God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 207 - Belas Kasihan


__ADS_3

“Mei..” batin Ren Yuu saat menatap wanita yang menjadi mantan kekasihnya. Mei adalah teman masa kecilnya tetapi dia menghianatinya demi seorang tuan muda di masa lalu.


Walaupun Ren Yuu tidak dapat menggunakan energi spiritual saat ini, ia tentu dapat mengetahui bahwa Mei kini memiliki kultivasi Core Formation. Tingkat kultivasi itu memiliki umur hampir 350 tahun. Tidak akan mengherankan jika Mei masih hidup sampai saat ini walaupun kehidupannya tampak begitu tragis.


“Apa salah ku? Aku tidak pernah memprovokasi mu!” Mei menatap pria yang menendangnya dengan dingin.


“Kenapa? Sebagai pelacur yang pernah mengkhianati Kaisar Ren Yuu, kau akan selalu menjadi sampah di mata siapapun. Apa kau tidak malu untuk tetap hidup di kota ini?” pria itu mendengus jijik ke arah Mei.


Bahkan semua kultivator yang ada di sana menatap Mei seperti melihat pelacur rendahan.


Mei menggertakkan giginya dengan kuat saat mendengar ucapan pria itu. Ia tentu tau bahwa apa yang ia lakukan di masa lalu membuat semuanya menjadi seperti sekarang. Ia mencoba untuk memulai kehidupan baru, tetapi ketika Ren Yuu mendirikan Nine Realms Sect, semuanya berubah.


Penyesalan? Tentu Mei sangat menyesal melakukan semua itu kepada Ren Yuu di masa lalu. Jika ia memiliki kesempatan dan mengulangi waktu, ia tentu tidak akan mau melakukan kesalahan yang sama. Tetapi nyatanya, waktu tidak akan bisa kembali ke waktu itu. Hanya satu keinginannya saat ini, yaitu meminta maaf kepada Ren Yuu.


Tetapi itu tidak mungkin karena informasi tentang Ren Yuu yang telah naik ke alam yang lebih tinggi telah beredar di seluruh dunia.


Ren Yuu yang tidak jauh dari posisi Mei, terkejut mendengarnya. Ia tidak menyangka bahwa semua informasi masa lalunya akan diketahui oleh publik. Ia sudah memaafkan Mei sedari dulu karena pengkhianatan-nya, ia akhirnya memasuki jalan kultivator yang membuatnya bertemu dengan banyak orang.


“Dasar pelacur sialan! Apakah lebih baik untuk membunuhmu sekarang? Aku benar-benar jijik saat melihatmu!” pria itu berkata dengan nada dingin yang membuat Mei gemetaran.


Mei saat ini hanya memiliki kultivasi Tier Core Formation sementara pria itu berada di Gold Core. Hanya mimpi pipa baginya bisa melawan pria itu.


“Bunuh saja dia!”


“Wanita sepertinya tidak pantas hidup!”


“Wanita itu hanya membuat mataku sakit saat melihatnya!”


“Potong tubuhnya dan kasi menjadi makanan binatang monster!”

__ADS_1


Semua orang di sekitar itu berteriak agar pria itu membunuh Mei. Mereka semua membenci Mei sampai ke tulang tulang. Tentu semua orang di sana menghormati Ren Yuu dan sangat membenci orang-orang yang pernah mengkhianati Ren Yuu.


Mereka semua juga mengetahui identitas musuh-musuh Ren Yuu di masa lalu sehingga mereka membuat contoh kepada generasi muda agar melenyapkan semua individu seperti musuh Ren Yuu.


Ren Yuu tidak tau harus berbuat apa karena semua orang di sana tampak seperti fanatik padanya.


Saat melihat kondisi Mei yang sebenarnya memiliki beberapa luka yang tidak bisa hilang, Ren Yuu tau bahwa Mei telah mengalami masa-masa sulit. Tatapannya melunak sedikit. Ia tidak mengerti juga mengapa Mei sampai sekarang masih tinggal di kota Baisha. Padahal semua orang di kota itu membenci Mei sampai ke tulang tulang.


“Tampaknya mereka semua ingin kau mati!” pria itu menyeringai kejam.


