God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 80 - Menuju Tanah Keputusasaan


__ADS_3

Dunia Tersegel


“Tanah Keputusasaan?”


Ren Yuu dan Xing Jianying saling memandang karena nama tempat itu sangatlah aneh. Juga, tentang manusia juga ada di tempat itu membuat mereka bingung.


“Kenapa tidak ada informasi tentang manusia di luar sana menyangkut Dunia Tersegel?” Tanya Ren Yuu heran.


“Sebenarnya mereka juga tidak dianggap sebagai manusia. Mereka adalah keturunan dari clan buangan karena telah kehilangan garis keturunannya. Jika tidak salah, ras mereka disebut sebagai God Primal.”


“Itulah nama spesies mereka. Tetapi, semua makhluk di Dunia Tersegel tidak menganggap itu sebagai nama ras mereka karena semua Ras God Primal menjadi budak di tempat itu.” Ujar Wu Qiu.


“Mereka memiliki penampilan yang sama persis dengan para manusia. Namun, ada satu perbedaan mereka dari manusia lainnya, yaitu mata mereka yang berwarna emas.” Lanjut Wu Qiu.


“God Primal?” Wajah Ren Yuu mengerut saat mendengar nama ras itu.


“Apakah God Primal memiliki hubungan dengan God Race?” Batin Ren Yuu dan ia merasa hal itu tidak mungkin.


“Apakah ras God Primal memang selemah itu sehingga mereka harus menjadi budak?” Tanya Xing Jianying tiba-tiba.


“Ya. Tidak ada diantara mereka yang memiliki kultivasi Tier Half God. Mereka semua tertahan di Tier Penguasa Ilahi tahap akhir. Aku tidak tau mengapa hal itu terjadi. Kemungkinan itu dikarenakan garis darah mereka yang telah menghilang.” Ujar Wu Qiu.


“Lupakan tentang ras God Primal saat ini. Sekarang, apakah kamu yakin pergi ke tempat itu? Tempat itu di huni oleh puluhan ribu makhluk Tier Half God. Tidak ada yang lemah diantara mereka. Aku pun pernah pergi ke tempat itu, namun aku hanya beberapa tahun tinggal di tempat itu. Hal itu disebabkan oleh kerasnya perjuangan untuk hidup di tempat itu. Itulah sebabnya tempat itu dinamai Tanah Keputusasaan.” ucap Wu Qiu lagi.


“Menarik.. ayo kita pergi ke sana.” Ucap Ren Yuu dengan senyum kecil di wajahnya.

__ADS_1


Wu Qiu mengangguk kecil karena Ren Yuu ingin pergi ke sana. Ia langsung melihat ke arah tertentu dan berkata. “Ayo, semakin cepat kita bergerak, semakin sedikit waktu yang akan kita tempuh untuk mencapai Tanah Keputusasaan.”


Ren Yuu dan Xing Jianying mengangguk kecil. Setelah itu, mereka berdua langsung mengikuti Wu Qiu yang terbang menuju ke arah tertentu.


**


Di tempat lain, dua sosok wanita sedang bergerak juga ke suatu tempat. Posisi mereka saat ini pun berada di atas laut.


“Bibi.. Tempat itu sangat berbahaya dari informasi yang telah aku kumpulkan. Apakah kamu yakin pergi ke sana?” Tanya salah satu wanita berambut hitam dan memiliki para seperti peri. Ia tidak lain adalah Xueqi.


Satu wanita lagi memasang wajah sedikit cemberut ketika di panggil bibi. “Kamu bisa memanggilku Huanran. Aku belum setua itu. Dan ya, aku ingin pergi ke tempat itu karena aku sudah mendapatkan informasi juga tentang tempat itu dari leluhurku.”


“Tanah Keputusaan, di sana adalah tempat sebenarnya untuk meningkatkan kekuatan di Dunia Tersegel ini.” Satu wanita lagi yang berbicara, tidak lain adalah Ren Huanran.


Setelah mereka berdua bertarung, mereka merasa malu sendiri, sebab, mereka adalah keluarga. Xueqi menjelaskan siapa sebenarnya dirinya yang membuat Ren Huanran tidak bisa berkata-kata.


