God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 126 - Kedua Ras Bertemu


__ADS_3

Dunia Tersegel, Tanah Keputusasaan


Ren Yuu, Lan Xiuro dan Xue Ling Long saat ini sedang menunggu di depan istana es.


Tidak jauh dari mereka, De Gao menatap ke arah kejauhan dan di kejauhan terlihat puluhan ribu anggota ras Ice Giant yang sedang berkumpul.


De Cao muncul tiba-tiba di depan Lan Xiuro sambil berlutut. “Nyonya, pasukan telah siap. Tetapi sebelum itu aku ingin menyampaikan informasi.”


“Informasi apa?” tanya Lan Xiuro.


“Sebelumnya anda telah memberi perintah untuk memusnahkan ras Green Dhemin dari dunia ini. Dan kebetulan semua ras Green Dhemin sedang berada di tanah Keputusasaan dan tidak jauh dari Padang Es. Karena itu, kami sengaja memberi informasi kepada ras Green Dhemin agar mereka masuk ke Padang Es. Dengan begitu, kita akan menghemat waktu untuk memusnahkan mereka sekaligus tanpa pergi ke wilayah mereka yang berada di luar Tanah Keputusasaan.” De Cao memberi tau semua rencana yang telah ia susun dengan rapi.


“Apakah mereka semua akan muncul? Mereka tidak akan sebodoh itu percaya dengan informasi yang sengaja kau bocorkan.” tambah Lan Xiuro dengan kerutan di dahinya.


“Anda tidak perlu khawatir nyonya. Dengan tempramen ras Green Dhemin, mereka akan percaya dan pergi ke tempat ini, sebab, mereka pasti merasa masih lebih kuat dari pada ras Ice Giant seperti di masa lalu sehingga mereka dengan percaya diri datang ke tempat ini.” ujar De Cao.


“Tampaknya kau telah memikirkan semuanya secara matang.” Lan Xiuro memuji kecerdasan De Cao.


De Cao saat ini sudah bertugas sebagai otak ras Ice Giant dan De Gao merupakan ujung tombak ras Ice Giant. Sementara De Bao adalah pemimpin selanjutnya dari generasi muda ras Ice Giant.


“Anda terlalu memuji saya nyonya..” ucap De Cao walaupun sebenarnya ia merasa sangat senang di puji saat ini walaupun tidak menunjukkannya.


Sebelum ada yang berbicara lagi, di belakang De Cao muncul satu Ice Giant.


“Lapor nyonya..”


“Saat ini kelompok ras Green Dhemin telah mendekat. Tolong beri perintah anda.” ucap Ice Giant tersebut dan dia merupakan salah satu Ice Giant dengan tingkat kekuatan yang setara dengan De Cao, Tier True God 2nd Heavenly Layer.


“Oh? Tampaknya mereka memang sangat ingin membunuhmu suami.” Lan Xiuro berkata sambil menatap ke arah Ren Yuu.

__ADS_1


“Apa yang kamu lakukan sehingga semua ras Green Dhemin memburumu?” tanya Lan Xiuro penasaran.


“Tidak banyak, aku hanya membunuh beberapa jendral mereka dan juga tuan muda ras Green Dhemin.” jawab Ren Yuu lurus.


“Hanya?” batin De Cao dan satu lagi Ice Giant yang bernama De Mo. Mereka tidak bisa berkata-kata dan sudah pasti apa yang dilakukan oleh Ren Yuu memancing amarah pemimpin ras Green Dhemin.


“Tapi mereka sungguh berani untuk menargetkan mu. Sungguh tidak tau diri.” dengus Lan Xiuro lalu menatap ke arah De Cao dan De Mo.


“Bereskan mereka tanpa tersisa satupun!” perintah Lan Xiuro dingin.


“Baik!” De Cao dan De Mo langsung pergi ke sisi De Gao untuk memberi tau perintah.


“Ayo pergi Xiuro, aku juga ingin mencoba sekuat apa sebenarnya pemimpin ras Green Dhemin.” Ren Yuu tersenyum kecil karena ia ingin bertarung juga saat ini. Garis darah Naga di nadinya memberontak agar menginjak-injak seseorang yang mencoba menargetkannya.


