God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 202 - Tekad


__ADS_3

Sheng Mei telah membuat rencana tambahan agar kesempatan untuk menjatuhkan Jin Xan di masa depan menjadi lebih besar.


“Aku harap apa yang menjadi prediksi ku di masa depan akan menjadi kenyataan.” Sheng Mei menggertakkan giginya dengan kuat sambil menatap buah aneh yang ada di tangan kanannya.


Di sisi lain, Ren Yuu saat ini terus melawan Sheng Qi'er sekuat tenaga. Ketika ia ingin bergerak ke arah Sheng Mei, ia akan langsung di hadang.


“Tidak bisa seperti ini. Waktu ku tidak akan lama lagi.” Ren Yuu yang menjaga jarak sejenak, semakin muram. Akhirnya ia mengerti bagaimana kekuatan makhluk yang telah mencapai Tier True God 7th Heavenly Layer.


Ren Yuu yang kini menggunakan pedang tunggal di tangannya, membuat gerakan kembali. Bloody Mist Sword langsung dilapisi oleh energi dan hukum Kegelapan yang sangat kuat yang berasal dari Kaisar Kegelapan Keenam.


Saat mengumpulkan energi dari tubuhnya dan menyalurkannya ke Bloody Mist Sword, Ren Yuu merasa jaringan-jaringan otot yang ada di dalam tubuh terutama pembuluh darahnya pecah sedikit demi sedikit. Ia menahan rasa sakit luar biasa di dalam tubuhnya.


“1 menit.. hanya 1 menit lagi tubuh ku bisa bertahan. Tetapi, dengan garis darah Kirin yang tersisa 10%, aku yakin bahwa tubuh ku akan pulih jika aku menemukan sumber daya yang sesuai.” batin Ren Yuu. Ia awalnya telah mempertaruhkan semuanya dan hanya memiliki secuil harapan untuk pulih setelah membakar hampir semua esensi darahnya.


Prediksi Ren Yuu memang tidak salah. Dengan sumsum tulang belakang Kirin yang ada di tubuhnya, pemulihannya pasti akan lebih cepat. Hanya saja, hal yang mengganggunya saat ini adalah Origin Core miliknya yang perlahan terkikis karena tidak mampu menampung energi dan hukum yang ia tarik dari Alam Semesta.


Ren Yuu langsung mengayunkan Bloody Mist Sword dan mengabaikan hal itu untuk saat ini. Ia telah merencanakan pelarian juga. Di saat-saat terakhir, ia akan mendobrak penghalang sekuat tenaga. Ia yakin dengan semua jumlah esensi darah yang ia bakar, tidak mungkin penghalang tersebut tidak akan pecah.


Dan memang benar, alasan Ren Yuu tidak memecahkannya saat ini adalah karena kehadiran Sheng Qi'er. Ketika ia ingin menghancurkan penghalang, sudah pasti Sheng Qi'er akan menyerangnya di saat-saat itu. Itulah sebabnya saat ini Ren Yuu mencoba untuk mencari kesempatan.


Darkness Slash!


Sraing! Sraing!


Ren Yuu mengayunkan Bloody Mist Sword dua kali ke arah Sheng Qi'er. Ruang robek dan teknik tersebut melesat ke arah Sheng Qi'er dengan kecepatan tinggi. Ia tidak lagi mengincar Sheng Mei karena tau bahwa hal itu tidak mungkin ia lakukan saat ini.


Melihat tebasan super kuat mengarah kepadanya, Sheng Qi'er langsung memutar tubuhnya dan tampak seperti melancarkan serangan dengan cara menendang.


Wrath Of The Phoenix!


Saat tubuh Sheng Qi'er telah berputar dan menendang dengan kakinya ke arah serangan Ren Yuu, Phoenix ungu yang tercipta dari energi dan hukum Api melesat dengan kecepatan tinggi.


Duar!

__ADS_1


Kedua serangan berbenturan seketika dan menciptakan ledakan yang sangat besar di ruang hampa.


Ren Yuu telah memprediksi semua itu dengan hukum Takdir miliknya, saat sebelum ledakan terjadi, ia telah mengayunkan Bloody Mist Sword sekali lagi.


Sraing!


Serangan tak kasat mata melesat ke arah Sheng Qi'er. Itu adalah tebasan yang mirip dengan tebasan dimensi karena sangat tersembunyi di dalam hukum Kegelapan.


Sheng Qi'er mencoba melacak Ren Yuu saat terjadinya ledakan. Tetapi ia terkejut saat ia merasakan sakit luar biasa di perutnya.


