
Dunia Tersegel
Bom! Bom!
Saat ini pertarungan terjadi di pinggiran Padang rumput yang begitu luas. Terlihat sosok buaya raksasa sedang berhadapan dengan seorang pemuda tampan berambut putih.
Pemuda itu tidak lain adalah Ren Yuu yang sudah keluar dari padang rumput yang luas dan tiba di pinggir laut yang sangat luas.
Ren Yuu yang baru tiba di tempat itu bertemu dengan binatang monster raksasa berbentuk buaya sepanjang 20 meter lebih. Keluaran binatang monster itu mencapai Tier Penguasa Ilahi tahap menengah yang sangat kuat dan Ren Yuu pun sedikit kemahalan.
"Cih! Sungguh keras kepala!" Ren Yuu yang menjaga jarak sekitar 10 meter, membuat kuda-kuda dengan Bloody Mist Sword ke arah belakang. Ia berniat membunuh binatang monster itu karena ia ingin memeriksa laut aneh yang ia temui.
Laut itu berwana hijau tidak seperti laut lainnya.
"Manusia.. kau tidak bisa masuk ke dalam laut ini!" Ucap Buaya raksasa.
Ren Yuu mengerutkan keningnya. Ia merasa heran mengapa binatang monster mencoba untuk menghentikannya untuk menuju laut aneh itu, lalu ia melihat ke arah lain di sekitar pantai karena banyak binatang monster jenis yang sama sedang mendekat.
"Cih.. mereka berdatangan terus-menerus. Sepertinya memang benar bahwa semua binatang monster ini adalah penjaga dari laut ini dan tidak mengijinkan siapapun untuk masuk ke dalam." Batin Ren Yuu. Sebelumnya, di pantai yang tidak jauh tempat ia bertarung, beberapa binatang monster yang sama pun terus mengejarnya. Tetapi Ren Yuu belum masuk ke dalam karena ia ingin memeriksa pantai di sekitar laut itu.
"Jika seperti ini.." Ren Yuu menjadi serius seketika. Awalnya ia tidak menggunakan peningkatan kekuatan apapun melawan binatang monster jenis Buaya itu karena hanya satu tahap lebih kuat darinya.
Tetapi saat ini, karena banyak binatang monster jenis yang sama berdatangan dan juga dengan kekuatan yang beragam, ia tidak bisa bersantai sama sekali.
Dung!
Energi Ren Yuu langsung melojak sebab ia menggunakan semua skill penguatan yang biasa ia gunakan.
Gerombolan Buaya itu langsung menerjang ke arah Ren Yuu dan mencoba untuk melahap Ren Yuu bulat-bulat.
__ADS_1
Bom! Bom! Bom! Srak! Sraing!
Dalam waktu singkat, darah terciprat ke mana-mana dan satu per satu tubuh binatang monster itu tergeletak di atas pasir. Ren Yuu menari ke sana ke mari menggunakan teknik berpedang Light God's Sword.
Setelah bertarung selama lebih dari 5 menit, suara pertarungan pun terhenti. Terlihat Ren Yuu saat ini di atas mayat ratusan binatang monster tipe Buaya.
"Huft... Sungguh merepotkan." Gumam Ren Yuu sambil menatap ke arah bawah.
"Waktunya panen." Ren Yuu tersenyum kecil lalu langsung mengeluarkan inti bintang monster dari tubuh Buaya itu satu per satu. Ia juga menusuk semua mayat binatang monster dengan Bloody Mist Sword. Ia terus memberi makan Iblis Darah karena ia tau suatu hari nanti kekuatan Iblis Darah akan dibutuhkan.
"Selesai.." Ren Yuu yang baru saja panen, tersenyum kecil lalu melihat ke arah laut yang berwarna hijau.
"Apa yang ada di dalam laut ini sehingga para binatang monster itu mencoba menahan ku untuk masuk?" Ren Yuu bertanya pada dirinya sendiri. Karena rasa penasarannya, ia pun perlahan melayang ke arah laut berwarna hijau. Saat ia sudah melayang di atas laut, tidak ada hal yang istimewa dengan laut itu kecuali untuk warna airnya.
"Tidak ada yang aneh dengan laut ini. Lalu, mengapa?" Ren Yuu bingung sejenak. Karena rasa penasarannya, ia langsung melesat ke dalam air. Tentu ia akan merasa mudah untuk bernafas dan bergerak di dalam air karena ia memiliki Heavenly Bloodline Atlantis.
