika dipikir-pikir kembali, besar Alam Dewa Laut memang sangat mencengangkan. Yang artinya, dasar laut di Alam Dewa Laut juga sangat jauh dari permukaan air laut.
Setelah bergerak selama beberapa hari menuju dasar, Ren Yuu menyipitkan matanya saat melihat penghalang tertentu jauh di bawah sana.
“Tempat ini..” gumam Ren Yuu karena ia mengerti seperti apa lokasi Alam Dewa Laut yang sebenarnya. Itu sama dengan wilayah Nether Sea Continent di planet Desolate.
Zhung!
Ren Yuu tidak menghentikan lajunya sama sekali. Ia bahkan meningkatkan kecepatannya menggunakan energi dan hukum Air menuju penghalang.
Setelah mendekat, Ren Yuu mengeluarkan Trident Of Destiny lalu mengarahkannya ke arah penghalang.
Tring!
Benturan terjadi seketika dan Trident Of Destiny merobek Penghalang tersebut. Itu lebih tampak seperti Trident Of Destiny menyerap penghalang tersebut untuk membuat lubang.
Zhep!
__ADS_1
Ren Yuu langsung menembus penghalang dan masuk ke dalam dengan kecepatan tinggi. Ia menatap suasana di bawah saat sudah melewati penghalang.
“Ini..” Ren Yuu terkejut karena jarak penghalang dengan dasar laut juga sangat jauh.
Ren Yuu masih terus bergerak dengan kecepatan tinggi menuju dasar. Setelah bergerak selama lebih dari setengah hari, Ren Yuu pun melihat dasar dari tempat itu. Ia langsung mengeluarkan sayapnya untuk menahan laju pergerakannya menuju dasar.
Kemudian, Ren Yuu pun melayang di udara sambil melihat ke arah bawah. Ia menyimpan kembali Trident Of Destiny.
“Alam Dewa Laut...” gumam Ren Yuu saat menatap ke arah kejauhan. Tempat yang ia tuju tampak seperti dunia biasanya bukan di dalam laut. Untuk membuat penghalang di seluruh Planet itu seperti itu, Ren Yuu yakin seseorang yang membuatnya pasti luar biasa mengerikan.
Ren Yuu kemudian membuka gerbang Sea God Palace dan mengeluarkan Leizu, Liu Zhanya dan Xiuyu.
Ketika mereka bertiga keluar, mereka terkejut di mana mereka berada. Walaupun belum pernah pergi ke Alam Dewa Laut, mereka membuat spekulasi tentang tempat mereka dikeluarkan.
“Apakah ini Alam Dewa Laut?” Leizu menatap ke arah kejauhan dengan tatapan kagum. Pemandangan di tempat itu memang luar biasa indah.
“Ya. Kita baru saja tiba. Lalu, apa yang akan kalian lakukan saat ini?” tanya Ren Yuu sambil menatap ketiganya.
“Lebih baik kalian pergi berkelompok dan berpisah denganku. Kalian pasti tau bahwa aku memiliki Trident Of Destiny dan Sea God Palace bersamaku. Kemungkinan para Atlantis Race di tempat ini akan mencoba merebutnya. Kalian pasti akan dalam bahaya nantinya.” ucap Ren Yuu.
Leizu, Liu Zhanya dan Xiuyu terdiam. Mereka sebenarnya ingin bepergian bersama dengan Ren Yuu karena Ren Yuu lah yang membawa mereka ke tempat yang merupakan impian semua Atlantis Race.
“Apakah kau yakin? Kami bisa menjadi bala bantuan jika ada yang mencoba mengejarmu.” balas Leizu menawarkan untuk bepergian bersama.
“Ya. Tingkatkan lah kekuatan kalian. Suatu hari nanti kita akan bertemu kembali ketika sudah menjadi kuat. Saat ini kita masih lemah, kalian harus tau bahwa dengan energi Dewa yang menyebar bahwa Alam Dewa Laut memiliki banyak ahli yang bertebaran di mana-mana.” ucap Ren Yuu.
Ketiganya tentu saja paham. Dengan energi dewa yang sangat melimpah, sudah pasti banyak Atlantis Race tingkat dewa.
