God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 144 - Kerjasama Generasi Muda Melawan Makhluk Kuat


__ADS_3

Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan


Sebelah timur clan Salju


Bom! Bom! Bom!


Pertempuran dahsyat terjadi di tempat itu.


Xue San saat ini sedang melawan empat individu yang memiliki tingkat kekuatan Tier Half God Early.


“Bagaimana ini bisa terjadi? Dari mana asal kekuatan bocah-bocah ini?” Xue San tidak percaya sama sekali keempat makhluk lemah di hadapannya bisa mengimbanginya dengan cara yang aneh. Harga dirinya sebagai tetua clan Salju turun seketika.


“Aku sebagai Celestial Snow Fox dengan tingkat kekuatan Tier True God 4th Heavenly Layer sedang di tekan oleh makhluk rendahan?” Xue San sangat marah. Ia melihat ke arah lain dan semua anggota yang ia bawa telah binasa dalam waktu yang singkat.


“Ke mana kau melihat?” suara seorang wanita terdengar tidak jauh dari Xue San.


“Ice Age..”


Wanita itu menyentuh permukaan es lalu getaran kuat terjadi.


Semua permukaan es di sekitar Xue San tampak hidup dan menyerangnya dari berbagai arah.


Zhung! Zhung! Zhung! Duar!


Ledakan besar terjadi seketika dan terlihat es yang berhamburan di mana-mana.


“Yehuang.. apakah serangan sebelumnya berhasil?” salah satu sosok muncul di sebelah wanita sebelumnya yang tidak lain adalah Lan Yehuang.


“Tidak.. dia berhasil kabur. Dia adalah makhluk terkuat yang pernah kita lawan selama berada di Dunia Tersegel ini.” ucap Lan Yehuang sambil melirik ke samping.


Di samping Lan Yehuang, ada pria yang sedang memegang dua pedang bercahaya di tangannya. Ia tidak lain adalah Ji Yan, calon Penguasa Realms Of The Chaos.


“Ya. Aku tidak pernah melihat makhluk sekuat itu. Bahkan Guru Pan Gu pun pasti bukan tandingannya.” ucap Ji Yan serius.


“Jika kita tidak memiliki ahli rune dan charm di sekitar kita, kita pasti sudah tamat sejak pertama kali bertemu dengannya.” lanjut Lan Yehuang.


“Ya. Saudariku memang pusat dari kekuatan tempur kita saat ini. Ras Celestial Snow Fox itu tidak boleh sampai tau.” ucap Ji Yan.


“Um..” Lan Yehuang mengangguk dan mengeluarkan pedangnya untuk melawan Xue San lagi.


Xue San muncul di tempat yang tidak terlalu jauh setelah berhasil menghindari serangan Lan Yehuang.


“Dasar merepotkan!” wajah Xue San semakin muram. Saat ia ingin bergerak, serangan kuat lainnya menerjang ke arahnya.


Duar!


Pilar Cahaya emas melesat dengan kecepatan tinggi ke arahnya.


“Mengambil kesempatan? Dasar Naga lemah! Serangan seperti itu tidak akan layak di sebut!” Xue San mengayunkan sabit di siku kanannya ke arah serangan yang datang.

__ADS_1


Sraing!


Zhep!


Pilar cahaya emas sebelumnya langsung terbelah menjadi dua dan bergerak ke dua arah yang berbeda.


Duar! Duar!


Ledakan energi panas tercipta saat serangan yang di belah oleh Xue San membentur permukaan es.


“Dia sangat kuat!” di udara, terlihat Naga emas yang baru saja selesai menyerang. Ia tidak lain adalah Xiao Bai dalam bentuk sejatinya.


“Giliranmu..” gumam Xiao Bai.


Di sebelah Xue San, sosok biksu botak muncul seketika. Tubuhnya saat ini terlihat berwarna emas sepenuhnya dan memancarkan aura yang sangat suci.


“Buddha Palm..”


Biksu botak yang saat ini menyerang dengan telapak tangannya ke arah Xue San adalah Bei Xu. Aura yang terpancar dari telapak tangannya terasa sangat agung karena tubuh suci sang Buddha miliknya telah sempurna selama berada di Dunia Tersegel.


“Datang satu demi satu! Dasar serangga!” Xue San semakin marah saat ini dan mengayunkan tangannya membentuk cakar ke arah serangan telapak tangan Bei Xu.


Bush!


Sebelum cakar Xue San mengenai telapak tangan Bei Xu, gelombang kejut lebih dulu menelannya.


Zhung!


Duar!


Permukaan es dalam jarak yang sangat jauh terkikis dalam sekejap saat teknik yang dilancarkan oleh Bei Xu membawa musuh bersama dengan teknik yang ia lancarkan.


Ji Yan yang menyaksikan hal itu tidak membuang waktu juga.


“Star God Twin Sword's..”


