God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 230 - Melawan Patriak Clan Liu


__ADS_3

“Bunuh mereka!” Teriak Patriak kepada dua Tetua clan Liu.


Xiuyu dan Liu Zhanya pun langsung bergerak ke arah dua tetua untuk menahannya.


Di sisi lain, Ren Yuu yang dalam bentuk Dark Kirin pun langsung menyerang Patriak clan Liu dengan cakarnya.


“Dasar Beast Race sialan! Apa kau pikir dengan ukuran seperti itu aku akan takut?” Patriak clan Liu memasang ekspresi dingin dan niat membunuhnya meledak. Di tangan kanan Patriak clan Liu, pedang berwana hitam muncul menggantikan pedang yang ia gunakan sebelumnya.


Patriak clan Liu mengangkat pedangnya ke arah atas untuk menahan cakar raksasa Ren Yuu.


Tring!


Bom!


Kaki Patriak clan Liu tenggelam sedikit. Ia terkejut dengan berat serangan Ren Yuu. Ia menyeringai kejam saat tangan kirinya dibaluti oleh energi dewa yang sangat kuat.


Pusaran air tampak terpancar di tangan kirinya, saat Patriak clan Liu hendak menyerang, seseorang muncul di sebelahnya.


Buak!


Leizu meninju tepat di kepala Patriak clan Liu.


Bom!


Patriak clan Liu tenggelam di permukaan pasir. Tetapi ia langsung melayang lagi ke arah atas. Ada sedikit jejak memar di kepalanya saat menerima pukulan Leizu secara langsung.


“Oh? Tampaknya kekuatanmu belum pulih sepenuhnya. Jika itu kau yang dulu, mungkin aku akan terluka lebih parah. Tapi, dengan kekuatanmu saat ini, kau tidak akan mampu melawanku.” Patriak clan Liu menyeringai.


Leizu tetap diam. Ia mengepakkan sayapnya dan berhenti di udara. Auranya muncul di sekeliling tubuhnya.


Plak!


Sayap Leizu mengembang dan selanjutnya, bayangan makhluk tidak dikenal muncul. Tanda di dahi Leizu pun tampak muncul. Itu adalah kekuatan garis darah God Race versi baru yang muncul karena perkawinan silang antara ras lain.


Ren Yuu yang menatap kemampuan itu pun menyipitkan matanya. Ia tentu dapat merasakan bahwa kekuatan Leizu sebenarnya tidak tampak membesar. Tetapi bahaya yang dipancarkan oleh tubuh Leizu semakin besar.


“Kau adalah anomali diantara God Race campuran. Demi kesejahteraan Realms Of The Sea, aku akan membunuh mu di sini!” ucap Patriak clan Liu dingin.


Ren Yuu hanya mendengus mendengarnya, ia mengayunkan kembali cakarnya sekuat tenaga.


Dragon Claw!


Sraing!


Lima bilah raksasa melesat ke arah Patriak clan Liu dengan kecepatan yang sangat tinggi. Dari serangan tersebut, Ren Yuu juga menanam energi dan hukum Kematian yang sangat pekat.


“Aura yang sangat menjijikkan!” dengus Patriak clan Liu. Ia pun menyilangkan pedang di depan dadanya lalu membuat gerakan yang tampak sangat unik.

__ADS_1


Sraing!


Blar!


Ledakan besar terjadi yang membuat Ren Yuu terkejut. Ia sama sekali tidak melihat energi apapun tetapi tebasan sederhana itu mampu menahan serangannya.


Zhep!


Patriak clan Liu muncul di bawah Ren Yuu dan mengayunkan pedangnya sekali lagi. Dengan kecepatan yang sangat tinggi, ia sudah mengayunkan tiga tebasan.


Sraing! Sraing! Sraing!


Crang! Crang! Crang!


Suara benturan logam terdengar yang membuat Patriak clan Liu terkejut bahwa serangannya tidak mampu untuk menggores skala naga Ren Yuu.


Ren Yuu sudah melihat hal itu dengan hukum Takdir, tentu hanya diam saja, ia pun mengambil kesempatan mengayunkan cakarnya sekali lagi secara langsung.


“Cih!” Patriak clan Liu berdecak kesal sambil melapisi tubuhnya dengan energi dewa miliknya. Ia pun mengangkat pedangnya untuk mengurangi dampak kerusakan.


Crang!


Benturan logam terdengar kembali. Tetapi kali ini Patriak clan Liu terpental menjauh karena menerima serangan secara langsung. Ia hanya merasakan sedikit rasa sakit ditubuhnya. Ketika ia terhenti di udara, ia merasakan bahaya disekitarnya.


Leizu juga mengambil kesempatan dan muncul di belakang Patriak clan Liu sambil mengayunkan tinjunya. Kali ini, tinju Leizu tampak dibaluti oleh energi yang membentuk kepala makhluk yang tampak muncul di belakangnya sebelumnya.


Tring!


Patriak clan Liu menahan serangan Leizu dengan sangat mudah. Ia pun sekaligus mengayunkan tangan kanannya sekuat tenaga ke arah Leizu.


Kepalan tangan yang tampak sedikit terbuka melesat ke arah Leizu. Itu sudah dibaluti oleh energi dan hukum Air yang sangat kuat yang berasal dari perubahan energi dewa.


