
Dunia Tersegel
"Jika kalian tidak ingin berbicara, maka aku akan berbicara dengan mayat-mayat kalian nantinya!" Ucap Ren Yuu dan menarik Trident Of Destiny dengan kecepatan tinggi. Setelah itu, ia langsung menghunuskan kembali Trident Of Destiny ke salah satu dari mereka.
Jleb!
Kecepatan serangan Ren Yuu sangatlah tinggi dan membuat binatang monster yang Ren Yuu incar tidak mampu untuk menghindar.
Saat melihat salah satu rekan mereka terbunuh, semua binatang monster itu langsung mundur menjaga jarak. Saat menjaga jarak, mereka pun mengibaskan tombak mereka lalu di tombak mereka muncul energi mendalam berwana hijau tua.
Ren Yuu yang menarik Trident Of Destiny dari mayat binatang monster, mengerutkan keningnya karena merasa ada yang aneh dengan energi yang digunakan oleh para binatang monster.
"Energi itu sedikit mirip dengan.." Ren Yuu yang bergumam pada dirinya sendiri, langsung terhenti saat semua binatang monster muncul di sekelilingnya di segala arah. Mereka menghunuskan tombak mereka dan area yang di incar oleh para binatang monster adalah titik vital tubuh manusia.
"Sepertinya kalian sudah pernah bertemu dengan manusia. Tapi.."
Sebelum Ren Yuu menyelesaikan kata-katanya, air di sekitarnya langsung meliliti Ren Yuu dan membentuk perisai. Ren Yuu juga menggunakan hukum Air yang ia miliki walaupun masihlah tingkat kedua.
Tring! Tring! Tring!
Semua serangan itu kemudian menabrak penghalang. Tetapi serangan para binatang monster itu pun tidak mampu menggores pertahanan yang Ren Yuu ciptakan.
"Apa?" Semua binatang monster terkejut dan tidak percaya karena Ren Yuu mampu menggunakan elemen Air dan pelepasan serta penggunaan elemen dan hukum Air Ren Yuu sangat cepat.
Dung!
Ren Yuu yang masih di dalam pelindung langsung mengaktifkan kekuatan penguatannya dan itu merupakan kekuatan dari Heavenly Bloodline Atlantis miliknya.
Aura tenang dan sangat terkait dengan lautan langsung menyebar ke segala arah. Para binatang monster itu semakin terkejut karena tentu dapat mengenali Bloodline Ren Yuu walaupun hanya sekedar mirip dengan mereka.
"Kau.. siapa kau.." salah satu dari mereka berkata dengan gugup.
"Kalian bisa bertanya pada penjaga gerbang neraka." Balas Ren Yuu dan menghilang seketika.
Zhep!
Ren Yuu yang bergerak dengan kecepatan tinggi tampak seperti menghilang dan muncul di belakang salah satu dari binatang monster sambil menghunuskan Trident Of Destiny.
Jleb!
Trident Of Destiny langsung bersarang di kepala binatang monster itu. Ren Yuu mencabut kembali Trident Of Destiny dengan wajah datar serta melirik ke arah para binatang monster lainnnya.
"Berikutnya.." gumam Ren Yuu.
__ADS_1
Zhep!
Broken Star Light!
Ren Yuu melesat dengan kecepatan yang lebih tinggi lagi menuju ke salah satu dari binatang monster.
"Di mana dia?" Binatang monster terkuat dengan tingkat kekuatan Tier Penguasa Ilahi tahap awal pun tidak mampu mengikuti pergerakan Ren Yuu. Ia saat ini ketakutan karena ia tau bahwa mereka telah mencoba menyerang individu yang seharusnya mereka serang.
Jleb! Jleb! Jleb!
Ren Yuu terus menghilang ke sana kemari dan membunuh satu per satu binatang monster tanpa ampun. Ia telah mencoba bernegosiasi tetapi mereka tidak mau mendengarkan. Hanya satu jalan yang tersisa yaitu membunuh mereka semua dan mencari informasi dari binatang monster yang terakhir.
"Arrrrrggghhhh!"
Teriakan para binatang monster terus terdengar saat mereka saat satu per satu dari mereka berjatuhan ke dasar laut.
"Lari!" Binatang monster terkuat berteriak sekuat tenaga karena tidak mungkin menurutnya untuk melawan ekstensi seperti Ren Yuu.
Ren Yuu melirik ke arah tiga binatang monster yang tersisa. Mereka bertiga mencoba untuk kabur dari Ren Yuu.
"Sudah terlambat.." gumam Ren Yuu dan menghilang kembali.
Zhep!
Ren Yuu tiba di salah satu binatang monster sambil menangkap kepalanya.