“Um..” Lan Xiuro mengangguk kecil karena ia tidak akan khawatir terhadap Ren Yuu, sebab, semua ras Ice Giant sedang bersama dengan mereka saat ini. Sudah pasti tidak akan ada sesuatu yang merugikan terjadi nantinya.


Ren Yuu mengeluarkan sayapnya dan perlahan terbang ke langit.


Sayap itu terlihat seperti benang-benang tipis yang digabungkan membentuk sayap dan tidak merobek pakaian Ren Yuu setiap kali dikeluarkan. Lan Xiuro pun ikut melayang ke udara mengikuti Ren Yuu dari belakang sama halnya bagi Xue Ling Long yang sedari tadi hanya diam.


Saat Ren Yuu, Lan Xiuro dan Xue Ling Long bergerak ke arah tempat yang ditunjukkan oleh De Mo, semua anggota ras Ice Giant pun ikut bergerak karena sudah waktunya untuk memusnahkan saingan lama mereka.


**


Kelompok ras Green Dhemin yang berjumlah ribuan perlahan mendekat.


“Berhenti!” perintah Ma Lu saat merasakan kelompok besar sedang menuju ke arah mereka.


“Ice Giant? Kenapa semua pasukan mereka menuju ke arah kita?” Ma Lu memasang wajah gelap seketika saat merasakan keberadaan kelompok ras Ice Giant.

__ADS_1


“Sudah ku duga bahwa ras Ice Giant ingin berperang sedari awal. Ini waktunya kita memusnahkan ras Ice Giant, Ma Lu!” ucap Ma Ji dingin.


“Sungguh tidak tau diri! Apakah mereka lupa bahwa ras kita lebih unggul dari mereka?” Ma Lu menyeringai kejam juga.


“Kau benar. Sudah waktunya untuk memusnahkan mereka agar ras Green Dhemin menjadi yang terkuat dalam kekuatan tubuh di Dunia ini!” tambah Ma Ji dengan wajah percaya diri.


Tidak sampai 3 menit kemudian, kelompok yang di pimpin oleh Ren Yuu dan Lan Xiuro mendekat ke arah kelompok ras Green Dhemin.


Ren Yuu dan Lan Xiuro terhenti di jarak hampir 100 meter dari ras Green Dhemin.


Semua anggota ras Ice Giant yang kuat menyembunyikan kekuatan mereka agar tidak ada ras Green Dhemin yang kabur. Jika tidak, akan merepotkan jika memburu Green Dhemin yang mencoba kabur terlebih dahulu karena tau tidak mungkin menang melawan ras Ice Giant lagi.


“Kau!” Ma Lu melebarkan matanya saat menatap Ren Yuu. Ia tentu tau seperti apa rupa Ren Yuu yang tidak dalam wujud Naga.


Aura Ma Lu dan Ma Ji meningkat drastis saat melihat penampilan Ren Yuu.


“Lama tidak bertemu, Ma Ji!” suara agak tua De Cao terdengar. Ia muncul di belakang Lan Xiuro yang menatap ras Green Dhemin dengan malas setiap saat.


“De Cao!” Ma Ji menatap De Cao dengan tatapan dingin. Ia tentu tau bahwa semua ini adalah rencana dari De Cao.


“Apa yang kau inginkan? Apakah kau mengambil keputusan untuk jatuh di tangan kami dan mengakhiri konflik selama ratusan ribu tahun?” tanya Ma Ji dingin.


“Jatuh di tangan kalian? Hahahaha.. sungguh kata-kata arogan seperti biasa!” De Cao tertawa lepas yang membuat telinga sakit mendengarnya.


“Diam tolol! Tawamu begitu mengganggu!” Lan Xiuro menoleh ke belakang dan menatap De Cao dengan tatapan tidak puas.


De Cao yang awalnya tampak perkasa langsung ciut seketika. Ia merasa malu saat ini karena Lan Xiuro menyebutnya tolol.


Wajah para anggota ras Ice Giant bergerak-gerak karena menahan tawa.

__ADS_1


Sementara itu, Ma Lu dan Ma Ji tercengang melihat De Cao yang tampak ciut ketika diteriaki oleh Lan Xiuro.


__ADS_2