
“Kau..” Atlantis campuran itu yang menatap kedua rekannya telah tewas pun sedikit gemetaran di tubuhnya.
Sementara itu, Ren Yuu yang baru saja selesai membunuh musuh, menarik Dragon Slayer Lance dan menatap ke arah musuh terakhir.
“Kau ingin mati seperti apa?” tanya Ren Yuu yang menyimpan Dragon Slayer Lance.
“Kau terlalu meremehkan aku, Beast Race!” teriak Atlantis campuran tersebut dan langsung menyerang ke arah Ren Yuu. Ia kini merasa bahwa Ren Yuu adalah Beast Race aneh dengan kemampuan bentuk setengah Naga. Tetapi ia sadar bahwa Ren Yuu sangatlah kuat karena garis darah Naga adalah termasuk yang tertinggi diantara para Beast Race. Namun ia sama sekali tidak gentar karena kultivasi Ren Yuu satu tahap di bawahnya.
Ren Yuu menyeringai saat musuh mendekat ke arahnya. Ia sebelumnya tentu tidak menggunakan kekuatan penuhnya agar satu musuh lagi tidak kabur saat ia membunuh dua yang terlemah.
“Mati!” teriak Atlantis campuran tersebut sambil mengayunkan pedangnya sekuat tenaga ketika muncul di hadapan Ren Yuu.
Tap!
Ren Yuu langsung menangkap pedang itu dengan santai karena ia sudah melihat semua pergerakan musuh dengan hukum Takdir.
“Kau..” Atlantis campuran tersebut tercengang karena betapa mudahnya Ren Yuu menangkap serangannya.
“Kau mengatakan ingin membunuhku sebelumnya? Apakah kau tidak mampu melihat perbedaan kekuatan mu denganku? Setahuku, ada Atlantis campuran sepertimu yang mampu merasakan kekuatan seseorang hanya dengan nafasnya saja.” ucap Ren Yuu datar.
Atlantis campuran tersebut terkejut mendengarnya. Ia tidak tau harus membalas apa karena saat ini yang ada di dalam pikirannya hanyalah kabur untuk memanggil teman-temannya supaya berurusan dengan Ren Yuu.
Tetapi Ren Yuu tidak tau bahwa kemampuan yang ia sebutkan sebelumnya hanya beberapa yang memilikinya dan kebetulan Leizu adalah salah satunya.
Karena Atlantis campuran tersebut hanya diam dan ketakutan, Ren Yuu pun tidak membuang waktu dan langsung mengangkat tangannya ke arah musuh.
Energi Kegelapan merembes dari tangan Ren Yuu dan ia menggunakan teknik yang diajarkan oleh Gurunya tetapi itu berbasis energi dan hukum Kegelapan.
Darkness Shock wave!
Bushh!
__ADS_1
Atlantis campuran tersebut langsung di telan oleh energi dan hukum Kegelapan tanpa bisa melawan sama sekali.
Saat ledakan itu selesai, tubuh Atlantis campuran tersebut tampak terkelupas karena digerogoti oleh sesuatu. Tubuhnya sedikit kurus dan sudah tidak bernyawa lagi.
Ren Yuu menaikkan sudut bibirnya dan menatap ke arah tangannya. Ada energi milik musuh yang tampak tersangkut di energi Kegelapan miliknya.
“Oh? Tampaknya aku bisa menyerap kekuatan musuh walaupun itu sangat kecil. Tetapi walaupun aku membunuh ribuan dari mereka, mungkin kultivasi ku akan meningkat sebanyak 20% saja. Jika ingin menerobos menggunakan cara ini, aku setidaknya membunuh ratusan Tier True God 4th Heavenly Layer agar aku menerobos. Juga, semakin tinggi kultivasiku, semakin banyak persyaratan untuk menerobos menggunakan cara yang sama.”
“Tidak masalah, jika aku bertemu dengan sosok yang kuat sedang sekarat, energinya akan ku sedot sampai kering dan darahnya akan kuberikan kepada Iblis Darah!” Ren Yuu tersenyum kejam saat ini. Ia pun mengeluarkan Bloody Mist Sword dan menusuk mayat yang mengapung di ruang hampa.
Setelah menyedot semua esensi darah musuh, Ren Yuu kembali menyimpan Bloody Mist Sword dan menatap ke arah bawah.
Melihat dunia yang tidak jauh di dekatnya, Ren Yuu menaikkan sudut bibirnya dan langsung melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi ke arah sumber aura Bloodline milik Mei.
