
Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan
Kedua bagian tubuh Xue Han yang terbelah, terjatuh ke atas permukaan es karena jurang kegelapan yang berasal dari teknik yang di lancarkan oleh Ren Yuu juga menghilang.
Kegelapan yang menyelimuti daerah tersebut pun telah lenyap sepenuhnya.
“Hah...” Ren Yuu menghembuskan nafas panjang karena baru saja selesai membunuh musuh. Ia kemudian menghilang dan muncul di bagian tubuh Xue Han yang telah tewas.
Jleb!
Ren Yuu yang mengeluarkan Bloody Mist Sword langsung menyedot semua esensi darah milik Xue Han untuk memperkuat Iblis Darah.
“Selesai.” gumam Ren Yuu.
“Guru!” suara dua wanita terdengar di telinga Ren Yuu.
Yu Ling Er dan Xue Ling Long tiba di depan Ren Yuu dengan wajah bersemangat dan bintang di mata mereka saat menatap kearah Ren Yuu.
“Tadi itu sungguh luar biasa Guru!” seru Xue Ling Long dengan suara yang sangat imut dan merdu.
“Guru.. Guru.. bisakah Guru mengajarkan aku teknik sebelumnya?” Yu Ling Er pun ikut bersemangat serta berharap bahwa Gurunya akan mengajarinya teknik luar biasa kuat yang baru saja dilancarkan oleh Gurunya.
Ren Yuu tidak bisa berkata-kata melihat kedua muridnya yang tampak sangat bersemangat.
“Suami!” sebelum Ren Yuu berbicara, sosok tubuh menggairahkan langsung menerkamnya hingga jatuh ke permukaan es.
“Xiuro..” ucap Ren Yuu sambil menghela nafas panjang melihat tingkah laku istrinya tersebut.
__ADS_1
Yu Ling Er dan Xue Ling Long sedikit cemberut saat melihat Lan Xiuro tiba-tiba menerjang Guru mereka. Tetapi mereka berdua sama sekali tidak protes karena Lan Xiuro adalah istri Guru mereka berdua.
Sheng Mei di sisi lain perlahan mendekat karena pertempuran sebelumnya usai dalam waktu singkat. Ia ingin membahas sesuatu dengan Ren Yuu saat ini.
Yu Ling Er dan Xue Ling Long yang merasakan Sheng Mei mendekat, langsung waspada seketika. Tentu dengan insting Xue Ling Long, ia paham bahwa Sheng Mei sangatlah berbahaya.
Sheng Mei mendarat di permukaan es di jarak hampir 10 meter dari kelompok Ren Yuu. Ia tentu waspada terhadap Yu Ling Er karena tubuh uniknya. Ia juga melirik sekilas ke arah Xue Ling Long dan langsung mengenalinya hanya dengan sekali lirikan.
“Anak ini mampu menyeret dua makhluk ajaib untuk menjadi muridnya. Salah satunya pewaris Realms Of The Giant dan satu lagi ratu Celestial Snow Fox yang melegenda. Aku sekarang mengerti kenapa Celestial Snow Fox ini sangat lengket dengan Ren Yuu karena di zaman dahulu kala, ratu Celestial Snow Fox memiliki hubungan khusus dengan Kirin terakhir.” batin Sheng Mei.
Lan Xiuro yang memeluk Ren Yuu pun langsung berdiri dan menatap Sheng Mei dengan waspada. Tidak tau mengapa, ia merasa Sheng Mei sangatlah berbahaya, lebih berbahaya dari informasi yang ia terima dari saudarinya Lan Yehuang.
Ren Yuu yang masih merasa kelelahan dan energinya terkuras pun perlahan berdiri. Ia menatap ke arah Sheng Mei dengan serius.
“Apa yang kau inginkan?” tanya Ren Yuu dingin.
Sebelum Sheng Mei menjawab, Yu Ling Er langsung berbicara. “Wanita! Menjauhlah dari Guru. Aku punya firasat bahwa kau memiliki ide buruk untuk Guru!”
“Ya Guru! Wanita ini tidak memiliki niat baik sama sekali! Aku dapat merasakannya!” sambung Xue Ling Long sambil menatap Sheng Mei dengan waspada yang sangat besar. Fisik Snow Monarch Body miliknya berteriak bahwa Sheng Mei adalah sesuatu yang sangat berbahaya, untuk pertama kalinya, ia merasa garis darah milik Sheng Mei bahkan setara atau bahkan lebih hebat dari miliknya.