Duar!
Ledakan terjadi saat kepala Binatang monster itu pecah seperti telur. Ren Yuu yang masih memasang wajah datar melirik ke tempat jauh lalu membuat kuda-kuda.
Dari tempat yang jauh, Ren Yuu langsung melempar Trident Of Destiny yang telah dilapisi oleh energi dan hukum Air yang sangat kuat.
Zhep!
Trident Of Destiny mendekat ke arah binatang monster terjauh yang mencoba melarikan diri.
Binatang monster itu melihat ke belakang dan ia gugup seketika. Ia langsung berbalik dan mengangkat tombaknya untuk menahan Trident Of Destiny.
"Bodoh.." ucap Ren Yuu. Ia mengalihkan pandangannya ke binatang monster yang lain dan langsung mengejarnya.
Binatang monster yang mencoba menahan Trident Of Destiny terkejut saat energi yang begitu besar yang melapisi Trident Of Destiny membentuk lapisan energi yang bisa di lihat dengan mata telanjang. Energi itu menyelimuti Trident Of Destiny dan membentuk Trident Of Destiny juga dan perlahan membesar saat mendekat ke arahnya.
Zhung!
__ADS_1
Sangking besarnya, binatang monster yang menahan Trident Of Destiny langsung ikut terbawa ke arah dasar laut.
Ren Yuu yang sedang mengajar satu lagi binatang monster yang kabur, tentu tidak akan membiarkan musuh kabur.
Saat Ren Yuu terus mengejar, binatang monster terakhir merasa gugup karena jarak Ren Yuu semakin dekat. Ia akhirnya berhenti dan berbalik untuk mengajak Ren Yuu bernegosiasi. Ia tau bahwa tidak mungkin lari dari Ren Yuu.
"Tunggu! Mari kita berbicara!" Binatang monster itu buru-buru berbicara dan Ren Yuu terhenti di jarak 10 meter dari binatang monster itu.
Duar!
Ledakan dahsyat terjadi di kejauhan di dasar laut saat Trident Of Destiny berbenturan dengan dasar laut.
Binatang monster yang ada di hadapan Ren Yuu berkeringat dingin karena serangan Ren Yuu itu terlihat sangat kuat.
"Apakah akhirnya kau ingin berbicara? Aku berencana untuk mendiskusikan semuanya dengan mayat-mayat kalian." Ucap Ren Yuu sambil mengarahkan tangannya ke arah ledakan di kejauhan.
Binatang monster itu gemetaran tak terkendali karena ia tentu paham dengan bahasa Ren Yuu walaupun sedikit ada perbedaan.
Zhep!
Trident Of Destiny yang berada di kejauhan langsung melesat ke arah Ren Yuu dengan kecepatan tinggi karena tentu Trident Of Destiny akan mendengarkan perintah Ren Yuu.
Tap!
Ren Yuu menangkap Trident Of Destiny dan menaruhnya di pundaknya sambil menatap ke arah binatang monster di hadapannya dengan seksama.
Binatang monster itu pun semakin takut karena melihat Trident Of Destiny tampak seperti hidup dengan mendengarkan perintah Ren Yuu.
"Senjata apa itu? Kenapa ada senjata yang terlihat seperti hidup dan mendengarkan perintah seseorang?" Batin binatang monster itu dengan keringat dingin di seluruh tubuhnya.
Ren Yuu menaikkan sudut bibirnya karena binatang monster di hadapannya sudah seperti kehilangan harapan untuk hidup.
"Lalu, apa yang ingin kau bicarakan?" Tanya Ren Yuu datar.
"Kenapa kau membunuh kami?" Tanya binatang monster itu ketakutan.
"Ha? Bukankah sedari awal aku ingin berbicara dan kalian tidak mau lalu mencoba untuk membunuh ku? Apa biji otakmu sudah tidak beres karena ketakutan?" Tanya Ren Yuu balik dengan nada bingung.
Binatang monster itu tersadar karena apa yang Ren Yuu katakan adalah benar.
"Siapa kau? Apa tujuanmu masuk ke tempat kami?" Tanya binatang monster itu.
"Kau tidak punya hak bertanya karena aku bisa membunuhmu kapan saja."
__ADS_1
"Aku ingin bertanya, tempat apa ini? Jika kau masih ingin hidup, jawablah karena aku tidak mau membuang waktu!" Balas Ren Yuu dingin.
Binatang monster itu semakin ketakutan karena nada dingin Ren Yuu. Ia tau bahwa ia tidak memiliki hak untuk bertanya dan hanya memiliki hak untuk menjawab semua apa yang ingin Ren Yuu ketahui.