Ji Yan melempar satu pedangnya ke arah langit. Pedang itu melayang sejenak di langit lalu melesat ke arah tempat Xue San berada dengan kecepatan tinggi.


“Breaker Of Chaos..”


Zhung!


Duar!


Ledakan dahsyat terjadi saat pedang Ji Yan menghantam tempat Xue San berada.


Zhep!


Xue San yang mengalami sedikit luka, mundur menjaga jarak. Ia menatap ke semua musuh saat ini dengan wajah yang sangat jelek.

__ADS_1


“Kenapa ini? Tidak mungkin ada makhluk Tier Half God bisa menampilkan kekuatan seperti ini! Dan sekarang, ada empat dari mereka yang memiliki kekuatan sangat besar menyamai Tier True God 3rd Heavenly Layer!” Xue San semakin muram karena jika benar tingkat kekuatan keempat musuh sebesar itu, pertarungan akan berlangsung sangat lama dan belum tentu ia bisa menang.


“Sialan! Sialan! Sialan!” Xue San meraung keras di langit karena sangat marah. Ia merasa telah di permainkan oleh empat bocah ingusan yang hanya memiliki tingkat kekuatan Tier Half God Early.


“Hati-hati! Dia akan mengamuk!” Ji Yan yang memiliki posisi paling dekat langsung memperingati rekannya.


Lan Yehuang, Xiao Bai dan Bei Xu langsung menjadi serius seketika.


Aura Xue San meledak dahsyat. Ia mengeluarkan semua energi dan hukum yang ia miliki saat ini untuk memusnahkan musuh lemah yang telah mempermainkannya.


“Sial! Tingkat pancaran energi ini sungguh luar biasa!” batin Xiao Bai, Ji Yan, Bei Xu dan Lan Yehuang.


Tetapi energi Xue San tiba-tiba surut yang membuat mereka berempat bingung sejenak.


“Kesempatan!” Bei Xu mengirim transmisi suara kepada Xiao Bai, Ji Yan dan Lan Yehuang.


“Tunggu! Jangan serang dia!” suara lain memasuki pikiran Bei Xu yang membuat ia berhenti di tempat.


Xue San yang awalnya mengeluarkan semua kekuatannya memasang wajah jelek. “Kenapa harus di saat seperti ini?” ia menatap kembali ke arah Keempat musuh yang ada di bawah.


“Aku akan mengurus kalian nanti! Pertemuan berikutnya, kalian tidak akan lolos!” ucap Xue San. Ia langsung menghilang seketika dari posisinya. Sangat terlihat bahwa Xue San memiliki urusan yang sangat penting saat ini.


“Cih! Sungguh beruntung makhluk sialan itu pergi!” Ji Yan berkata dengan nada muram.


“Ya.” Xiao Bai muncul di sebelah Ji Yan dalam bentuk manusianya sambil menghela nafas panjang.


“Kenapa sebelumnya kau menghentikan ku, Ji Xian?” tanya Bei Xu dengan sedikit kerutan di dahinya.


Zhep!


Sosok wanita cantik luar biasa muncul di depan Bei Xu dengan wajah sangat marah.


“Jika tidak, kau akan mati, dasar botak sialan!” teriak Ji Xian sambil mengayunkan pukulan combo ultimate ke arah Bei Xu.


Buak! Buak! Buak!


“Aku minta maaf!” Bei Xu meminta ampun saat Ji Xian mulai memukulinya.


Lan Yehuang perlahan berjalan ke arah Xiao Bai dan Ji Yan sambil melirik sekilas ke arah Ji Xian yang memukuli Bei Xu menjadi bubur.


“Lain kali kita harus menghindari Celestial Snow Fox itu. Beruntung bagi kita dia tidak menemukan Ji Xian.” ucap Lan Yehuang sambil menghela nafas panjang.


“Ya.” Ji Yan dan Xiao Bai mengangguk setuju.


“Ayo kita pergi. Kita harus menyelidiki tempat apa sebenarnya itu. Kali ini kita harus lebih berhati-hati.” lanjut Lan Yehuang.


“Aku setuju denganmu. Tidak selamanya rune yang aku buat tidak akan diketahui oleh musuh.” ucap Ji Xian sambil menyeret Bei Xu yang sudah babak belur.


“Ayo kita pergi!” ucap Ji Yan dan langsung bergerak. Ia tau bahwa mereka harus menghindari clan Salju mulai saat ini.

__ADS_1


Xiao Bai langsung mengikuti bersama dengan Lan Yehuang. Lalu Ji Xian pun ikut sambil membawa Bei Xu yang sedang meratapi nasibnya di tindas oleh Ji Xian.


Ren Yuu tidak tau bahwa lima orang yang ia kenal juga sudah mencapai pusat Padang Es dan membuat kekacauan bagi clan Salju.


__ADS_2