
Dimensional Life
Ren Yuu tidak bisa berkata-kata karena Nan Bei Yun menjanjikan sesuatu yang merepotkan yang bahkan tidak bisa dilaksanakan olehnya. Dan tugas itu pasti jatuh di tangannya saat ini.
“Aku mengerti. Kalian tinggal lah di tempat ini sampai aku bisa melepaskan kutukan yang melekat pada kalian.” Ren Yuu hanya bisa berkata seperti itu dan tugasnya sudah bertambah lagi saat ini.
“Terima kasih.” Nie Xuang membungkuk kembali bersama dengan para anggota God Primal ke arah Ren Yuu.
“Tidak perlu berterimakasih.” Ren Yuu melambaikan tangannya dan melanjutkan. “Baiklah, bangunlah tempat tinggal untuk kalian di sini. Aku harus melakukan beberapa hal.”
Ren Yuu langsung menghilang tanpa menunggu jawaban dari Nie Xuang.
“Bibi, ayo kita keluar.” Ren Yuu muncul tidak jauh dari Ren Huanran yang sedang bercakap-cakap dengan istri, kakak dan muridnya.
“Yuu'er, kamu harus membantu Ying'er terlebih dahulu untuk menerobos kultivasinya.” Ren Huanran menatap Ren Yuu sedikit kesal karena sangat ingin keluar untuk berpetualang.
Ren Yuu membeku dan menatap ke arah Xing Jianying sejenak. Tidak mungkin bagi mereka untuk melakukan kultivasi ganda jika ada banyak orang di dalam Dimensional Life.
Xing Jianying di sisi lain memerah seperti tomat karena perkataan Ren Huanran. Ia melirik sesekali ke arah Ren Yuu karena merasa sangat malu. Sedari awal, ia tidak berani meminta karena rasa malunya. Ia tidak seperti Lan Xiuro yang terang-terangan ketika menginginkan sesuatu dari Ren Yuu.
Lan Xiuro dan Xueqi menatap ke arah Ren Yuu dengan tatapan kosong penuh arti. Terutama untuk Xueqi, ia sudah menjadi istri Ren Yuu semenjak di planet Desolate. Bahkan Feng Xuer dan kedua kakek dan nenek Ren Yuu pun sudah setuju dengan hal itu walaupun tidak ada acara pernikahan seperti Xiao Xiao.
Suasana menjadi hening karena semuanya terdiam. Wu Qiu hanya bisa menggelengkan kepalanya lalu menghilang dalam sekejap ke kota yang di bangun oleh para ras God Primal.
Lalu Ren Huanran pun pergi diikuti oleh Lan Xiuro. Mereka tentu paham apa yang harus dilakukan.
Dan saat ini, hanya tersisa Ren Yuu, Xing Jianying, Xueqi dan Xue Ling Long.
“Ling-Ling.. pergilah bersama dengan bibi Xiuro untuk belajar cara mengendalikan energi dan hukum es.” perintah Ren Yuu saat Xue Ling Long melihat ke sekeliling dengan heran karena satu per satu dari mereka pergi dari tempat itu.
“Um.. baik Guru.” Xue Ling Long langsung melompat lompat ke arah kota yang di bangun oleh God Primal. Sampai saat ini, ia jauh lebih senang menggunakan tubuh aslinya dari pada bentuk manusianya.
Tatapan Ren Yuu tertuju kepada Xueqi saat ini. Ia menatapnya dengan tatapan rumit. Ia tidak tau harus berbuat apa kepada Xueqi karena sedari awal, terlihat bahwa Phoenix di Underground World lah yang menjodohkan mereka. Sebenarnya Phoenix itu tidak tau bagaimana masa depan Ren Yuu dan Xueqi. Tetapi ia sengaja membuat seolah-olah tau agar Ren Yuu tidak menyia-nyiakan penerus terakhir dari Fairy Race.
__ADS_1
“Terlalu lama..” Xueqi sedikit kesal kali ini lalu muncul di depan Ren Yuu lalu menangkapnya. Ia pun langsung menghilang dan muncul di sebelah Xing Jianying.
Setelah itu, Xueqi langsung menghilang kembali dan masuk ke dalam pondok bambu yang terlihat sederhana. Tetapi isi dari pondok itu telah diperbaharui sehingga sangat nyaman untuk di tinggali.
Xing Jianying tidak menyangka bahwa Xueqi akan ikut kali ini dan ia semakin malu.
Bahkan Ren Yuu pun tidak bisa berkata-kata karena Xueqi sepertinya tidak keberatan jika melakukannya bersamaan.