Crash!


Darah yang sangat banyak menyemprot. Sheng Qi'er tidak mengharapkan sama sekali bahwa Ren Yuu memiliki gerakan tersembunyi seperti itu.


Walaupun merasa sakit luar biasa saat perutnya robek, Sheng Qi'er tetap memasang wajah datar. Luka-luka di tubuhnya perlahan pulih saat ia membakar esensi darahnya sedikit.


Di sisi lain, Ren Yuu yang telah memprediksi itu langsung melesat dengan kecepatan tinggi ke arah penghalang yang ada di belakangnya.


Sraing!


Ketika Bloody Mist Sword menghantam penghalang, pecahan kaca terdengar seketika.


Prang!


Sheng Mei yang menatap itu di kejauhan langsung memberi perintah kepada Sheng Qi'er.


“Ternyata dugaan ku benar. Penghalang ini bisa dihancurkan dengan semua kekuatan yang aku miliki!” batin Ren Yuu. Ia langsung menyimpan Bloody Mist Sword lalu membuat lubang kegelapan untuk menggunakan teknik Darkness Shift.


Di sisi lain, Sheng Qi'er sangat marah saat ini. “Sialan! Kau pikir bisa kabur dariku?”


Sayap Phoenix muncul di punggung Sheng Qi'er.


Sayap itu diciptakan melalui energi dan hukum Api milik Sheng Qi'er. Ia pun membakar esensi darahnya sedikit lebih banyak kali ini agar Ren Yuu tidak lolos dari tangannya.

__ADS_1


Sayap Phoenix di punggung Sheng Qi'er mengepak dan ia langsung melesat dengan kecepatan tinggi.


“Tarian kematian..”


Ren Yuu yang baru masuk ke dalam lubang kegelapan, terkejut saat merasakan Sheng Qi'er telah mendekat dengan kecepatan tinggi.


“Sial!” Ren Yuu memaksa tubuhnya untuk masuk ke dalam lubang kegelapan. Tetapi ia salah menilai, target Sheng Qi'er saat ini bukan dirinya.


Bush!


Di depan Ren Yuu, ledakan energi dan hukum Api melenyapkan jalur kegelapan yang ia ciptakan. Matanya melebar seketika. Jika saja Sheng Qi'er menyerang ke arahnya, ia akan lebih dulu bergerak dengan teknik Darkness Shift. Tetapi ia tidak menyangka bahwa Sheng Qi'er tampak seperti mengerti bagaimana tekniknya berkerja.


Tubuh Ren Yuu yang kelelahan sudah kehabisan energi. Ia menggunakan hukumnya Takdir untuk melacak Sheng Qi'er. Ia menemukannya, tetapi respon tubuhnya tidak mampu lagi mengimbangi kecepatan Sheng Qi'er.


Buak!


Ren Yuu menyilangkan kedua lengannya karena sadar ia akan terkena serangan. Walaupun ia berhasil menahan, tetap saja ia memuntahkan darah yang sangat banyak dan terpental sangat jauh.


“Sial! Apakah ini adalah akhirnya?” mata Ren Yuu sedikit kabur saat ini. Ia mencoba menjaga kesadarannya. Energi yang menyelimutinya pun pudar perlahan karena semua esensi darah yang ia bakar telah habis.


Tap!


Tiba-tiba Ren Yuu merasakan lehernya di cekik. Ia melihat ke depan dengan mata kabur dan menemukan Sheng Qi'er yang menatapnya dengan dingin.


“Tampaknya aku telah kalah kali ini..” Ren Yuu berbicara dengan sudah payah. Walaupun Sheng Qi'er tidak mencekiknya dengan kuat, setiap bagian tubuhnya terasa sangat sakit.


“Baru kali ini aku melawan orang sekuat kau! Bahkan Xue Wen tidak akan memberi perlawanan seperti ini.” ucap Sheng Qi'er sedikit memberi pujian kepada Ren Yuu.


“Heee.. aku tidak butuh pujian darimu. Karena aku telah tertangkap, tampaknya lebih baik aku menggunakan kartu truf terakhir ku.” Ren Yuu menatap Sheng Qi'er dingin. Ia tentu tidak akan mau menjadi tawanan saat ini. Kesembilan Origin Core miliknya bersinar terang di dalam dantian-nya.


Sheng Qi'er tentu sangat terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Ren Yuu. Ia tidak pernah menemukan manusia segila Ren Yuu sebelumnya.


“Ha-ha-ha.. coba hindari ini jika bisa!”

__ADS_1


__ADS_2