Zhung!
Ren Yuu tampak seperti meteor dengan api hitam saat memasuki atmosfer dunia tersebut yang sedikit mirip dengan planet Laut Kaca walaupun warnanya berbeda. Ia terus bergerak masuk dan semakin merasakan Bloodline milik Mei yang sudah sangat dekat.
“Hm? Banyak diantara mereka yang memiliki kultivasi Tier True God 3rd Heavenly Layer dan beberapa dari mereka memiliki kultivasi Tier True God 4th Heavenly Layer.” gumam Ren Yuu. Ia tentu tidak takut. Tetapi merasa bingung kenapa Mei berada di tempat seperti itu.
Ren Yuu tetap memasang wajah datar tetapi ada riak aura membunuh di seluruh tubuhnya karena memikirkan kemungkinan lainnya.
“Jika kalian berani menyentuh muridku, aku akan memusnahkan kalian semua.” ucap Ren Yuu saat pupil matanya berubah menjadi pupil mata Naga.
Zhep!
Ren Yuu kemudian bergerak seperti meteror hitam ke arah tempat Mei berada. Semakin mendekat ia, wajahnya semakin dingin karena merasakan aura Mei yang tampak sangat lemah. Dari kejauhan tentu ia tidak akan tau bagaimana kondisi Mei karena ia hanya mampu melacak keberadaan Bloodline Mei.
Di beberapa bangunan, terlihat beberapa Atlantis campuran yang menatap ke arah Ren Yuu yang bergerak seperti sebuah meteor.
“Apa itu?” tanya salah satu Atlantis campuran di sebuah gedung tinggi dengan wajah berkerut.
__ADS_1
“Pasti musuh!” ucapnya dingin dan langsung memukul sesuatu di dekatnya tanda bahwa ada musuh yang datang.
Bong!
Suara gong yang sangat kuat menyebar ke seluruh pulau itu sebanyak tiga kali menandakan ada musuh yang datang.
Semua Atlantis campuran di tempat itu pun menoleh dan menatap ke arah Ren Yuu yang sudah mendekat dengan kecepatan yang sangat tinggi. Mereka semua tidak membuang waktu dan langsung bergerak untuk melihat apakah benar itu musuh atau tidak.
Duar!
Ren Yuu menabrak tanah. Ia perlahan berdiri dari posisi jongkok dengan aura Kegelapan yang masih menyelimutinya. Ia menatap ke arah sebuah gedung aneh di depannya dan ada gerbang besar yang di jaga oleh beberapa Atlantis campuran.
“Siapa kau?” teriak salah satu Atlantis campuran dan mengeluarkan senjatanya. Beberapa rekannya pun melakukan hal yang sama karena merasa bahwa Ren Yuu adalah musuh yang dikatakan oleh seseorang di menara pengawas.
Ren Yuu tidak menjawab, ia hanya mengedarkan energi spiritualnya ke dalam bangunan itu dan menemukan Mei berada di dalamnya dengan kondisi yang memprihatikan.
“Bagus! Sangat bagus! Kalian semua akan mati hari ini!” ucap Ren Yuu dengan wajah yang sangat marah.
“Apa kau bilang? Kami semua mati? Kaulah yang akan mati!” teriak salah satu Atlantis campuran dan melesat ke arah Ren Yuu dengan kecepatan penuhnya sambil mengayunkan pedang di tangannya.
Ren Yuu yang menatap itu mengibaskan lengannya ke samping dan energi dan hukum Kegelapan meledak ke arah depan.
Wusssh!
Energi dan hukum Kegelapan itu melewati semua Atlantis campuran dan membuatnya tergeletak di atas tanah karena kehilangan semua energi mereka.
“Apa yang terjadi?” salah satu Atlantis campuran gemetaran karena tubuhnya tidak bertenaga saat ini.
Ren Yuu dengan wajah dinginnya perlahan berjalan ke arah depan. Ia telah mendeteksi semua Atlantis campuran dalam jumlah yang sangat besar bergerak ke arahnya dan hampir tiba.
Dengan wajah dingin, Ren Yuu berhenti di tempatnya dan melirik ke kiri dan ke kanan. Ia pun langsung mengeluarkan Bloody Mist Sword sambil berkata, “Sudah waktunya bagi kalian semua untuk mati karena telah memperlakukan muridku sedemikian rupa!”
__ADS_1