
Jalan Asura
Saat ini kelompok Hao Yue telah mencapai Jalan Asura. Lin Shi menuntun kelompok tersebut ke sebuah kota yang ada di Jalan Asura untuk menetap sementara.
Hao Yue yang sedang merawat Xing Jianying yang belum sadarkan diri, tiba-tiba melihat ke arah tertentu.
“Yuu'er..!” mata Hao Yue berkaca-kaca. Ia langsung menitipkan Xing Jianying kepada Ren Huanran.
Tidak ada yang memperhatikan perubahan terhadap Hao Yue saat ini. Hao Yue muncul di suatu tempat dan menatap ke arah kejauhan.
“Kenapa energi ku yang ada pada Yuu'er lenyap?” tubuh Hao Yue gemetaran saat ini. Hanya ada dua kemungkinan, pertama ada seseorang dengan sengaja menghapusnya. Tetapi ia yakin bahwa Ren Yuu tidak akan bisa melakukan itu. Dan kemungkinan lainnya adalah, Ren Yuu telah mati. Saat Ren Yuu mati, maka energi yang ia taruh di tubuh Ren Yuu akan lenyap.
“Tidak mungkin.” air mata perlahan mengalir di pipi Hao Yue karena ia merasakan sakit di hatinya.
“Harusnya aku melarangnya waktu itu! Kenapa aku membiarkannya? Kenapa?” mata Hao Yue memerah, ia tentu ingat dengan Sheng Mei yang mengancam Xing Jianying saat itu.
“Semuanya karena wanita ****** itu!” Hao Yue yang sangat marah ingin pergi dari Jalan Asura mencari Sheng Mei untuk memberinya pelajaran. Tetapi ia teringat kembali dengan Ren Yuu yang mengorbankan diri demi Xing Jianying.
“Apa yang harus kulakukan?” Hao Yue kemudian berlutut sambil menangis karena tidak tau harus apa lagi. Jantungnya berdetak sangat cepat karena merasa kehilangan salah satu orang paling berharga di dalam hidupnya.
Hao Yue tidak tau bahwa seseorang melihatnya saat ini. Karena terlalu terpuruk dalam kesedihan, ia tidak lagi memperhatikan sekelilingnya.
“Ren Yuu..” wanita yang menatap Hao Yue dari kejauhan adalah Xueqi. Ia tentu tau apa yang terjadi. Ia pun menangis karena merasa kehilangan orang yang berharga padanya.
Xueqi menatap ke arah langit dengan air mata yang terus turun seperti air terjun.
“Realms Of The Fairy? Maafkan aku, tetapi aku tidak akan mencoba memenuhi keinginan pendahulu. Aku punya tugas yang lebih penting.” batin Xueqi sambil membelai perutnya. Ada kehidupan lain saat ini berada di perutnya. Tetapi itu tumbuh dalam waktu yang sangat lama. Ia tidak tau mengapa hal seperti itu terjadi.
__ADS_1
Prediksi Xueqi, itu disebabkan oleh Bloodline yang terkandung. Semakin kuat Bloodline, semakin lama waktu bagi janin untuk tumbuh. Benar, saat ini Xueqi sedang mengandung anak Ren Yuu. Ia sudah sadar akan hal itu tidak seperti Xing Jianying. Tetapi ia masih tetap merahasiakannya.
Xueqi perlahan melayang dan menghampiri Hao Yue.
Hao Yue tiba-tiba menyadari keberadaan Xueqi dan menghapus air matanya.
“Aku..” Xueqi tidak tau harus bagaimana menghibur Hao Yue karena ia pun tidak mampu menghibur dirinya sendiri saat ini.
“Ren Yuu pasti tidak ingin melihatmu seperti ini.” Xueqi berbicara dengan nada sedih. Hanya itu yang bisa ia katakan setelah suasana hening sejenak.
Hao Yue tidak langsung membalas dan menatap kembali ke arah lain. Banyak pikiran yang saat ini melintas di benaknya.
“Lalu, apa yang akan kau lakukan setelah ini?” tanya Hao Yue tanpa melihat ke arah Xueqi. Tentu ia tau identitas Xueqi sebagai istri Ren Yuu.