Mata Ren Yuu menyipit saat mendengar ucapan kedua muridnya. Ia sama sekali tidak ragu dengan peringatan kedua muridnya yang spesial itu.
“Pergilah! Aku tidak ingin membahas apapun denganmu!” ucap Ren Yuu dingin.
“Ayo pergi. Ling Ling, pimpin jalan!” perintah Ren Yuu.
“Ya Guru.” Xue Ling Long menatap ke arah Sheng Mei sekilas lalu langsung mengalihkan pandangannya. Ia melompat ke dalam baju Ren Yuu lalu menunjuk ke arah tertentu.
__ADS_1
Ren Yuu langsung bergerak dan tidak melihat ke arah Sheng Mei lagi. Alasan ia tidak ingin bertempur dengan Sheng Mei adalah karena ia memiliki kesepakatan dengan Dewi Serigala Surgawi walaupun ia tidak tau bahwa Sheng Mei adalah sesuatu yang lebih mengerikan. Jika saja ia telah mengolah kitab Samsara Life And Death, ia pasti akan tau bahwa Sheng Mei telah berinkarnasi sebanyak tujuh kali.
Melihat kepergian kelompok Ren Yuu, Sheng Mei sama sekali tidak menahannya. Ia hanya berbicara beberapa patah kata. “Suatu hari nanti, kau akan mencariku ketika kau dalam masalah besar yang tidak akan bisa kau hadapi.”
Ren Yuu mendengarnya tetapi tidak peduli sama sekali walaupun ia merasa apa yang dikatakan oleh Sheng Mei adalah kenyataan.
Sheng Mei menatap punggung Ren Yuu yang telah menjauh. “Sekarang aku tau apa isi tempat suci clan Salju dengan kehadiran murid Ren Yuu. Tidak ada gunanya bagiku untuk pergi ke sana.” gumam Sheng Mei.
Lalu Sheng Mei melihat ke arah lainnya dan merasakan pertarungan besar sedang terjadi.
“Sheng Qi'er telah bertarung kembali dengan Xue Wen. Pasukan clan Salju pun telah bentrok dengan semua anggota ras Sheng Qi'er. Sepertinya lebih baik mundur, jika tidak, banyak dari mereka yang akan tewas dan mengurangi pasukan kami.” batin Sheng Mei dan langsung melesat ke arah tempat Sheng Qi'er berada untuk memintanya mundur. Tidak ada lagi fungsinya untuk tetap berada di Padang Es karena mereka tidak akan bisa mengambil apa sebenarnya isi dari tempat suci clan Salju.
Ren Yuu terus bergerak ke tempat yang di tunjuk oleh Xue Ling Long bersama dengan Lan Xiuro dan Yu Ling Er.
“Guru, wanita itu sangat berbahaya. Aku merasakan bahwa dia bisa membunuh kita dengan mudah.” Yu Ling Er berkata saat mereka sedang bergerak ke tempat yang di tunjuk oleh Xue Ling Long.
Ren Yuu terkejut mendengarnya. Ia tau bahwa insting Yu Ling Er selalu 99% benar.
“Kenapa kamu berkata seperti itu Ling Er?” tanya Lan Xiuro tidak puas karena seperti meremehkannya dan Ren Yuu.
“Aku tidak berbohong bibi. Aku merasakan kekuatan luar biasa jauh di dalam tubuh wanita itu! Aku tidak akan bisa salah!” balas Yu Ling Er dengan wajah sedikit tidak puas.
“Um.. Um..” Xue Ling Long mengangguk berkali-kali karena ia setuju dengan apa yang dikatakan oleh kakak seperguruannya. Ia pun baru kali ini merasakan bahaya besar saat dekat dengan seseorang walaupun Sheng Mei awalnya tidak ada niat untuk bertarung.
Lan Xiuro bingung karena bahkan Xue Ling Long setuju. Namun ia tidak memikirkannya karena merasa hal itu tidak mungkin dengan kemampuan yang suaminya keluarkan sebelumnya.
“Tidak perlu memikirnya. Kita harus bergegas saat ini. Aku merasakan bahwa jika kita tidak pergi buru-buru, kita akan di sergap.” ucap Ren Yuu dan meningkatkan kecepatannya walaupun tubuhnya kelelahan.
__ADS_1
Karena Guru mereka sudah berkata seperti itu, Yu Ling Er dan Xue Ling Long tidak membahas lagi.
Kelompok mereka pun akhirnya bergerak secepat mungkin menuju tempat suci clan Salju untuk membongkar apa sebenarnya isi dari tempat itu.