God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 145 - Melaksanakan Ritual Pengorbanan


__ADS_3

Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan


Kelompok Ren Yuu terus bergerak ke arah kuil sebelah barat clan Salju. Kelompok Ren Yuu sudah mendekat ke arah kuil beberapa waktu lalu.


“Apakah kita terus menerobos masuk?” tanya De Cao kepada Ren Yuu. Ia tentu sadar bahwa Ren Yuu adalah pemimpin sebenarnya kelompok mereka karena Lan Xiuro akan patuh dengan apapun yang Ren Yuu katakan.


“Ya. Kita tidak perlu membuang waktu. Tetapi, tetap waspadai jika ada musuh. Periksa tingkat kekuatannya apakah kita mampu untuk melawan atau mundur.” Ren Yuu membalas perkataan De Cao.


“Baik!” De Cao langsung memberi tahu apa yang Ren Yuu katakan kepada anggota ras Ice Giant lainnya.


Semua anggota ras Ice Giant mengerti. Mereka meningkatkan kecepatan agar tiba di kuil sebelah barat clan Salju.


“Berhati-hati! Ada beberapa penjaga di depan!” De Gao berkata sambil terus bergerak.


“Jika mereka tidak kuat, terobos secara langsung!” perintah Ren Yuu.


Zhep!


Karena De Gao sudah memeriksa tingkat kekuatan penjaga yang berasal dari clan Salju, ia sama sekali tidak memperlambat kecepatan pergerakannya.


Melihat De Gao yang tidak melambat sedikitpun, semua anggota lainnya pun tidak menurunkan kecepatan.


Di kejauhan, terlihat beberapa sosok yang merupakan anggota clan Salju yang sedang berjaga.


“Hei, apa itu?” salah satu Celestial Snow Fox melihat ke arah kejauhan sambil menunjuk dengan jarinya.


“Hm?” Celestial Snow Fox lainnya bingung dan menatap ke arah yang di tunjuk oleh rekannya.


Beberapa ras Celestial Snow Fox terdiam dan menatap dengan seksama beberapa sosok yang semakin lama terlihat semakin jelas.


“Penyusup!” teriak salah satu dari mereka sekuat tenaga.


Celestial Snow Fox lainnya langsung memasang ekspresi serius dan bersiap-siap untuk bertarung.


“Bunuh tanpa ampun!” perintah Lan Xiuro yang berada di atas pundak De Gao.


De Gao, De Cao dan De Mo yang berada di jajaran depan menyeringai kejam. Sambil bergerak dengan kecepatan tinggi, di tangan kanan mereka muncul pedang besar.


“Slanted Ice Sword Style..”

__ADS_1


Ketiganya langsung mengayunkan pedang masing-masing dengan kekuatan yang lumayan besar.


“Serang!” teriak beberapa Celestial Snow Fox bersamaan. Dalam bentuk manusia mereka, semua Celestial Snow Fox tersebut mengayunkan sabit di siku mereka.


Sraing! Sraing! Sraing!


Jrezh!


Darah yang sangat banyak berceceran seketika. Semua anggota clan Salju tidak mampu mengimbangi kekuatan tiga ujung tombak clan Ice Giant.


Dari bentrokan singkat, semua anggota clan Salju langsung tewas.


“Jangan berhenti! Terus bergerak, bunuh siapa saja yang menghalangi!” perintah Lan Xiuro sekali lagi.


“Baik!” semua anggota ras Ice Giant menjawab bersamaan dan tidak menurunkan kecepatan dan masuk ke wilayah sebelah barat clan Salju.


**


Di dekat segel yang menekan kekuatan mayat pemimpin ras Demon Bat, terlihat banyak manusia yang sebenarnya adalah ras God Primal. Mereka semua memasang wajah muram walaupun sebenarnya tidak tau apa yang diinginkan oleh clan Salju dari mereka. Tetapi firasat buruk mengisi hati mereka semua dan tau bahwa hal buruk akan menimpa ras God Primal.


Xue Dao yang berada di atas sebuah pilar tinggi, menatap semua anggota ras God Primal dengan senyum kejam.


“Apakah persiapan sudah selesai?” tanya Xue Dao kepada beberapa Celestial Snow Fox lainnya yang berada di pilar lain.


“Ayo kita mulai ritualnya!” ucap Xue Dao lalu membuat segel tertentu menggunakan jari-jarinya.


Tap!


Xue Dao menyentuh pilar menggunakan telapak tangannya. Setelah itu pilar mulai bersinar terang.


Begitu juga dengan para anggota clan Salju lainnya. Mereka pun melakukan hal yang sama seperti yang Xue Dao lakukan.


