God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 249 - Spekulasi Dewa Laut


__ADS_3

“Sialan!” Chu Feng memasang wajah muram saat menatap Ren Yuu yang telah pergi dengan kecepatan yang sangat tinggi di ruang hampa. Ia tidak menyangka bahwa Ren Yuu akan memiliki teknik bergerak seperti itu dan ia sudah membuat spekulasi tentang teknik yang digunakan oleh Ren Yuu.


“Bukankah itu teknik Hantu Penjelajah Alam Semesta yang dikabarkan telah punah? Dari mana bocah itu mendapatkan teknik itu?” wajah Chu Feng semakin muram. Ia sadar dengan kecepatan teknik itu sangatlah luar biasa walaupun tidak bisa digunakan dalam pertarungan. Jika seseorang memiliki teknik itu, dia akan bisa kabur dengan mudah ketika tidak mampu melawan musuh.


Hanya dengan reaksi tinggi saja para makhluk kuat mampu menangkal teknik cepat seperti itu. Yaitu, sebelum pengguna bergerak ke dalam lubang kegelapan, saat itulah mereka harus menghentikannya karena masih ada sedikit jeda saat membuat lubang Kegelapan dan pengguna teknik masuk ke dalam.


Juga, Chu Feng saat ini sangat membenci Ren Yuu karena telah menghancurkan sebuah dunia. Dan tentu saja di dalam dunia itu ada sangat banyak Atlantis Race yang menjadi rakyat Realms Of The Sea. Ia tidak akan semudah itu memaafkan Ren Yuu walaupun menurut ramalan dia adalah kunci keselamatan Realms Of The Sea.


Karena dendam Chu Feng terhadap Ren Yuu, ia telah mengambil keputusan untuk membunuhnya suatu hari nanti. Dan ia kini teringat pada Xinxin dan tau bahwa keduanya memiliki hubungan.


“Bocah, lihat saja suatu hari nanti! Kau akan mati di tangan orang yang tidak akan kau harapkan!” ucap Chu Feng dingin. Ia telah mengambil keputusan dan menggunakan Xinxin di masa depan untuk berurusan dengan Ren Yuu dengan segala cara walaupun itu rencana yang sangat busuk.


Chu Feng tidak akan ragu menggunakan Xinxin walaupun garis darah Xinxin berasal dari Gurunya sendiri. Ia lebih menyayangi rakyat Realms Of The Sea dari apapun juga karena itu adalah pesan terakhir dari Gurunya. Kini Chu Feng menganggap Ren Yuu sebagai musuh sama seperti dia membenci God Race dan Abyssal Race. Lalu ia pun pergi dari tempat itu dan kembali ke Alam Dewa Laut. Ia tentu akan mengatakan semua yang ia lihat saat ini kepada Dewa Laut saat ini dan terutama kepada Xinxin agar wanita itu menaruh benih kebencian terhadap Ren Yuu.


**


Di sisi lain, Ren Yuu terus bergerak dengan kecepatan yang sangat tinggi di ruang hampa. Ia tau bahwa butuh waktu puluhan tahun untuk mencapai Realms Of The Beast dengan tingkat kekuatannya saat ini. Jadi, jalan satu-satunya saat ini adalah menembus Tier True God 3rd Heavenly Layer. Ia juga berencana untuk melakukan reinkarnasi kedua dan ketiga saat sudah mencapai Tier True God 3rd Heavenly Layer.


“Saat ini aku mungkin akan kesulitan mencapai Realms Of The Beast. Jika aku memiliki tingkat kultivasi True God 4th Heavenly Layer, mungkin kecepatan ku akan sedikit lebih rendah dari pada Sea God Palace.” gumam Ren Yuu saat sedang bergerak dengan kecepatan tinggi di lubang kegelapan.

__ADS_1


Karena itu, Ren Yuu mengambil keputusan. Ia terus bergerak dan memperhatikan semua tempat yang ada di sekitarnya. Ia tentu akan melakukan hal yang harus dilakukan untuk menembus Tier True God 3rd Heavenly Layer, yaitu menyerap sebuah inti dunia kelas atas. Dalam perhitungannya, ia membutuhkan waktu sekitar hampir 20 tahun, itupun jika dia menemukan dunia yang layak untuk diserap. Tetapi ia tidak khawatir sama sekali karena itu tidaklah sulit sama sekali menemukan dunia yang kuat.


Dengan teknik bergerak di luar angkasa, ia tidak akan kesulitan mencarinya.


“Jika begitu, sudah diputuskan, aku akan mengelilingi Realms Of The Sea untuk meningkatkan kekuatan.” Batin Ren Yuu.


