God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 195 - Jin Xan


__ADS_3

Pertarungan antara Mythical Ancient Dragon God dan makhluk kuno yang bertahan saat insiden di masa lalu tidak terhindarkan lagi.


Di tempat lain, sosok yang mengendalikan monster kuno tersebut sudah mendekat ke arah Sheng Mei.


Sementara Sheng Mei hanya diam saja karena tau bahwa tidak mungkin lari darinya. Ia memiliki wajah muram saat ini, jika makhluk itu membunuhnya, ia tidak akan bisa melawan sama sekali. Bahkan dengan bantuan seluruh anggota ras Celestial Phoenix, mereka tidak akan bisa bertahan dalam waktu beberapa menit.


Zhep!


Sosok itu muncul di jarak hampir 10 meter dari Sheng Mei. Dengan senyum kecil yang ada di wajahnya, ia menatap Sheng Mei dengan seksama. “Lama tidak bertemu Sheng Mei!”


“Lama tidak bertemu, Jin Xan!” Sheng Mei membalas kata-kata individu di hadapannya dengan nada yang sangat dingin. Ia mengepalkan tangannya dengan erat karena masih mengingat masa lalu tentang Jin Xan.


“Oi oi, apakah seperti itu caramu memanggil Gurumu?” Jin Xan menyeringai.


Sheng Mei tidak membalas. Ia hanya menatap Jin Xan dengan tatapan dingin.


“Apa menurutmu aku tidak tau kalau kau membawa semua anggota ras Celestial Phoenix bersamamu?” Jin Xan menatap Sheng Mei dingin tiba-tiba.


Tubuh Sheng Mei gemetaran seketika. Sebelum ia membalas, tangan Jin Xan telah mencekiknya. Ia sama sekali tidak dapat melihat pergerakan Jin Xan.


“Apa kau mencoba memberontak? Kau terlalu naif. Karena hanya setengah Bloodline yang kau miliki dari clan kita, potensimu tidak akan pernah melebihi aku! Sungguh nasib yang sangat sial bagi jenius nomor satu clan Jin!” ucap Jin Xan dingin.

__ADS_1


Sheng Mei meronta-ronta sedikit karena tidak bisa bernafas. Hukum yang meliliti telapak tangan Jin Xan mencoba menghapus semua energi dan hukum yang ada di tabuhnya.


“Apakah hanya sampai di sini?” batin Sheng Mei yang hampir kehabisan nafas. Ia tau bahwa perlawanan apapun yang ia lakukan, tidak mungkin untuk menggores Jin Xan walaupun hanya sedikit.


“Aku ingin memberi kesempatan terakhir padamu! Jika kau bisa menyelesaikan apa yang aku katakan, aku akan membiarkanmu hidup dan melakukan apa saja yang kau inginkan!” Jin Xan melonggarkan cengkramannya di leher Sheng Mei yang membuat Sheng Mei bisa bernafas.


Sheng Mei tetap diam menunggu Jin Xan melanjutkan. Ia juga kesempatan untuknya bisa lepas dari cengkraman makhluk terkuat yang pernah ia temui.


Karena Sheng Mei tetap diam, Jin Xan tau bahwa Sheng Mei menunggu apa sebenarnya tugas itu.


“Bunuh pemegang Profound Emperor Darkness! Aku tidak mau membunuhnya secara pribadi karena mungkin aku akan dikejar oleh mereka berdua! Kami memiliki kesepakatan di masa lalu yang membuat aku tidak akan berurusan dengan para ras yang lemah dan berasal dari luar wilayah kekuasaan ku! Tetapi kau berbeda, kau adalah bagian dari clan ku! Mereka tidak akan keberatan jika aku membunuhmu! Dan jika kau yang membunuhnya, mereka tidak akan mengejarmu!” Jin Xan mengatakan apa keinginannya dan tidak menyembunyikan bahwa dirinya akan mendapatkan masalah.


“Kenapa kau mencoba membunuhnya?” mata Sheng Mei melebar seketika karena Ren Yuu merupakan salah satu kunci untuk memusnahkan makhluk kuat di hadapannya. Hanya perlu beberapa langkah lagi agar ia merekrut Ren Yuu untuk bergandengan tangan melawan Jin Xan.


Sheng Mei gemetaran dan tidak tau apa tujuan Jin Xan. Namun ia membuat spekulasi bahwa Jin Xan takut dengan individu seperti Nan Bei Yun yang pasti bisa membunuhnya.


