God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 130 - Akhir Pertempuran


__ADS_3

Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan


Ledakan energi dan hukum Kegelapan terjadi di Padang Es dalam radius hampir seratus km. Teknik yang dilancarkan oleh Ren Yuu bertujuan untuk memusnahkan semua anggota ras Green Dhemin sekaligus.


Di langit, Ren Yuu yang masih dalam bentuk Dark Kirin, menatap ke arah bawah dengan seringai kejam di wajahnya. Ia tidak lagi membuka gerbang kedua karena telah mencapai batas penarikan energi yang bisa ia lakukan dari Kaisar Kegelapan Kedelapan.


Saat ledakan energi dan hukum telah mereda, terlihat dua sosok yang masih berdiri dengan susah payah di atas permukaan es yang telah hancur.


Kedua makhluk hijau itu tidak lain adalah Ma Ji dan Ma Lu.


Mereka berdua menatap ke sekeliling dan memasang wajah yang sangat marah karena semua anggota ras mereka telah binasa akibat ledakan energi sebelumnya.


“Sialan! Kenapa bisa seperti ini?” Ma Ji yang hampir tidak mampu berdiri lagi bergetar di seluruh tubuhnya saat menatap semua anggota rasnya tergeletak tak bernyawa di atas permukaan es.


Sementara Ma Lu, walaupun ia sangat marah saat ini, ia tidak berbicara apa-apa lagi. Semangat hidupnya pun sudah turun karena kelalaiannya, ras Green Dhemin akan punah dari Dunia Tersegel.


Di tempat yang sangat jauh, De Gao dan De Cao tidak bisa berkata-kata karena serangan Ren Yuu sebelumnya sangatlah kuat. Mereka tidak tau bagaimana bisa Ren Yuu mengerahkan teknik sekuat itu. Mereka tidak tau bahwa Ren Yuu sebenarnya meminjam energi yang berasal dari Kaisar Kegelapan Kedelapan.


Lan Xiuro yang masih dilindungi oleh Heart Mirror, tersenyum manis karena tau bahwa suaminya sangatlah kuat.


“Suami memang yang terbaik.” batin Lan Xiuro.


Sementara Xue Ling Long pun sangat bersemangat karena orang yang ingin ia ikuti seumur hidupnya dan orang yang memberinya nama sangatlah kuat luar biasa.


Ren Yuu yang masih terbang di udara, melesat ke arah bawah dengan kecepatan tinggi.


Bom!


Getaran terjadi di permukaan es saat Ren Yuu mendarat tidak jauh dari Ma Ji dan Ma Lu. Ia menatap keduanya dengan senyum jahat.


“Dasar makhluk sialan! Kau telah membunuh semua anggota ras kami! Tidak ada ampun bagimu!” Ma Ji mengeluarkan semua energinya saat Ren Yuu tiba tidak jauh dari posisinya.


“Tidak ada ampun? Benarkah? Perlihatkan kepadaku seperti apa kau tidak mengampuniku.” balas Ren Yuu sambil menunjukkan giginya yang tajam.

__ADS_1


Ma Ji yang dikendalikan oleh amarahnya langsung melesat ke arah Ren Yuu walaupun kondisinya saat ini sangat tidak memungkinkannya untuk bertarung lagi.


“Dasar tidak tau diri!” ucap Ren Yuu dan mengepalkan cakarnya lalu mengayunkannya sekuat tenaga ke arah Ma Ji yang mendekat ke arahnya seperti orang gila.


Bang!


Pukulan telak mengenai Ma Ji yang tampak dikuasai oleh amarah.


Krak! Krak! Krak!


Suara patah tulang terdengar di seluruh tubuh Ma Ji saat menerima pukulan super cepat dan kuat dari Ren Yuu.


Sementara Ma Lu hanya diam tidak bergerak. Pikirannya saat ini sangat kosong karena sudah menyerah kepada nasib.


Ren Yuu kembali ke bentuk manusianya karena ia juga sebenarnya sangat kelelahan. Namun, karena staminanya yang luar biasa dan persediaan energinya yang besar, ia masih bisa berdiri sampai saat ini.


Di tangan kanan Ren Yuu kini pun telah muncul Dragon Slayer Lance.


“Sudah saatnya untuk menghabisi kalian berdua!” Ren Yuu menusuk Dragon Slayer Lance ke dalam permukaan es lalu menyalurkan semua energinya untuk mengakhiri pertempuran.