“Baiklah. Suatu hari nanti, kita akan bertemu kembali. Kami akan membantumu jika kau mendapatkan masalah ketika waktunya tiba.” Leizu tidak memaksa lagi dan mengarahkan tinjunya yang di genggaman ke arah Ren Yuu untuk perpisahan.
__ADS_1
Ren Yuu tersenyum kecil dan membuat tinjunya juga. Ketika tinju keduanya bertemu, Ren Yuu juga berbicara. “Ya. Suatu hari nanti kita akan bertemu kembali. Dan ketika waktunya tiba, aku akan membawa kalian keluar dari Realms Of The Sea untuk melihat Nine Realms yang sesungguhnya.”
Leizu, Liu Zhanya dan Xiuyu terkejut dengan perkataan Ren Yuu dan mereka tentu bersemangat untuk memulai petualangan. Semenjak mereka tidak memiliki rumah lagi untuk pulang, hanya petualangan yang menjadi tujuan mereka serta meningkatkan kekuatan menuju puncak jalan kultivasi.
“Ya. Sampai ketemu lagi, Ren Yuu..” Leizu pun melihat ke arah lain dan langsung bergerak. Liu Zhanya dan Xiuyu langsung mengikuti Leizu untuk mencari tempat berkultivasi sementara meningkatkan kekuatan.
Melihat ketiganya pergi, Ren Yuu sadar bahwa mereka akan bertemu kembali. Ia pun langsung mengeluarkan Xinxin dari dalam Dimensional Life miliknya.
“Apakah sudah tiba?” Xinxin langsung bertanya sambil melihat sekelilingnya dengan penasaran. Saat ia merasakan energi tertentu di udara, ia pun langsung bersemangat. Karena ia tentu mengenal energi lainnya di tempat itu selain dari energi dewa.
“Ini adalah energi leluhurku!” seru Xinxin bersemangat.
“Energi leluhur mu?” tanya Ren Yuu bingung.
“Ya. Selain energi dewa, ada satu lagi energi yang menyebar. Energi tersebut adalah hukum yang tercampur dengan energi awal. Aku langsung tau ini berasal dari leluhur Atlantis Race di planet Desolate. Dahulu asal garis darah kami berasal darinya.” Xinxin berkata dengan nada kagum.
“Energi awal?” batin Ren Yuu menyipit sedikit. Ia langsung membuat Spekulasi bahwa apa yang ia pikirkan ternyata benar. Energi Kirin juga merupakan energi awal tetapi memiliki efek meningkatkan Bloodline. Di sisi lain, kemungkinan energi awal yang menyebar di tempat tersebut meningkatkan level hukum atau pun mungkin ada fungsi lainnya.
Sebelum Ren Yuu ingin bertanya, ia merasakan kekuatan luar biasa mengerikan yang menyelimuti tempat itu. Bahkan Xinxin pun pucat seketika karena tidak pernah merasakan energi sebesar itu.
“Selamat datang di Alam Dewa Laut, pemegang Trident Of Destiny..” suara seseorang bergema di tempat itu yang membuat Ren Yuu sedikit pucat.
Pusaran air tercipta tidak jauh dari lokasi Ren Yuu dan Xinxin. Tidak lama kemudian, pusaran itu memadat dan membentuk sosok seseorang pria paruh baya.
Ren Yuu dan Xinxin gemetaran saat merasakan aura yang menyelimuti sosok tersebut. Ia pernah merasakan level kekuatan itu sebelumnya di masa lalu.
“Kekuatan ini.. tingkat kekuatan ini setara atau bahkan lebih besar dari bawahan Sheng Mei, Sheng Qi'er si Celestial Phoenix!” batin Ren Yuu. Bulu-bulu di punggungnya berdiri hanya karena aura yang terpancar dari sosok itu.
Di depan Ren Yuu dan Xinxin, sosok pria paruh baya yang merupakan pemimpin dari Penjaga Alam Dewa Laut menatap Ren Yuu dan Xinxin dengan seksama.
__ADS_1
“Aku adalah pemimpin clan Chu saat ini, Chu Feng. Dan kehadiran kalian berdua telah di tunggu selama berjuta-juta tahun untuk memenuhi janji yang dibuat oleh Dewa Laut sebelumnya, Dewa Penjaga sebelumnya dan...”
“Mantan pemimpin God Race, Nan Bei Yun!”