
Mei menatap Ren Yuu yang dibaluti oleh energi aneh dan membetuk kepompong. Ia tidak dapat merasakan energi kehidupan Ren Yuu lagi. Tetapi ia tidak melakukan apapun karena energi Ilahi terus menerus meresap ke dalam kepompong itu yang artinya Ren Yuu masih hidup.
Waktu terus berlalu, Mei telah menunggu selama lebih dari 5 tahun di tempat itu. Ia mengerti bahwa masih lama waktu untuk Ren Yuu selesai dengan apa yang dilakukan olehnya.
Ia telah menahan terobosannya selama 5 tahun belakangan. Jadi, ia mengambil keputusan untuk keluar dari tempat itu untuk menembus Tier Transformasi Ilahi.
Di dekat Gunung Suci, Mei melalui Heavenly Tribulation setelah selesai menyerap setetes darah yang di beri oleh Ren Yuu. Ia sangat terkejut bahwa itu adalah garis darah spesies Naga tertentu walaupun ia tidak tau apa itu.
Namu Mei tidak seperti Ren Yuu yang bisa berubah menjadi Naga. Namun ia juga memiliki kelebihan, yaitu tubuhnya semakin kuat puluhan kali lipat atau mungkin mencapai ratusan kali lipat dari keadaan normal. Juga, kendalinya terhadap energi dan hukum Kegelapan semakin tinggi. Ia tau bahwa Ren Yuu telah memberinya hadiah luar biasa kali ini.
Mei yang baru saja menembus Tier Ilahi, menatap ke arah kejauhan. Ia tidak menyangka bahwa Ren Yuu akan memberinya begitu banyak setelah ia mengkhianatinya di masa lalu.
“Ren Yuu.. tidak.. aku harus memanggilmu Guru saat ini. Aku tidak akan pernah melupakan semua kebaikanmu. Aku akan berjuang keras untuk mencapai level Dewa yang kamu sebutkan. Aku akan selalu membantumu, menjadi perisaimu, aku akan membantumu membunuh musuh-musuh mu. Bahkan jika nyawaku adalah taruhannya, aku tidak akan keberatan sama sekali.” Mei yang melayang di udara meneteskan air matanya. Ia telah memilih jalannya saat ini dan akan mengikuti Ren Yuu selama-lamanya.
Mei pun langsung kembali ke tempat Ren Yuu berada. Ia terus berkultivasi di tempat itu dan menunggu Ren Yuu bangun.
Waktu terus berlalu, dalam sekejap mata, lima puluh tahun telah terlewati saat Ren Yuu pertama kali melakukan teknik Samsara yang berasal dari bagian pertama kitab Samsara Life And Death.
Dalam waktu itu, Mei beberapa kali keluar untuk melihat dunia luar lalu kembali ke tempat Ren Yuu berada. Ia tidak ingin mengecewakan Ren Yuu sekali lagi yang sudah ia anggap sebagai Gurunya.
Jika Ren Yuu mengetahui apa yang dipikirkan oleh Mei, ia hanya bisa tercengang.
“Aku tidak tau apa nama tingkatan kultivasi ku saat ini.” Mei yang sedang berkultivasi, membuka matanya dan menatap ke arah kepompong Ren Yuu.
“Sudah 50 tahun Guru, apa yang terjadi padamu?” tanya Mei tidak berdaya. Namun ia tidak mau meninggalkan Ren Yuu apapun yang terjadi.
Krak!
Kepompong Ren Yuu yang tiba-tiba berhenti menyerap energi Ilahi, perlahan-lahan retak.
__ADS_1
Mei langsung berdiri dan menghampiri kepompong Ren Yuu. Ia bersemangat saat ini karena waktu yang ia tunggu-tunggu telah tiba.
Krak! Krak!
Kepompong itu perlahan runtuh. Saat itu hancur sepenuhnya, Mei tercengang dengan apa yang ia lihat.
“Guru..” gumam Mei saat melihat sosok bayi yang memiliki tanda satu kelopak aneh di dahinya.
“Akhirnya..” Ren Yuu berteriak keras tetapi hanya suara rengekan seorang bayi yang terdengar.
Mei buru-buru mengambil Ren Yuu yang dalam bentuk bayi. Saat ia menggendongnya, ia merasakan keterikatan tertentu dengan Ren Yuu karena asal Bloodline miliknya memang dari Ren Yuu.
“Guru.. apakah itu kamu?” tanya Mei heran.
Ren Yuu tercengang saat Mei memanggilnya Guru. “Guru? Siapa yang Gurumu Mei? Ini aku Ren Yuu, bukan Gurumu.” teriak Ren Yuu.
Namun di telinga Mei, itu hanya suara rengekan bayi yang tidak dapat ia mengerti. Namun ia mengetahui satu fakta penting. Gurunya Ren Yuu mencoba untuk mengatakan sesuatu padanya.