“Apa salah ku? Aku tidak pernah mengganggumu! Bahkan kau sendiri telah melakukan kejahatan besar. Semua orang di sini tau bahwa dengan kekuatanmu itu, kau telah melakukan banyak kejahatan!” Mei sangat marah saat ini.


“Kejahatan? Dunia kultivator adalah tentang yang kuat, sampah! Walaupun kami melakukan kejahatan, itu karena sumber daya, di sisi lain, kau bagaimana?” pria itu menyeringai kejam.


“Demi sumber daya, kau bahkan beberapa kali membantai manusia biasa! Kenapa Nine Realms Sect tidak menghukum mu? Kenapa kalian hanya mengincar ku yang ingin hidup tenang?” Mei berteriak lalu melihat semua orang yang ada di sana.


Suasana hening seketika. Mereka tentu tau identitas pria itu yang tidak lain adalah salah satu kultivator terkuat di kota Baisha walaupun sebenarnya ada banyak kultivator yang bersembunyi berada di cabang Nine Realms Sect.


Mei hanya ingin hidup tenang tetapi karena alasan khusus, ada beberapa kultivator yang mencoba memprovokasi massa agar menindas Mei. Memang benar bahwa dunia kultivator itu kejam dan hanya yang kuat yang bisa berbicara.


Tetapi Ren Yuu juga tidak setuju dengan Nine Realms Sect yang melakukan hal seperti itu membiarkan Mei menderita dan membiarkan kultivator gila seperti pria itu berkeliaran dan membantai manusia biasa beberapa kali.


“Cukup omong kosong mu! Sudah waktunya bagimu mati!” teriak pria itu dan melesat dengan kecepatan tinggi untuk membunuh Mei.


Wajah Mei pucat sedikit saat melihat pria tersebut bergerak dengan kecepatan yang hampir tidak bisa ia ikuti.


Zhep!


Sosok pria dengan jubah yang menutupi kepalanya dengan topeng kayu di wajahnya muncul di depan Mei.

__ADS_1


Dia tidak lain adalah Ren Yuu yang memaksa tubuhnya menggunakan sejumlah energi.


Ren Yuu memaksa ototnya bergerak dan langsung mengayunkan tinjunya ke arah pria yang bergerak ke arah Mei.


Pria itu terkejut melihat sosok Ren Yuu yang misterius muncul di hadapannya. Sebelum ia bereaksi, tinju Ren Yuu mengenai tubuh pria itu.


Bom!


Dengan satu ayunan tinju, tubuh pria itu meledak menjadi beberapa bagian. Pria itu tewas seketika tanpa tau siapa yang membunuhnya.


Tempat itu hening seketika saat melihat mayat pria tersebut yang sudah terpisah menjadi beberapa bagian. Beberapa dari mereka muntah saat melihatnya karena tidak semua yang berada di sana adalah kultivator.


Yang paling terkejut saat ini adalah Mei. Ia tidak menyangka bahwa akan ada seseorang yang mau membantunya. Dan dari gerakan sebelumnya, ia tentu paham bahwa penyelamatannya sangatlah kuat.


“Uhuk..” Ren Yuu memuntahkan darah hanya karena menggunakan sejumlah kecil energi. Ia merasa bahwa umurnya berkurang beberapa bulan dengan melakukan hal itu.


Otot-ototnya tampak hendak meledak karena ada sedikit aliran energi mendalam yang mengalir.


“Sial! Aku tidak menyangka akan separah ini.” batin Ren Yuu.


“Tu-tuan.. terima.. kasih.. karena sudah menyelamatkan ku.” suara Mei yang dipenuhi penderitaan yang begitu besar terdengar di telinga Ren Yuu.


Ren Yuu menoleh dan menatap Mei dengan tatapan campur aduk saat ini. Ia merasa sangat kasihan kepada Mei karena melalui semua penderitaan itu.


Bagaimanapun, Ren Yuu tidak tersiksa saat Mei meninggalnya. Tetapi, ia merasa karena dirinya, giliran Mei kini yang menderita.


“Sebaiknya aku melakukan itu.” batin Ren Yuu sambil menghela nafas panjang. Ia kemudian menyentuh bahu Mei lalu menggunakan sejumlah energi kembali.


Zhep!

__ADS_1


Ren Yuu kemudian membawa Mei dari tempat itu dalam sekejap tanpa bisa dilihat oleh siapapun.


__ADS_2