“Aku tidak akan ke mana-mana karena aku harus merawatnya sampai ia tumbuh.” jawab Xueqi.
“Yuu'er..” Hao Yue kembali meneteskan air matanya sambil menatap ke arah perut Xueqi. Ia tentu dapat merasakan ada kehidupan lain di tubuh Xueqi setelah memeriksanya dengan cermat. Ia mengambil keputusan saat ini, karena ia menganggap Ren Yuu sebagai putranya, tentu saja keturunan Ren Yuu akan menjadi cucunya, ia pasti akan merawat mereka sampai tumbuh dewasa. Hanya itu yang bisa ia lakukan saat ini karena merasa gagal sebagai seorang guru dan ibu.
“Apakah Ying'er juga?” tanya Hao Yue lagi karena ia mengharapkan hal itu.
“Ya. Aku juga merasakan hal yang sama pada bibi Huanran.” Xueqi mengangguk kecil.
Mata Hao Yue melebar karena tidak menyangka bahwa putranya yang bau itu akan menghamili tiga wanita lalu meninggalkannya dengan cara seperti ini. Entah mengapa, Hao Yue merasa marah saat ini.
Namun, Hao Yue yang mengalihkan pandangannya ke arah lain, mengepalkan tangannya dengan kuat.
“Yuu'er, putraku yang bodoh, kamu tidak perlu khawatir karena aku akan menjaga mereka semua. Dan suatu hari nanti, aku akan memburu ****** itu untuk membalaskan dendam mu.” batin Hao Yue.
__ADS_1
Walaupun begitu, Hao Yue memiliki insting lain yang mengatakan bahwa Ren Yuu masih hidup. Walaupun mungkin ia merasakan pahit akhirnya, tetapi ia tetap percaya kepada instingnya.
**
Planet Desolate
Ren Yuu terbangun perlahan. Tubuhnya mati rasa saat ini. Ia melihat ke sekelilingnya dan hanya bisa menghela nafas panjang. Ia perlahan berdiri dengan susah payah.
Setelah itu, Ren Yuu perlahan berjalan, setelah berjalan dengan susah payah selama setengah jam, ia berhenti. Posisinya saat ini berada di sebuah bukit kecil dan ia tau dengan jelas di mana ia berada.
“Aku tidak menyangka akan kembali ke tempat ini.” mata Ren Yuu menampilkan tatapan rumit karena apa yang ia lihat adalah awal mula dari segalanya.
“Kota Baisha.” gumam Ren Yuu saat menatap kota besar dari atas bukit kecil.
Ren Yuu tau dengan pasti bagaimana keadaan tubuhnya saat ini. Ia yakin jika ia menggunakan energi spiritual, jiwanya akan hancur seketika. Yang artinya, ia akan tewas ketika menggunakan energi spiritual. Karena itu, ia tidak dapat mengakses Dimensional Life miliknya saat ini. Bahkan untuk membuka cincin ruang pun ia tidak akan bisa karena membutuhkan energi spiritual.
Jika ia menggunakan energi mendalam, efek yang ia terima akan sangat mengerikan. Itu akan menguras umurnya dengan sangat cepat.
“Paling lama 3 tahun sebelum aku mati. Ha-ha-ha, sungguh aneh mengetahui tentang waktu kematian sediri.” Ren Yuu berbicara kepada dirinya sendiri dengan nada mengejek.
Ren Yuu kemudian melihat ke arah samping lalu berjalan. Ia menghampiri sebuah pohon. Ia memasak tubuhnya menggunakan kekuatan walaupun ia merasa otot-ototnya akan meledak.
Ren Yuu kemudian mengukir sebuah topeng menggunakan kayu. Ia pun memakainya untuk menutupi wajahnya.
Dengan perlahan, Ren Yuu berjalan ke dalam kota Baisha untuk melihat-lihat. Tidak ada gunanya berdiam diri dan menyesali apa saja yang terjadi.
Walaupun harapannya kecil, Ren Yuu masih berharap menemukan sesuatu untuk memulihkan kondisinya walaupun itu hanya untuk beberapa persen saja. Saat ini, yang ia butuhkan hanya waktu untuk mencari solusi membuatnya bertahan lebih lama.
__ADS_1