God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 193 - Ketakutan


__ADS_3

Aura keenamnya naik pesat, saat energi dan hukum mereka berbenturan, keenamnya langsung melesat ke arah musuh masing-masing.


Ren Yuu tentu saja berhadapan dengan God Race muda yang memiliki kekuatan luar biasa mengerikan. Ia sadar bahwa kesempatannya untuk menang satu lawan satu sangatlah kecil dengan tingkat kultivasinya saat ini. Jika saja ia menerobos Tier True God, kemungkinan kemenangan akan mencapai persentase 50-60% dan itu itupun jika ia menggunakan teknik Dark King : Gate Of Darkness.


Dari bentrokan sebelumnya dengan God Race lainnya, Ren Yuu sangat paham bahwa perbedaan hukum di Dunia Tersegel dan Alam Semesta asli sangatlah berbeda. Dan para makhluk yang ada di luar Dunia Tersegel sangatlah kuat luar biasa jika mencapai Tier True God.


Semua itu membuat Ren Yuu paham bahwa perbedaan diantara setiap tahapan Tier True God sangatlah besar. Semakin tinggi kultivasi, semakin lebar jarak dari tahap sebelumnya.


Tring!


Bloody Mist Sword yang di pedang oleh Ren Yuu berbenturan langsung dengan pedang milik God Race muda yang menjadi musuhnya. Ia merasakan berat luar biasa hanya dengan bentrokan pertama.


“Kau sangat lemah saat ini! Serahkan nyawamu untuk diadili oleh aturan God Race!” God Race muda itu menyeringai kejam saat mendorong Ren Yuu sekuat yang ia bisa. Tetapi sebenarnya ia sangat takut dengan Ren Yuu saat ini karena Ren Yuu hanyalah Tier Half God Late tetapi masih bisa menandinginya.


“Aku harus melumpuhkan bocah ini secepat mungkin. Jika dia di biarkan tumbuh lebih jauh, dia akan menjadi ancaman yang sangat besar. Aku tidak bisa membunuhnya saat ini di sini karena jika pemusnahan pemilik Profound Emperor Darkness dilakukan seperti biasa, penerusnya akan terus muncul. Aku harus menangkapnya dengan segala cara dan membawanya kepada pemimpin.” batin God Race muda itu.


Pertarungan mereka pun tidak dapat dihindarkan lagi.


Ren Yuu sudah merasakan bahwa musuh akan menggunakan kekuatan penuh. Karena itu, ia hanya bisa mengerahkan semua yang dimilikinya. Juga, tentu saja ia akan memanggil bala bantuan jika terdesak atau dalam posisi yang bisa memberi kesempatan kepada rekan dan keluarganya untuk menyerang musuh.


**


Di tempat yang tidak terlalu jauh dari pintu keluar tempat Ren Yuu berada, terlihat tiga sosok yang sedang bergerak dengan kecepatan tinggi di ruang hampa.


“Aku sudah menemukan keberadaannya, aku telah menanam energi milikku di dalam tubuh muridku sebelumnya agar bisa mengetahui di mana dia berada.” sosok yang berbicara tersebut adalah Hao Yue yang telah kembali dari Jalan Asura bersama dengan dua individu untuk membantunya membawa muridnya.


“Oh? Kau sangat terampil dan sudah membuat langkah agar bisa mencari muridmu.” sosok lain yang berbicara adalah seorang wanita yang pernah membuat kesepakatan dengan Ren Yuu, Dewi Serigala Surgawi.


Hao Yue melirik ke arah Dewi Serigala Surgawi dengan tatapan yang aneh. Ia tentu sudah mengetahui identitas rekannya itu saat ini.

__ADS_1


“Kita harus cepat! Sangat banyak God Race yang memiliki aura kuat di sekitar sini. Jika mereka lebih dulu tiba di tempat muridmu, dia akan lebih dulu terbunuh.” satu individu lagi yang merupakan seorang pria, berbicara dengan nada yang sangat datar.


Hao Yue kembali melirik ke rekannya yang lain. Pria di dekatnya itu adalah salah satu orang terkuat yang pernah ia temui. Bahkan lebih kuat dari pada Chen Fan sekalipun yang telah menerobos Tier True God 5th Heavenly Layer.


Pertama kali Hao Yue memasuki Jalan Asura dan berada di wilayah inti penguasa di sana, ia sangat terkejut karena sangat banyak makhluk kuat. Bahkan banyak kultivator yang lebih kuat darinya di tempat itu.


“Lin Shi, apa kesepakatan yang kau buat dengan Yuu'er?” tanya Hao Yue kepada Dewi Serigala Surgawi yang bernama Lin Shi.