Jrezh!


Dari dalam permukaan es, tombak dalam jumlah yang sangat besar langsung melesat ke arah atas.


Jleb! Jleb! Jleb!


Ma Lu yang sudah putus asa langsung di tusuk oleh tombak tombak tersebut.


Sementara Ma Ji yang berada di kejauhan juga mengalami hal yang sama. Ia hampir tidak bisa berdiri lagi dan Ren Yuu tidak mau mengulur waktu lagi dan langsung membunuh keduanya.


Melihat ke tempat Ma Lu dan Ma Ji, Ren Yuu menaikkan sudut bibirnya. Ia menarik kembali Dragon Slayer Lance, lalu tombak yang ada di tangan Ren Yuu pun pudar menjadi serpihan energi.


“Akhirnya selesai..” gumam Ren Yuu. Ia perlahan duduk di permukaan es karena berlebihan dalam menggunakan energi dan hukum. Ia hampir menguras semua kekuatannya saat bertarung sebelumnya.

__ADS_1


Jika saja Ren Yuu tidak bisa menarik kekuatan Kaisar Kegelapan Kedelapan, ia tidak mungkin mampu untuk membunuh semua anggota ras Green Dhemin seorang diri.


“Suami..” suara Lan Xiuro terdengar di telinga Ren Yuu dan ia menoleh ke arah samping.


Lan Xiuro langsung menerkam Ren Yuu sampai terbaring di atas permukaan es.


“Xiuro..” Ren Yuu menghela nafas panjang saat melihat istrinya yang sangat aneh sedang berada di atasnya.


“Suami memang sungguh luar biasa..” ucap Lan Xiuro lalu mencium Ren Yuu tiba-tiba yang membuat Ren Yuu tidak tau harus bereaksi seperti apa.


Xue Ling Long yang baru tiba menatap kejadian itu dengan tatapan kosong penuh arti. Ia sama sekali tidak paham tentang hubungan romantis karena ia tidak pernah memikirkan hal seperti itu sedari dulu.


**


Tidak jauh dari lokasi tempat pemusnah ras Green Dhemin, sosok Celestial Snow Fox sedang mendekat dengan kecepatan tinggi.


Celestial Snow Fox itu tiba di sebuah tebing es dan menatap ke arah kejauhan.


“Tidak jauh dari sana memang tempat pertarungan besar yang terjadi sebelumnya.” gumam Celestial Snow Fox yang memiliki ukuran tinggi 3 meter dan merupakan pemimpin dari cabang clan Salju sebelah Utara, Xu Zu.


“Patriak mengatakan bahwa aku harus membunuh makhluk yang menggunakan energi yang sangat jahat.” gumam Xu Zu. Ia menatap ke arah kejauhan lagi dengan tatapan serius.


“Apakah yang lainnya telah tiba? Mungkin aku sendiri akan kesulitan untuk membunuh makhluk itu.” Xu Zu merujuk pada tiga pemimpin cabang clan Salju lainnya.


“Sepertinya kau yang pertama tiba.” suara seseorang terdengar dan sosok Celestial Snow Fox lainnya tiba tidak jauh dari lokasi Xu Zu.


Dia tidak lain adalah pemimpin cabang clan Salju sebelah Selatan, Xe Peng.


“Kita berdua adalah yang terdekat dari lokasi pertempuran. Kemungkinan butuh waktu setengah hari lagi dengan kekuatan mereka agar tiba di tempat ini.” ucap Xu Zu sambil melirik ke arah Xe Peng.


Mereka berdua tidak memiliki hubungan yang baik. Tetapi, karena perintah, mereka berdua menyampingkan pemikiran untuk berseteru. Misi dari clan utama adalah yang terpenting.


Tidak sampai setengah hari kemudian, dua Celestial Snow Fox lainnya tiba di lokasi.

__ADS_1


“Kalian berdua telah tiba. Ayo kita segera pergi untuk memburu makhluk dengan energi Kejahatan yang sangat kuat!” Xu Zu berkata sambil melirik ke arah dua Celestial Snow Fox yang baru tiba.


Keduanya hanya mengangguk karena itu adalah misi mereka semua untuk menghalangi makhluk apa saja yang masuk ke dalam Padang Es dengan segala cara.


__ADS_2