Ren Yuu tiba-tiba merasa gugup karena Mei selalu memanggilnya Guru. Namun ia juga mengerti, ketika ia berbicara, hanya suara bayi yang terdengar. Ia hanya bisa tersenyum pahit saat ini karena harus menjalani dari awal kembali. Namun ia mengerti bahwa sumber jiwa miliknya meningkat dari waktu ke waktu saat ini.
Juga, Ren Yuu dapat merasakan bahwa saat ini ia hanya memiliki dua Bloodline. Bloodline Dark Kirin dan Profound God Dagger. Ia tidak mengerti mengapa ia kehilangan Profound Emperor Darkness dan Profound Heavenly Demon Great Soul. Tetapi ia menyampingkan pemikirannya saat ini dan fokus untuk memulihkan Bloodline Dark Kirin.
“Degan ini, aku akan hidup kembali. Sekarang aku mengerti mengapa kitab Samsara Life And Death dikatakan manual menantang surga yang bisa membuat bakat individu yang mengolah kitab itu selalu meningkat. Ha-ha-ha, tunggu saja God Race, aku akan menghancurkan kalian, juga Sheng Mei, tunggu aku datang! Aku ingin tau apa sebenarnya tujuanmu! Juga, Guru, semua istriku, ibu, murid-murid ku dan juga semua sahabatku, tunggu aku datang! Aku Ren Yuu telah kembali dari kematian! Ha-ha-ha!” teriak Ren Yuu sambil tertawa.
Tetapi Mei hanya menatap Ren Yuu dengan tatapan kosong penuh arti. Rengekan Gurunya kali sangatlah panjang disertai dengan tawa aneh.
“Mungkin Guru merasa sangat bahagia setelah terlahir kembali. Aku tidak tau teknik seperti apa yang Guru lakukan sehingga Guru menjadi kehidupan baru. Sudahlah, artinya saat ini tugasku adalah merawat Guru.” batin Mei dengan senyum.
Gro-gro-gro!
__ADS_1
Perut Ren Yuu bergema karena ia merasakan lapar.
“Guru, apakah kamu lapar?” tanya Mei sambil menatap Ren Yuu di dalam pelukannya.
Ren Yuu yang merasakan sangat kosong di perutnya tiba-tiba hanya mengangguk kecil sebagai jawaban.
“Biasanya bayi akan meminum susu. Tapi Guru, milikku belum bisa menghasilkan susu.” ucap Mei malu-malu.
Wajah Ren Yuu memerah mendengarnya. Ia tidak menyangka bahwa Mei akan berpikiran sampai ke situ.
“Baiklah, ayo kita keluar mencari susu.” ucap Mei riang dan membawa Ren Yuu keluar dari tempat itu.
Ren Yuu hanya bisa menghela nafas panjang karena Mei tidak menunjukkan susunya kepadanya.
Kali ini, Ren Yuu menjalani kehidupan bersama dengan Mei dalam waktu yang lama sampai ia tumbuh sepenuhnya.
Waktu terus berlalu, tanpa mereka sadari, waktu telah berlalu lebih dari 80 tahun. Kekuatan Ren Yuu telah kembali ke puncaknya. Ia tidak menyangka juga bahwa waktunya untuk mencapai level puncaknya hanya lebih dari setengah waktu yang ia lalui selama ini mencapai kekuatan tertingginya.
Ren Yuu juga sering masuk ke dalam Dimensional Life miliknya dan bertemu dengan para anggota ras God Primal. Namun kondisi Xinxin masih sama seperti semula. Ia tidak tau kapan Xinxin akan sadar dari kultivasinya.
Saat ini Ren Yuu dan Mei berada di sebuah puncak tebing tinggi.
“Mei, apakah kamu yakin dengan keputusan mu?” tanya Ren Yuu.
“Ya Guru.” jawab Mei tegas. Ia pun saat ini telah mencapai Tier Half God Mid dalam waktu 130 tahun. Itu belum bisa dibandingkan dengan Ren Yuu namun kecepatan itu sudah bisa dikatakan mengerikan walaupun tidak dapat menyainginya Yu Ling Er. Sementara Xue Ling Long bahkan lebih mengerikan.
Walaupun mungkin bakat Mei masih berada di bawah kedua muridnya yang lain, Ren Yuu sudah menerimanya sebagai murid walaupun sedikit enggan. Mei selalu merengek untuk dijadikan murid selama 80 tahun ini dan tidak pernah menyerah sama sekali yang akhirnya membuat Ren Yuu hanya bisa menerimanya walaupun sedikit terpaksa.
“Baik. Mulai hari ini kamu akan resmi menjadi murid ketigaku. Ayo, sudah waktunya kita pergi, Guru berencana untuk menembus Tier True God saat ini. Dan dalam waktu 1.000 tahun ini, Guru akan melakukan tujuh kali reinkarnasi. Tanggung jawab keselamatan ku, Guru serahkan padamu Mei.” ucap Ren Yuu.
__ADS_1
“Baik Guru!” mata Mei berkaca-kaca saat ini dan menjawab dengan nada tegas. Apa yang ingin ia capai kini telah berhasil yaitu menjadi murid Ren Yuu.