God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 47 - Pengunaan Bloodline


__ADS_3

Dunia Tersegel


"Tempat apa ini sebenarnya? Kenapa di pantai laut ini pun banyak binatang monster berjaga-jaga dan mencoba untuk menghentikan ku masuk?" Tanya Ren Yuu.


Binatang monster di hadapan Ren Yuu terdiam karena ia tentu tidak akan mau membagikan informasi apapun.


"Tidak ada apa-apa di sini dan tempat ini hanyalah tempat tinggal bagi ras kami yang mencoba untuk hidup damai!" Jawab binatang monster itu.


"Mencoba untuk hidup damai?" Ren Yuu terkekeh karena sangat terlihat binatang monster di hadapannya tidak pandai berbohong.


"Jika kau tidak mau memberitahu, maka aku akan mencari informasi darimu secara paksa!" Ucap Ren Yuu dingin.


Broken Star Light!


Zhep!


Ren Yuu tiba seketika di hadapan binatang monster itu. Ia mengayunkan lengan kirinya yang telah dilapisi oleh energi dan hukum Air yang ia kuasai.


Buak!


"Uhuk.."


Binatang monster itu terkejut saat merasakan sakit luar biasa di perutnya. Ia memuntahkan darah dan langsung terpental sangat jauh.


Ren Yuu menyeringai lalu bergerak lagi dengan kecepatan tinggi.


Zhep!


Ren Yuu tiba di belakang binatang monster itu dan mengayunkan pukulan lagi dengan tangan kanannya. Ia tidak lagi menggunakan Trident Of Destiny karena ia ingin mengambil informasi dari binatang monster yang ia pukuli.


Buak!


Pukulan telah mendarat di punggung binatang monster itu. Binatang monster itu merasakan sakit sekali lagi dan sampai saat ini ia pun tidak mampu untuk mengikuti pergerakan Ren Yuu.


Sebelum binatang monster itu terpental, Ren Yuu langsung menangkap binatang monster itu.


Tap!

__ADS_1


Tanpa membuang waktu, Ren Yuu langsung menggunakan tekniknya untuk mengambil informasi. Ia tidak lagi menggunakan Devour Teknik karena ia akan mengalami sakit juga di jiwanya menyerap ingatan siapapun pun itu. Kali ini ia menggunakan pembacaan ingatan melalui Profound Heavenly Demon Great Soul.


Energi spiritual terpancar dari tangan kiri Ren Yuu dan ia pun langsung menyalurkan energi spiritual ke dalam jiwa binatang monster itu untuk membaca ingatannya.


Setelah 1 detik kemudian, Ren Yuu mengerutkan keningnya karena ada sesuatu di jiwa binatang monster itu.


"Arrrrrggghhhh!" Binatang monster itu berteriak keras karena merasa jiwanya di cabik cabik.


Duar!


Sebelum Ren Yuu menarik lengannya, kepala binatang monster itu meledak seketika.


Ren Yuu pun terkejut dan langsung melapisi tubuhnya dengan energi mendalamnya.


Bushh!


Ren Yuu yang sudah bertahan langsung terpental jauh akibat ledakan itu. Kemudian ia menyetabilkan tubuhnya dan memasang wajah jelek.


"Apa itu tadi?" Batin Ren Yuu karena bahkan dengan keahlian Bloodline miliknya, ia tidak bisa membaca ingatan dari binatang monster kuda laut sebelumnya.


Tidak ada luka sama sekali di tubuh Ren Yuu karena serangan mendadak seperti itu tidak akan mampu melukainya.


Tanpa membuang waktu, Ren Yuu langsung menuju ke tempat itu. Saat ini para penjaga yang ada di sekitar penghalang itu tidak ada lagi karena telah di bunuh oleh Ren Yuu.


Tentu Ren Yuu tau bahwa dengan kejadian sebelumnya, ada seseorang yang akan mengetahui apa yang ia lakukan. Sebab, apa yang tertanam di kepala Binatang monster sebelumnya pasti di buat oleh individu tertentu.


Walaupun begitu, Ren Yuu tidak takut sama sekali. Mungkin saja individu yang menanam segel itu adalah individu yang kuat. Jadi apa? Ren Yuu tidak akan takut dengan individu yang hanya bisa bersembunyi di bayang-bayang dan melakukan cara curang untuk membunuh seseorang yang mendekat ke wilayah kekuasaannya serta memperlakukan bawahannya seperti alat.


Penghalang yang membuat tempat itu tidak terlalu kuat menurut Ren Yuu. Mungkin seseorang yang menciptakannya memang sengaja melakukan hal itu agar makhluk lain bisa masuk. Ren Yuu telah memeriksanya dengan energi spiritualnya dari kejauhan. Dan saat tiba di depan penghalang, ia terus berpikir kenapa binatang monster sebelumnya mencoba menghentikannya masuk ke dalam.