Buak!


Leizu merasakan sakit di dadanya saat menerima serangan super cepat dari Patriak clan Liu. Ia tentu dapat tau bahwa ia bukan tandingan Patriak clan Liu. Bahkan di masa puncaknya, ia hampir tidak bisa melawan Patriak clan Liu dalam waktu yang lama. Ia pasti mendapat kerugian jika bentrok satu lawan satu.


Patriak clan Liu melirik ke arah Ren Yuu karena ia tau bahwa Ren Yuu adalah masalah sebenarnya. Untuk menembus kulit luar Ren Yuu yang sangat tebal, ia membutuhkan usaha yang sangat besar.


“Jika seperti ini, tampaknya aku harus membunuh Leizu lebih dulu setelah itu baru berurusan dengannya!” batin Patriak clan Liu. Ia pun langsung pergi mengejar Leizu yang terpental menjauh darinya.


Ren Yuu yang menatap itu mengerti bahwa Patriak clan Liu ingin membunuh Leizu lebih dulu.


“Tampaknya kau lumayan pintar. Tetapi, kau tidak bisa melakukan apa yang kau inginkan.” Ren Yuu menyeringai dan tubuhnya perlahan mengecil. Ia masuk ke mode setengah naga lalu mengepakkan sayapnya mengejar Patriak clan Liu.


Kini di tangan kanan Ren Yuu telah muncul Dragon Slayer Lance.


Patriak clan Liu yang sedang bergerak ke arah Leizu pun menjadi waspada seketika melihat mode setengah naga itu. Yang ia takutkan adalah, kecepatan itu sangat dekat dengan kecepatannya.

__ADS_1


“Sial! Siapa yang harus lebih dulu ku bunuh?” Patriak clan Liu bingung. Jika ia melawan Ren Yuu dan Leizu bersama-sama, ia pasti akan kewalahan. Lebih bijak menurutnya jika membunuh mereka satu per satu.


“Tidak ada cara lain! Aku akan menggunakan itu!” batin Patriak clan Liu, ia pun terus bergerak karena tau jaraknya dengan Ren Yuu masih jauh. Walaupun kecepatan mereka hampir sama, sudah pasti ada perbedaan dan memang benar bahwa kecepatan Ren Yuu lebih rendah.


Leizu yang menyetabilkan tubuhnya pun langsung waspada karena Patriak clan Liu menuju ke arahnya. Ia membuat kuda-kuda untuk menyerang sekali lagi.


“Terima ini..” Leizu memukul dari jauh menggunakan tinjunya ke arah Patriak clan Liu yang sedang mendekat.


Bang!


Tinju itu membuat gelombang kejut tak kasat mata. Tetapi serangan itu sudah diisi oleh energi dan hukum yang sangat kuat.


Tetapi Patriak clan Liu yang sudah sering bertarung dengan Leizu tentu tau semua tekniknya.


Tanpa berhenti sedikitpun, Patriak clan Liu menebas ke arah depan.


Sraing!


Saat itu terjadi, jurang lebar tercipta seketika dan di pinggir jurang itu, tampak air yang sangat banyak menyebar ke segala arah. Serangan itu seperti Patriak clan Liu sedang membelah lautan walaupun tidak ada air di tempat itu.


“Kau lebih lemah dari bocah Beast Race itu! Jadi, lebih baik aku menahan mu!” Patriak clan Liu yang sudah mendekat, menebas kembali beberapa kali.


Sraing! Sraing!


Leizu merasakan bahaya besar dan menghindari semua tebasan yang tampak seperti pisau air menuju ke arahnya.


“Kena kau!” Patriak clan Liu mengambil kesempatan mendekat ke arah Leizu saat menghindari serangannya.


“Segel Laut Dalam!”


Dari jarak hampir sepuluh meter, Patriak clan Liu mengarahkan tangan kirinya ke arah Leizu. Saat itu terjadi, Leizu tampak membeku.


Leizu langsung dikelilingi oleh air yang kemudian memadat seperti bola. Itu adalah teknik yang untuk memenjarakan musuh. Dengan kekuatannya, itu tidak akan sulit melakukannya. Namun cadangan energinya akan terus di serap mempertahankan penjara tersebut.


Ketika Patriak clan Liu ingin menyerang Leizu yang tertangkap, Ren Yuu tiba lebih dulu sambil mengayunkan Dragon Slayer Lance ke arah Patriak clan Liu.


“Cih!”


Patriak clan Liu langsung mengayunkan pedangnya juga ke arah Ren Yuu.


Tring!


Benturan terjadi sekali lagi tetapi Ren Yuu tetap di dorong mundur sedikit.


“Sepertinya aku harus membunuh mu dalam waktu singkat agar bocah campuran itu tidak terlepas!” ucap Patriak clan Liu dengan senyum kejam.


Mendengar kata-kata percaya diri Patriak clan Liu, Ren Yuu tersenyum kejam. “Membunuhku, tampaknya aku tidak punya pilihan lain dan harus menggunakan kartu truf ku. Ayo kita lihat apakah kau bisa membunuhku, tetapi berjaga-jagalah agar tidak terbunuh!”

__ADS_1


__ADS_2