Dan tidak sampai 10 menit kemudian, suara erangan terdengar di pondok bambu tersebut. Suara rintihan kenikmatan itu terus-menerus terdengar selama lebih dari setengah hari lalu berhenti sepenuhnya.
Dan akhirnya, Xueqi pun resmi masuk ke dalam Harem Ren Yuu. Sedari awal, ia memang sudah ingin mengabdikan dirinya sebagai istri Ren Yuu walaupun ia masih memiliki misi untuk pergi ke Realms Of The Fairy suatu hari nanti.
Sehari kemudian, Ren Yuu terbangun dari tidurnya dan merasa berat di kedua tangannya. Ia melihat ke kanan dan menemukan Xing Jianying yang masih tertidur pulas. Lalu tatapannya beralih ke kiri dan menemukan Xueqi yang sudah terjaga dan menatapnya dengan seksama.
“Tadi itu benar-benar intens, aku tidak menyangka berkultivasi ganda akan sangat menyenangkan.” ucap Xueqi yang membuat wajah Ren Yuu bergerak-gerak tidak karuan.
“Lalu apakah kamu masih ingin mencobanya?” tanya Ren Yuu menggoda Xueqi.
“Tentu.. dan juga, aku ingin memiliki keturunan..” Xueqi berkata dengan rona merah di pipinya. Ia lupa kapan terakhir kali ia merasa malu saat berbicara.
“Aku juga Gege..” suara Xing Jianying terdengar kembali yang membuat Ren Yuu tidak tau harus berbuat apa.
Ren Yuu menoleh ke arah Xing Jianying yang menatapnya dengan senyum indah. Ia hanya bisa menghela nafas panjang dan tidak tau harus berbuat apa saat ini.
“Apakah sudah saatnya?” batin Ren Yuu dan menatap ke arah langit-langit pondok.
**
Tanah Keputusasaan, Padang Es
Bom! Bom! Bom!
Pertarungan yang mengguncang bumi sedang terjadi tidak terlalu jauh dari pinggiran Padang Es.
__ADS_1
Saat ini terlihat Celestial Snow Fox yang memiliki api biru muda di keempat kakinya sedang mengayunkan salah satu cakarnya.
Di sisi lain, ada satu burung yang sangat mirip dengan Phoenix berwana ungu yang selalu memancarkan api ungu kehitaman, burung itu tidak lain adalah Celestial Phoenix.
Sraing!
Saat cakar Celestial Snow Fox itu berayun, cakar raksasa muncul di atas Celestial Phoenix. Cakar itu dilapisi oleh api berwarna biru muda yang terasa amat dingin.
“Cih!” Celestial Phoenix yang merupakan Sheng Qi'er berdecak saat menatap serangan kuat menghampirinya.
Sheng Qi'er membuka paruhnya lalu menembakkan laser berwana ungu. Walaupun terlihat sangat kecil, serangan itu mampu menghancurkan sebuah dunia dengan mudah.
Bom!
Kedua serangan bertemu kembali yang membuat semua daerah tersebut hancur total.
Zhep!
Celestial Snow Fox yang merupakan Xue Wen, muncul kembali di tempat ledakan dahsyat terjadi. “Sepertinya kau lebih kuat dari terakhir kali!”
Zhep!
Sheng Qi'er muncul kembali di udara sambil mengepakkan sayapnya yang selalu mengeluarkan api ungu kehitaman. “Sama sepertimu. Aku tidak menyangka bahwa kau akan mencapai level ini juga.” balas Sheng Qi'er.
“Kita berdua telah mencapai level Do Zu saat ini.” ucap Xue Wen merujuk pada Demon Bat yang ia bunuh sebelumnya.
“Lalu, apa yang membawamu ke wilayahku? Apa kau ingin perang habis-habisan?” tanya Xue Wen. Auranya kembali meledak dan tubuhnya di tutupi oleh api biru yang sangat liar. Udara pun tampak membeku saat Xue Wen mengeluarkan kekuatan penuhnya.
“Aku hanya ingin melihat apa yang kalian sembunyikan di pusat Padang Es ini!” balas Sheng Qi'er datar.
Wajah Xue Wen gelap saat mendengar kata-kata Sheng Qi'er. “Jika seperti itu, aku akan membereskan mu kali ini!”
Pertempuran antara dua makhluk terkuat di Dunia Tersegel selain dari makhluk kuno yang membawa benua di punggungnya serta clan Mythical pecah seketika.
__ADS_1
Bahkan Mythical Ancient Dragon God serta pemimpin clan Mythical Ancient lainnya menonton kejadian itu dari wilayah mereka berada. Para makhluk kuat dari clan Mythical Ancient ingin melihat seperti apa dua ras puncak saat menampilkan kekuatan sejati mereka.