Setelah bergerak selama lebih dari 1 jam, Ren Yuu melihat ada hal aneh di kejauhan. Itu adalah tempat yang tampak istimewa dan mengingatnya akan tempat tertentu.
"Bukankah tempat itu sama dengan Nether Sea Continent?" Ren Yuu merasa heran bahwa ada tempat seperti itu di Dunia Tersegel. Tanpa membuang waktu, ia langsung melesat ke arah tempat yang ia lihat.
Saat sudah mendekati tempat itu, Ren Yuu langsung terhenti karena ada beberapa binatang monster berbentuk kuda laut yang memegang senjata. Binatang monster itu lebih tampak seperti humanoid kuda laut.
Makhluk itu terlihat memiliki dua lengan seperti manusia walaupun memiliki sisik di kulitnya dan di bagian bawahannya, hanya ada ekor kuda laut dan mereka tampak berdiri menggunakan ekornya yang di lengkungkan ke belakang.
"Apakah itu binatang monster laut yang berevolusi dengan cara yang berbeda juga?" Batin Ren Yuu. Ia tidak memiliki informasi binatang monster itu yang di beri oleh sang Guru, Hao Yue, karena mungkin Gurunya tidak pernah masuk ke dalam laut dan hanya menyusuri daratan saja.
Saat Ren Yuu sedang berpikir, beberapa dari mereka menatap ke arah Ren Yuu.
"Tangkap dia!" Teriak binatang monster itu dengan bahasa kuno yang mirip dengan bahasa kuno Nine Realms. Lebih tepatnya, bahasa itu mirip dengan bahasa God Race dan Abyssal Race.
__ADS_1
Tidak seperti hewan roh Mythical Ancient, mereka telah mempelajari banyak bahasa dari waktu ke waktu dan tidak hanya menggunakan bahasa kuno Nine Realms.
Ren Yuu tersadar seketika karena para binatang monster itu langsung menuju ke arahnya.
"Ada yang aneh.." batin Ren Yuu. Tidak mungkin beberapa binatang monster seperti itu akan langsung menerjang ke arah seseorang jika baru bertemu. Mereka pasti akan menyelidiki terlebih dahulu siapa yang ingin mereka kejar.
Puluhan binatang monster yang telah berevolusi menerjang ke arah Ren Yuu. Ren Yuu tau bahwa semua dari mereka lumayan kuat walaupun sebenarnya ia tidak akan merasa kerepotan melawan mereka semua.
Yang terkuat dari puluhan binatang monster itu hanyalah Tier Penguasa Ilahi tahap awal. Tidak mungkin binatang monster seperti itu bisa menangkapnya.
"Cih! Sepertinya ini akan merepotkan," gumam Ren Yuu. Ia langsung mengangkat tangan kanannya ke samping lalu Trident Of Destiny muncul.
"Aku sebenarnya tidak ingin membantai binatang monster secara sembarangan. Tetapi tampaknya kalian tidak akan mau tau jika aku mengajak kalian berbicara terlebih dahulu," ucap Ren Yuu dan menunggu semua binatang monster mendekat.
Zhep! Zhep! Zhep!
Puluhan binatang monster mendekat ke arah Ren Yuu dan saat mereka tiba, mereka langsung menyerang ke arah Ren Yuu sekuat tenaga menggunakan tombak yang tampak sangat unik.
Tring! Tring! Tring!
Ren Yuu hanya mengangkat Trident Of Destiny agak miring dan semua serangan berhasil ia halau.
"Bagaimana bisa?" Salah satu dari mereka terkejut dengan keahlian Ren Yuu menggunakan Trisula.
"Bisakah kita berbicara terlebih dahulu?" Tanya Ren Yuu dengan bahasa God Race karena ia ingin memastikan sesuatu. Jika para binatang monster di hadapannya bisa diajak berbicara, tidak akan ada pembantaian yang percuma.
"Para manusia hanyalah makhluk serakah! Tidak ada gunanya berbicara, mati!" Teriak salah satu dari mereka saat menarik tombak dan berniat menyerang lagi.
"Jika kalian tidak ingin berbicara, maka lebih baik aku berdiskusi dengan mayat-mayat kalian nantinya!" Balas Ren Yuu dan ia berniat untuk membunuh semua binatang monster dihadapannya.
__ADS_1