Karena asal Ren Yuu dari Realms Of The Chaos, Jin Xan tidak akan mengambil resiko melawan dua makhluk kuat bersamaan. Mereka telah membuat perjanjian saat Nine Realms tercipta ketika ia mengambil Realms Of The Abyss untuk dirinya sendiri dan mengendalikan mereka semua dari balik layar.


“Bagaimana? Sebagai hadiahmu, aku akan memberi bagian kedelapan kitab Samsara Life And Death. Aku tidak membutuhkan manual itu karena aku telah mencapai level yang membuatku menjadi abadi, tidak sepertimu. Mungkin dengan kitab ini, kesempatanmu untuk memupuk bakat hingga maksimal akan tercapai.” ucap Jin Xan.


Mata Sheng Mei melebar mendengarnya. Ia telah berkelana ke Nine Realms untuk mencari bagian kedelapan dan kesembilan kitab Samsara Life And Death. Ia juga sudah memikirkan hal itu sebelumnya. Karena ia memiliki garis darah campuran, ia tidak mampu membangkitkan potensi penuh garis darah clan Jin. Hanya dengan kitab itu ia memiliki kesempatan dan melampaui Jin Xan.

__ADS_1


“Baik! Tetapi kau harus menepati janjimu! Aku akan membereskannya.” Sheng Mei langsung setuju.


“Ha-ha-ha. Tidak salah untuk bernegosiasi denganmu. Tetapi, aku ingin kau menggunakan ini, dan bawa apa yang ku minta!” Jin Xan melepaskan cengkramannya ke leher Sheng Mei lalu mengeluarkan benda seperti bola berwarna putih yang terus mengeluarkan energi spiritual.


“Panen jiwa abadi miliknya! Aku yakin bahwa dia telah mencapainya! Eon mengatakan bahwa dia memiliki garis darah Heavenly Demon Immortal Soul!” Jin Xan menyeringai kejam.


Sheng Mei gemetaran mendengarnya. Ia tentu tau apa benda yang di beri oleh Jin Xan. Jika ia melakukan itu, maka warisan Nan Bei Yun serta Kaisar Jiwa akan ikut di lahap dan membuat penerus Kaisar Kegelapan tidak akan pernah muncul kembali.


Dan juga, Sheng Mei mengerti apa tujuan Jin Xan memanen jiwa Ren Yuu. Jin Xan telah mencapai tubuh abadi, namun ia memiliki satu kekurangan juga, setiap anggota clan Jin akan sedikit lemah di jiwa mereka.


Dan di masa lalu, mengapa ras Heavenly Demon Immortal Soul di buru juga karena perintah Jin Xan. Tetapi, setelah memanen semua jiwa mereka, ia tidak menemukan jiwa abadi yang akan membantu kekuatan jiwanya.


Sheng Mei sangat ketakutan karena pengetahuan Jin Xan sangatlah luas. Untuk makhluk yang sangat kejam itu, Jin Xan telah banyak melakukan pekerjaan kotor yang akhirnya membuat leluhur God Race dan leluhur God Primal memburunya.


Tentu Sheng Mei mengetahui kejadian itu di masa lalu. Ia masih muda saat itu ketika Jin Xan membawanya ke clan Jin. Ia tidak ikut berperang di masa itu saat clan Jin di musnahkan oleh God Race dan God Primal.


Dan tentu saja Jin Xan saat ini membenci God Race sampai ke tulang tulang dan menyusun banyak rencana. Ia tidak bisa pergi ke Realms Of The God's karena keberadaan Asura yang menjaga perbatasan Realms Of The Abyss dan Realms Of The God's.


“Ini adalah bagian kedelapan kitab Samsara Life And Death! Ketika kau memberi jiwa abadi anak itu, aku akan melepaskan mu!” Jin Xan mengeluarkan bagian kedelapan kitab Samsara Life And Death dan langsung menghilang dari tempat itu seketika.


Sheng Mei mengambil benda yang di beri oleh Jin Xan dan bagian kedelapan kitab Samsara Life And Death. Ia menghela nafas panjang dan menatap ke arah kejauhan. “Maafkan aku, tetapi aku tidak punya pilihan lain!”

__ADS_1


Niat membunuh merembes dari tubuh Sheng Mei dan ia langsung bergerak ke tempat Ren Yuu berada karena ia mampu melacaknya.


__ADS_2