Di tangan kanan Ren Yuu, Dagger tercipta seketika. Ia tidak lagi berpikir kenapa binatang monster itu menghalanginya. Ketika ia masuk ke dalam, ia akan mendapatkan jawabannya.


Sraing!


Ayunan Dagger sederhana yang Ren Yuu lakukan langsung merobek penghalang. Ia pun langsung masuk ke dalam dan setelah masuk, robekan yang ia ciptakan perlahan menutup kembali.


"Lalu, aku harus memulai dari mana?" Ren Yuu bergumam sambil melihat ke sekelilingnya. Belum ada terlihat sama sekali makhluk lainnya atau pun tempat tinggal para binatang monster laut sejauh mata memandang.

__ADS_1


Karena itu, Ren Yuu hanya melihat tempat-tempat yang mungkin di lalui oleh para binatang monster laut.


Di bawah, terlihat banyak rerumputan laut yang bergoyang-goyang dan ada beberapa dari tempat itu yang dijadikan tempat untuk beristirahat.


"Sepertinya aku telah menemukan petunjuk." Ren Yuu menaikkan sudut bibirnya karena ada beberapa rute yang dilalui oleh para binatang monster untuk mengangkat sesuatu. Tidak akan heran para binatang monster di sini melakukan hal itu karena mungkin mereka tidak mengetahui tentang cincin ruang.


Zhep!


Ren Yuu langsung melesat ke arah tempat para binatang monster yang lalui. Ia yakin bahwa di tempat yang jauh itu ia akan menemukan sesuatu yang membuat tempat ini begitu dilindungi dan tidak membiarkan siapapun untuk masuk.


Sambil bergerak dengan kecepatan tinggi, Ren Yuu memperhatikan semua daerah sekitarnya. Tempat yang ia masuki hanya sekedar mirip dengan Nether Sea Continent. Tetapi nyatanya sangatlah berbeda. Tumbuhan yang ada di tempat itu pun tidak Ren Yuu ketahui satupun jenisnya.


Dan juga, semakin jauh ia bergerak, daerah yang ada di bawahnya pun berubah tidak lagi di tumbuhi oleh tumbuhan laut. Sebab, tempat yang Ren Yuu tuju tampak seperti daerah bebatuan aneh berwana hijau.


Bahkan sekitar 70% dari dasar laut itu seperti terbuat dari batu berwana hijau.


Menggunakan energi Spiritualnya, Ren Yuu telah memeriksa bebatuan saat sedang bergerak. Tetapi tidak ada yang istimewa sama sekali yang membuatnya semakin bingung.


Dengan kecepatan penuhnya, Ren Yuu telah bergerak selama beberapa jam dan dasar laut itu pun sudah sepenuhnya menjadi bebatuan.


Ren Yuu yang sedang bergerak, menatap ke arah kejauhan. Ia tersenyum kecil karena di tempat yang lumayan jauh, ada terlihat kota yang bangunannya tampak seperti tumbuhan dan beberapa terlihat seperti menara walaupun itu juga adalah tumbuhan dan karang.


Juga, banyak binatang monster yang berlalu lalang di tempat itu. Semua dari mereka tampak telah berevolusi menjadi humanoid laut.


Hal lainnya yang membuat Ren Yuu bingung, tumbuhan yang berada di sana ternyata tumbuh dari bebatuan hijau aneh.


Ren Yuu berhenti karena jaraknya sekitar beberapa km dari tempat itu.


"Sepertinya aku harus menggunakan cara ini agar tidak di kejar oleh semua binatang roh," batin Ren Yuu. Ia berkonsentrasi dan menggunakan Heavenly Bloodline Atlantis miliknya secara maksimal.


Bloodline miliknya perlahan menutupi semua Bloodline lainnya atau lebih tepatnya, Ren Yuu mencoba menekan Bloodline-nya yang lain.


Tanda di dahi Ren Yuu bersinar kemudian dan langsung redup. Tetapi tanda di dahinya tidak hilang walaupun tidak bersinar lagi.


Lalu, kulit Ren Yuu pun menumbuhkan sisik berwarna biru. Kini, hampir di seluruh permukaan kulitnya terlihat sisik pudar.


"Aku tidak menyangka bahwa Bloodline bisa digunakan seperti ini." Batin Ren Yuu dengan senyum kecil. Warna rambutnya pun berubah menjadi biru laut karena pengaruh dari Heavenly Bloodline Atlantis.

__ADS_1


"Waktunya untuk memeriksa tempat apa sebenarnya ini."


__ADS_2