Drrrrtttt!


Kubah pelindung muncul di tempat tersebut dan menyelimuti semua anggota ras God Primal yang saat ini sedang berada di tengah. Mereka sama sekali tidak bisa kabur karena kekuatan mereka sedang di segel.


“Arrrrgggghhh...”


Teriakan putus asa terdengar seketika saat kubah tersebut perlahan menyedot darah para anggota ras God Primal perlahan-lahan. Mereka sama sekali tidak bisa menolak karena saat ini kultivasi mereka semua di segel.

__ADS_1


Semua darah yang di sedot oleh kubah teknik pengorbanan tersebut, di salurkan ke segel yang berada di sebuah bangunan kecil berwarna merah tua.


Di saat proses pengorbanan sedang berlangsung, beberapa anggota clan Salju tiba di belakang Xue Dao.


“Tetua.. ada penyusup, semua penjaga di beberapa tempat telah di bunuh oleh mereka. Tidak lama lagi mereka akan tiba di tempat ini!” ucap salah satu anggota clan Salju.


“Apa? Halangi mereka! Butuh waktu setengah jam menyelesaikan ritual ini!” teriak Xue Dao marah sambil terus mempertahankan teknik pengorbanan.


“Tapi mereka..” bawahan Xue Dao berkata dengan gugup.


“Halangi dengan segala cara! Jika ritual ini gagal, semakin banyak anggota clan Salju yang akan mati!” teriak Xue Dao lagi.


Beberapa anggota clan Salju pucat mendengarnya. Mereka mengangguk dan langsung menghilang untuk menghalangi penyusup yang datang. Dan penyusup tersebut tidak lain adalah kelompok Ren Yuu.


“Sialan! Kenapa di saat seperti ini para penyusup itu tiba? Ini semua salah Xue Fu bajingan tidak berguna itu!” Xue Dao semakin marah dari waktu ke waktu. Jika ia bisa, ia ingin mempercepat proses ritual pengorbanan agar memburu para penyusup. Tetapi semua itu tidak bisa sesuai dengan keinginan Xue Dao.


Saat proses ritual pengorbanan terus berlanjut, tidak jauh dari tempat itu celah Spasial perlahan terbuka.


Xue Dao yang sedang berkonsentrasi memasang wajah semakin jelek. Ia tau bahwa celah Spasial itu dibuat oleh makhluk lain dan bukan anggota rasnya. Jika celah Spasial tersebut dibuat oleh anggota clan-nya, ia akan merasakan energi familiar.


“Siapa itu?” Xue Dao menatap ke arah celah spasial Dengan mata merah karena sangat marah.


Dua sosok perlahan keluar dari celah spasial. Mereka berdua tidak lain adalah Ren Huanran dan Xueqi.


“Sungguh ras yang menjijikkan. Mereka mengatakan bahwa mereka adalah makhluk suci. Tetapi melakukan pengorbanan seperti ini kepada ras yang tidak bersalah!” Ren Huanran menatap ke arah lima pilar dengan tatapan dingin.


“Ya. Bahkan mereka lebih keji dari pada ras iblis sekalipun.” sambung Xueqi dengan wajah marah juga. Ia menatap ke arah kubah energi dan menyaksikan satu per satu anggota ras God Primal berjatuhan dan menjadi mayat kering saat kehilangan semua darah mereka.


Dan yang lebih dulu mati adalah para anak-anak dan pemuda yang baru saja beranjak dewasa.


Ren Huanran dan Xueqi sangat marah menatap peristiwa tersebut. Bahkan untuk mereka berdua yang sering membunuh pun merasa sangat tidak tega manyaksikan kejadian itu.


“Siapa kalian?” Xue Dao yang masih berkonsentrasi bertanya dengan nada dingin. Ia tidak menyangka bahwa akan ada manusia dengan tingkat kultivasi Tier Half God Early yang mampu merobek celah spasial seperti itu.


“Siapa kami?” Ren Huanran menaikkan sudut bibirnya dan wajahnya terlihat sangat jahat saat ini. Ia sangat jarang menampilkan ekspresi seperti itu. Di tangan kanannya Dagger Of Death dan di punggung tangan kirinya muncul Amulet Of The Space.


Zhep!


Amulet Of The Space melesat ke arah segel yang sedang diperbaiki oleh anggota clan Salju.

__ADS_1


Di belakang Ren Huanran saat ini terlihat sosok wanita menyeramkan yang memegang sabit menandakan amarahnya telah mencapai puncaknya. Matanya pun berubah menjadi putaran spiral seperti portal terbuka.


“Kami adalah mimpi burukmu!”


__ADS_2