Lin Shi menatap ke arah Hao Yue sejenak dan berkata. “Lebih baik kau bertanya kepada muridmu. Itu bukanlah sesuatu yang merugikannya, juga, butuh waktu lama untuk menepati perjanjian kami karena saat ini muridmu masih lemah. Aku merasa bahwa muridmu tidak akan mungkin mencapai Tier True God dalam waktu satu tahan, akan menjadi prestasi luar biasa jika dia mencapai Tier Half God Early.”


Mendengar ucapan Lin Shi, wajah Hao Yue berkerut. “Kau terlalu meremehkan putraku.” balas Hao Yue.


Lin Shi menatap Hao Yue dengan tatapan penuh arti. “Mengapa kau selalu menyebut muridmu sebagai putramu?”


Sudut bibir Hao Yue melengkung sedikit mendengar pertanyaan Lin Shi. Ia tidak menjawab sama sekali karena merasa itu tidak perlu.


Tujuan awalnya adalah membalas dendam dengan membuat monster karena keberadaan Profound Emperor Darkness. Namun, semakin lama ia semakin menyayangi Ren Yuu dan melampaui rasa sayang seorang Guru.


Serta, Xing Jianying yang selalu menemaninya juga membuatnya terasa nyaman. Kedua muridnya memang sangat spesial. Tetapi bukan karena itu ia menganggap mereka seperti anak-anaknya.


Juga, setelah mencapai Tier True God sebelumnya, balas dendamnya pun tampak pudar karena selalu memikirkan kedua muridnya. Bukannya Hao Yue lupa dengan kematian kedua anaknya. Tetapi ia merasa jauh lebih penting untuk merawat Ren Yuu dan Xing Jianying dari pada membalas dendam.


Melihat Hao Yue yang tidak menjawab, Lin Shi sama sekali tidak memaksa. Ia mengerti bahwa Hao Yue memiliki pemikirannya sendiri dan itu bukan urusannya.


“Ayo lebih cepat. Kita akan tiba dalam waktu beberapa jam.” Hao Yue mengerahkan energinya dan meningkatkan kecepatannya untuk bergerak di ruang hampa.


Lin Shi berserta satu lagi pria yang menjadi rekan mereka hanya mengangguk kecil dan meningkatkan kecepatan untuk mencapai tempat Ren Yuu berada.


Hao Yue tidak merasakan keberadaan Xing Jianying saat ini dan ia langsung tau bahwa kedua muridnya telah bertemu di dalam Dunia Tersegel dan sudah pasti saat ini Xing Jianying berada di dalam Dimensional Life milik Ren Yuu.

__ADS_1


Setelah mengumpulkan banyak pengetahuan lainnya, Hao Yue juga terkejut bahwa Dimensional Life milik muridnya adalah salah satu senjata Dewa yang bertujuan untuk menciptakan Alam Semesta baru. Dari semua itu ia mengetahui bahwa muridnya memang memiliki keberuntungan yang luar biasa.


**


Di pintu keluar lainnya, terlihat saat ini satu sosok wanita yang di kelilingi oleh puluhan God Race.


Wanita cantik itu tidak lain adalah Sheng Mei. Ia menatap semua God Race yang mengelilinginya dari segala arah.


“Kenapa saat aku keluar aku harus mendapatkan masalah baru? Akan sangat merepotkan jika pemimpin God Race mengetahui identitasku.” batin Sheng Mei.


“Tangkap wanita itu lalu kita akan mengintrogasinya!” perintah pemimpin regu God Race.


Semua God Race langsung melesat ke arah Sheng Mei bersamaan.


“Menangkap ku?” wajah Sheng Mei sedikit dingin.


Sheng Mei mengeluarkan Sheng Qi'er dari dalam miniatur istana yang tiba-tiba muncul di tangan kanannya. Ia telah membawa semua ras Celestial Phoenix di dalam Artefak miliknya sebelumnya.


“Bunuh mereka semua!” perintah Sheng Mei.


“Baik Yang Mulia.” Sheng Qi'er yang di beri perintah, mengeluarkan kekuatannya yang membuat semua God Race tiba-tiba membeku dan berkeringat dingin.


Sheng Mei melihat Sheng Qi'er yang membunuh God Race satu per satu dengan mata tanpa emosi.


Saat pembantaian terjadi, Sheng Mei tiba-tiba membeku dan melihat ke arah tertentu.


Wajahnya berubah sangat dingin dan terlihat ia saat ini sedikit pucat. “Tidak.. kenapa dia muncul di Alam Semesta ini?”


Tubuh Sheng Mei sedikit gemetaran karena masih ingat dengan aura yang membuatnya ketakutan di masa lalu.

__ADS_1


__ADS_2