God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 35 - Kaisar Kegelapan Kedelapan


__ADS_3

Dunia Tersegel


Su Rou membawa Ren Yuu ke salah satu pulau langit yang berada di tempat tinggal para hewan roh.


Di tengah pulau langit yang kecil itu, ada kuil berwana emas yang tidak terlalu besar. Di depan kuil itu, ada delapan patung yang berjejer dan tampak seperti sedang menjaga pintu masuk kuil.


"Itu.." Ren Yuu yang sudah mendekat ke arah kuil, terkejut dengan penampilan delapan patung di depan kuil.


"Kedelapan patung itu adalah patung para pendahulumu." Ujar Su Rou lalu mendarat di depan kedelapan patung.


Ren Yuu yang baru saja mendarat, menatap dengan seksama kedelapan patung. Tatapannya tertuju pada patung pertama yaitu patung Nan Bei Yun.


"Jadi dia, generasi pertama Kaisar Kegelapan." Ucap Ren Yuu penuh hormat. Ia tentu sudah mendengar cerita Eon tentang bagaimana lahirnya Profound Emperor Darkness.


Lalu Ren Yuu mengalihkan pandangannya ke patung kedua. Ia sudah pernah bertemu dengan Ren Zi di reruntuhan clan Ren sebelumnya. lalu ia melihat ke patung ketiga, keempat, kelima, keenam, ketujuh juga. Setiap dari patung kedua hingga ketujuh memiliki satu kemiripan, yaitu wajah mereka yang tampak sangat dingin karena takdir yang mereka jalani sangatlah menyedihkan.


Lalu tatapan Ren Yuu tertuju ke patung yang kedelapan.


"Dia!" Seru Ren Yuu tidak percaya.


"Hm? Apa kau mengenal kedelapan?" Tanya Su Rou heran.


"Tidak, aku tidak mengenalnya. Tetapi aku pernah melihat patungnya juga dan ia menyampaikan pesan kepadaku saat aku mewarisi barang yang pernah ia pegang." Ucap Ren Yuu.


Benar, Ren Yuu pernah melihat patung pemegang Profound Emperor Darkness kedelapan. Dan saat itu adalah saat pertama kali ia mendapatkan Dimensional Life yang membawanya menuju jalan kultivasi. Bahkan pendahulunya pun meninggalkan pesan yang mengatakan bahwa suatu hari nanti mereka akan bertemu lagi.


Ren Yuu tidak tau apa maksud dengan bertemu kembali suatu hari nanti padahal pemegang Profound Emperor Darkness kedelapan telah tiada saat ini. Jika tidak, ia tidak mungkin mewarisi Profound Emperor Darkness menjadi generasi kesembilan.


"Pesan apa?" Su Rou bingung dengan perkataan Ren Yuu.


"Dia membuat pesan bahwa suatu hari nanti kita akan bertemu lagi." Jawab Ren Yuu dengan nada heran juga.

__ADS_1


"Oh? Apa yang dikatakan olehnya benar. Kau pasti bertemu lagi dengannya di dalam sana. Sebab, setiap penerus Profound Emperor Darkness akan bertemu dengan pendahulunya sebelumnya di dalam kuil ini." Ujar Su Rou.


Ren Yuu tidak bisa berkata-kata karena pendahulunya seperti peramal handal.


"Teteskan darahmu di altar itu. Hanya dengan darahmu lah kuil ini akan terbuka. Dan ini adalah apa yang Nan Bei Yun buat sebelum kematiannya tiba." Ucap Su Rou.


"Kau mengenal Nan Bei Yun?" Tanya Ren Yuu terkejut.


"Ya. Kami semua mengenalnya. Walaupun umurku mungkin tidak sampai 1 juta tahun, dengan tempat spesial ini, waktu yang kami alami lebih lambat dari yang seharusnya. Tempat kami ini adalah kebalikan dari Dunia Tersegel." Ujar Su Rou.


"Apa?" Ren Yuu semakin terkejut dan tubuhnya gemetaran tak terkendali. Dengan waktu yang sangat lambat, jika ia berlatih di tempat ini, ia akan memiliki sangat banyak waktu.