Waktu terus berlalu, Ren Yuu pun akhirnya menemukan sebuah dunia yang layak untuk diserap. Di dunia itu sangat banyak Atlantis Race yang terlihat tetapi ia tidak peduli sama sekali dengan mereka. Ia tentu dapat merasakan niat membunuh Chu Feng pada dirinya sebelumnya. Dan oleh sebab itu, ia tidak akan ragu untuk membunuh Atlantis Race karena ia sudah berpikir bahwa Realms Of The Sea tidak layak lagi untuk dijadikan rekan melawan God Race dan Abyssal Race.


Jika Dewa Laut mengetahui apa yang dipikirkan oleh Ren Yuu, ia tidak akan tau harus berbuat apa. Ia tidak tau bahwa dengan mengirim Chu Feng akan membuat segalanya semakin sulit bagi mereka untuk membawa Ren Yuu ke sisi Realms Of The Sea. Kenyataannya, bisa dikatakan saat ini Ren Yuu telah resmi menjadi musuh Realms Of The Sea setelah dia menyerap sebuah inti planet di Realms Of The Sea.


**


Dewa Laut saat ini memasang wajah muram karena sudah mendapatkan kabar terus-menerus tentang Ren Yuu yang membunuh banyak Atlantis Race atau Atlantis campuran di berbagai dunia di Realms Of The Sea. Setelah itu dunia itu juga hancur tanpa menyisakan siapapun di dalamnya.


Di dalam ruangannya, Dewa Laut tidak bisa berkonsentrasi lagi untuk mempertahankan penghalang. Ia tau bahwa tidak lama lagi, musuh akan segera tiba dan kehancuran Realms Of The Sea tidak akan mencapai waktu 1.000 tahun lagi.


“Sial! Kenapa semuanya menjadi seperti ini?” Dewa Laut sangat muram saat ini. Ia melihat ke arah tertentu dan itu tempat Trident Of Destiny dan Sea God Palace berada. Banyak jenius muda yang mencoba untuk menggunakannya, tetapi banyak dari mereka yang telah kehilangan Kultivasi karena Takdir mereka di sedot oleh Trident Of Destiny.


Dewa Laut berdiri dan memasang wajah muram. Ia saat ini membuat pengaturan tentang pemilik Trident Of Destiny selanjutnya untuk menarik keluar pewaris sah Realms Of The Sea karena itu sudah tidak terlihat dalam waktu yang sangat lama.

__ADS_1


Tentu saja penguasa sah Realms Of The Sea adalah Dewa Laut sebelumnya yang merupakan pemilik Trident Of Destiny dan juga Guru Dewa Laut saat ini. Setelah kematiannya, tidak ada lagi pewaris yang terlahir entah mengapa. Menurut Dewa Laut saat ini, itu dikarenakan Trident Of Destiny telah di bawa keluar dari Realms Of The Sea sehingga pewaris sah juga terlahir di luar.


“Jika dia memang terlahir di luar sana, maka..” Mata Dewa Laut menyipit sedikit dan menatap ke arah clan Chu berada. Ia menatap dengan seksama seorang wanita yang sedang bermeditasi.


“Mungkinkah itu dia? Tetapi, kenapa tidak ada aura Takdir yang menyelimutinya?” Mata Dewa Laut semakin menyipit saat melihat ke arah Xinxin.


Dewa Laut termenung dalam waktu yang sangat lama. Ia masih memikirkan tentang Ren Yuu saat ini sebagai pemegang sah Trident Of Destiny. Walaupun Ren Yuu bukanlah pewaris sah, tetapi dia diakui oleh Trident Of Destiny itu sendiri.


“Tunggu dulu! Jika tidak ada pewaris, maka..” Kilatan kegembiraan terlintas di benak Dewa Laut saat melihat ke arah Xinxin. Ia menyadari fakta penting saat ini bahwa sebenarnya pewaris sah Realms Of The Sea adalah Xinxin.


“Aku yakin itu dia! Dan cara untuk membangunkannya..” Dewa Laut menatap ke arah tertentu lagi dan itu tempat makam Gurunya berada.


“Maka.. dia harus memiliki Bloodline Guru untuk menjadi pewaris yang sebenarnya!”


.


.


Hari ini cuma update 1 bab dan author mau kasih sedikit pengumuman. Author tidak tau apakah harus buat buku baru atau lanjut di GOD atau buat seri GOD 2, nanti akan author pikirkan kembali karena pendapatan di novel ini sudah habis, tetapi sangat tanggung membuat novel baru karena bisa dikatakan sudah mendekati akhir. Juga, author meminta maaf karena kadang novel ini agak amburadul, itu disebabkan oleh bukan author asli yang menulis sebagian bab karena author asli terkadang sibuk. Kalian pasti tau di beberapa bab itu terasa hampa membacanya. Juga, di sini author akan beritahu bahwa author akan berlibur beberapa hari, paling lama tiga hari, tetapi kemungkinan cuma dua hari saja.

__ADS_1


Walaupun belum waktunya, Author ucapkan selamat hari Raya Idul Fitri.


__ADS_2