Tentu Ren Huanran akan sangat merindukan keponakannya yang bau itu. Ia selalu mengenang Ren Yuu saat sudah berada di Alam Ilahi, bahkan setelah pelatihan yang hampir membuatnya menjadi Dewi Kematian itu sendiri, ia tidak pernah melupakan Ren Yuu sekalipun. Dan ketika ia kembali ke planet Desolate untuk menjemput Ren Yuu, ia terlambat karena Ren Yuu telah pergi lebih dulu ke Alam Ilahi yang membuatnya sedih.


Karena itu, Ren Huanran membawa semua orang yang berhubungan dengan Ren Yuu. Bahkan Ren Doushi, Chi Youyu, Feng Luo, Feng Jiu Er, Feng Yin, Feng Wu, Xing Jian, Xing Yin, Xing Qian dan beberapa orang lainnya ikut dengan Ren Huanran ke Alam Ilahi.


Dari semua informasi yang Ren Huanran peroleh, ia tentu tau siapa saja orang-orang yang pergi dengan Ren Yuu. Dan ia bertemu salah satu dari mereka yaitu Xueqi.


“Tapi kamu bibi Ren Yuu.”


“Menurutku juga begitu, jika Ren Yuu masuk ke Dunia Tersegel, tempat untuk menemukannya adalah tempat yang dipenuhi oleh kekacauan.” Xueqi tersenyum manis ketika mengingat Ren Yuu. Sebab, di mana pun Ren Yuu berada, kekacauan pasti terjadi.

__ADS_1


Ren Huanran menghela nafas panjang karena memang benar ia adalah bibi Ren Yuu. Tetapi ia masih mengingat tentang semua hal yang Ren Yuu katakan kepadanya.


“Apa yang harus aku lakukan jika bertemu dengannya?” Batin Ren Huanran. Ia tidak tau apa yang harus dilakukan saat bertemu dengan Ren Yuu.


“Dia pasti sudah lupa tentang semua itu. Lagi pula, dia sudah punya banyak istri.” Ren Huanran berfikir positif saat ini dan mengabaikan pemikiran konyolnya.


“Ya, kamu benar. Tampaknya di mana pun Ren Yuu berada, pasti ada masalah yang terjadi.” Ren Huanran membalas kata-kata Xueqi dengan senyum. Mereka berdua tertawa ketika sedang membahas tentang Ren Yuu.


Jarak mereka dari Tanah Keputusasaan juga sangat jauh. Tidak tau siapa yang lebih dulu sampai ke tempat itu.


**


Di suatu tempat terpencil, sosok wanita panas sedang melayang di udara.


“Tidak ada yang istimewa dengan tempat ini.” Gumam wanita itu saat menatap ke arah bawah. Di bawah sana, terlihat beribu-ribu bintang monster yang telah mati dengan cara membeku dan hancur berkeping-keping.


“Dari perkataan mereka, ada tempat yang bernama Tanah Keputusasaan. Aku awalnya tidak mengerti dengan bahasa mereka semua. Tetapi itu tidak sulit untuk belajar. Juga..” Wanita itu masih menatap ke arah bawah dengan tatapan menghina.


Semua mayat-mayat yang membeku itu adalah humanoid yang terlihat seperti campuran manusia dan binatang buas. Saat pertama kali ia tiba di tempat itu, semua para makhluk di sana terlihat baik tetapi ternyata ingin menjebaknya dan menjadikannya wanita untuk mengembangkan spesies mereka.


Oleh karena itu, wanita itu langsung memusnahkan mereka semua. Kultivasinya saat ini adalah Tier Penguasa Ilahi tahap awal juga. Dan semua makhluk yang ada di sana memiliki kekuatan rata-rata Tier Penguasa Ilahi tahap akhir. Tetapi ia membantai mereka semua menggunakan sebuah pusaka aneh yang membuat kekuatannya meningkat drastis.


Wanita itu tidak lain adalah Lan Xiuro. Ia menatap ke arah tertentu sambil bergumam. “Jika tempat yang di sebut Tanah Keputusasaan seperti itu, dia pasti akan pergi ke sana juga. Karena, suami pasti akan muncul di tempat banyak masalah terjadi.”


Lan Xiuro memerah sedikit saat bergumam dan menyebut Ren Yuu sebagai suami. Ia tentu sering mengenang tentang pergulatan mereka di Dimensi Kaisar Yin-Yang.

__ADS_1


“Tunggu suami.. kita akan bertemu lagi.” Lan Xiuro langsung bergerak menuju ke arah Tanah Keputusasaan juga untuk mencari keberadaan Ren Yuu.


__ADS_2