"Jangan coba-coba. Sebab, kau akan mati jika berlama-lama di tempat ini. Hanya hewan roh saja yang bisa tinggal di sini. Jika itu yang lain, mereka hanya bisa tinggal selama 1 tahun di tempat ini. Jika lebih dari itu, energi hidupmu akan di kuras habis. Bahkan Nan Bei Yun pun hanya bisa bertahan di tempat ini selama 10 tahun lebih dengan tingkat kekuatan luar biasa yang ia miliki. Kau harus sadar apa artinya." Ucap Su Rou.


Wajah Ren Yuu bergerak-gerak karena kesempatan yang ia inginkan ternyata tidak ada sama sekali.


"Siapa yang menciptakan tempat ini?" Tanya Ren Yuu penasaran.


"Ketika kau selesai masuk ke dalam kuil, aku akan memberitahu beberapa hal tentang dunia ini walaupun tidak semuanya." Balas Su Rou.


Ren Yuu menghela nafas panjang. Ia perlahan berjalan ke arah altar lalu menyayat jarinya dan meneteskan darah ke altar.


Saat darah Ren Yuu menetes ke arah altar itu, pintu kuil yang tampak sederhana bergetar sedikit lalu perlahan terbuka.


"Masuklah. Aku akan menunggu di sini." Ucap Su Rou.


Ren Yuu mengangguk kecil lalu perlahan berjalan ke dalam kuil yang khusus untuk dimasuki oleh penerus Kaisar Kegelapan. saat melewati pintu itu, pintu itu perlahan tertutup lagi. Ren Yuu juga merasakan ada penghalang khusus yang tampaknya tercipta dari energi yang sangat mirip dengannya.


Saat masuk ke dalam kuil, ruangan yang ada di dalam tiba-tiba terang. Lalu aura Kegelapan pun merembes secara otomatis dari tubuh Ren Yuu.


Ren Yuu tampak tidak terganggu sama sekali dengan peristiwa itu. Ia merasa ada sesuatu yang keluar dari dirinya sendiri.

__ADS_1


Saat aura Kegelapan itu keluar, aura itu perlahan berkumpul dan membentuk sosok yang sama seperti patung kedelapan yang ada di pintu masuk kuil.


"Penerus kedelapan Profound Emperor Darkness." Gumam Ren Yuu saat menatap sosok pemuda tampan yang memiliki mata sedingin es.


Pemuda itu memiliki rambut hitam legam, pakaian serba hitam, dan ada satu Dagger panjang yang ia kaitkan di pinggang kirinya.


Dagger itu pun mengingatkan Ren Yuu dengan Dagger rapuh yang pertama kali ia pegang saat masuk ke dalam Dimensional Life.


Saat sosok itu sudah membentuk manusia seutuhnya, sosok itu pun menutup matanya lalu membukanya lagi.


"Akhirnya kita bertemu, penerus Profound Emperor Darkness kesembilan." Ucap sosok itu dengan wajah datar dan tatapan kesepian yang begitu dalam.


Menatap mata pendahulunya, Ren Yuu tau bahwa pendahulunya telah melewati hidup yang sangat pahit hingga hampir kehilangan emosinya.


"Ya. Lalu, apa tujuan kuil ini diciptakan?" Tanya Ren Yuu langsung ke intinya.


Sosok itu mengangguk kecil dan berkata. "Sebelum itu, aku akan memperkenalkan diri terlebih dahulu serta mengatakan beberapa hal sebelum menjelaskan tentang kuil ini."


"Aku adalah Ren Nie, mantan Patriak clan Ren di Planet Desolate."


"Sepertinya kau telah memegang Dimensional Life. Apa kau tau bahwa itu adalah senjata Dewa pertama?" Tanya Ren Nie.


"Ya." Ren Yuu mengangguk kecil.


"Jika seperti itu, akan lebih mudah. Aku juga mendeteksi ada dua senjata Dewa lagi yang ada padamu. Dan salah satunya.."


Sorot mata Ren Nie tampak semakin sedih. Sebab, salah satu senjata Dewa yang di pegang oleh Ren Yuu adalah senjata Dewa yang Ren Nie dan pendahulunya juga cari seumur hidup mereka. Yaitu, Trident Of Destiny.


Ren Yuu tau apa maksud dari Ren Nie, sebab, ia juga merasa ada sesuatu yang memaksanya untuk menjadi predator tanpa emosi. Tetapi itu di halau oleh senjata Dewa yang ia pegang, Trident Of Destiny.


Dan itulah yang membuat takdir Ren Yuu tidak sama dengan semua pendahulunya.

__ADS_1


__ADS_2