
Ren Yuu tersenyum kecil karena semuanya datang begitu saja. Ia tidak akan pernah melewatkan kesempatan untuk menjarah sumber energi dewa di clan Liu. Jika ia bisa memindahnya ke dalam Dimensional Life miliknya, itu akan menjadi keuntungan yang sangat besar.
"Baik. Lalu, apa rencana kalian?" tanya Ren Yuu sambil menatap Xiuyu dengan seksama.
"Karena aku sudah mengkonfirmasi identitas mu, aku akan memberitahumu kita akan melaksanakan rencana saat di upacara pernikahan itu. Rencananya tidak sulit, pasti Leizu akan tiba di saat yang tepat dan menantang Patriak clan Liu." jawab Xiuyu.
"Hm? Apakah kalian bodoh? Akan sangat banyak anggota clan Liu berada di tempat itu. Juga, pasti acara ini akan diketahui oleh clan lainnya. Itu membuat kita harus menghadapi sekutu clan Liu." Ren Yuu mengerutkan keningnya karena itu adalah rencana yang sangat bodoh.
"Kau tidak perlu khawatir. Saat upacara dilakukan, hanya beberapa individu yang akan berada di tempat itu. Setelah upacaranya selesai kemudian dua suami-istri baru akan menyapa semua sekutu clan Liu. Asal kau tau, upacara itu dilakukan di tempat yang tersembunyi dan tidak semua orang tau di mana tempatnya. Dan kebetulan kami tau di mana tempatnya berada."
"Juga, kau tidak perlu khawatir dengan sekutu clan Liu. Apakah kau pikir karena mereka sekutu clan lainnya akan membantu clan Liu mengurus musuh. Tentu saja tidak karena persaingan clan tingkat atas di dunia ini lebih rumit dari pada yang kau duga." ujar Xiuyu.
"Oh? Aku tidak menyangka akan seperti itu. Baiklah, aku ikut. Aku akan membantu Leizu membunuh Patriak clan Liu. Lalu, apakah ada hal lainnya?" tanya Ren Yuu.
"Siapa kau sebenarnya dan dari mana asalmu?" tanya Liu Zhanya dengan wajah serius.
"Kalian pasti tau tentang Nine Realms bukan?" tanya Ren Yuu karena ia tidak peduli sebenarnya orang lain mengetahui ia berasal dari alam semesta lainnya. Juga, ia ingin mengkonfirmasi seperti apa sebenarnya hubungan Realms Of The Sea dengan Realms lainnya.
Liu Zhanya dan Xiuyu terkejut mendengarnya. Tentu sebagai Atlantis yang telah mencapai level dewa, mereka juga akan diberi pengetahuan tentang Nine Realms.
"Yang artinya kau berasal dari Realms lain? Jika begitu, bagaimana caramu bisa memilih garis darah Atlantis semurni itu dan juga garis darah Beast Race?" tanya Liu Zhanya tidak percaya.
"Tentang garis darahku, aku tidak ingin mengatakannya. Tetapi, aku berasal dari Realms Of The Chaos." ucap Ren Yuu.
"Kau seroang manusia? Bagaimana bisa? Lalu kapan kau tiba di Realms Of The Sea?" tanya Liu Zhanya buru-buru.
"Pertama kali aku tiba, itulah saat Leizu menyelamatkan ku." jawab Ren Yuu.
__ADS_1
"Tidak mungkin. Bagaimana caramu menembus penghalang yang dibuat sendiri oleh Dewa Laut?" Liu Zhanya terus menghujani Ren Yuu dengan pertanyaan.
Mata Ren Yuu menyipit sedikit dan mengutuk seseorang yang merupakan Dewa Laut. Jika bukan karena penghalang itu, semuanya tidak akan berantakan. "Aku tiba di sini dengan cara tertentu dan aku tidak ingin membahasnya. Apakah ada hal lainnya? Jika tidak lebih baik kalian pergi agar para penjaga di luar itu tidak curiga."
Liu Zhanya ingin bertanya beberapa hal lainnya. Tetapi ia mengerti bahwa mungkin anggota clan Liu akan curiga pada mereka dan memperketat penjagaan saat ritual dilakukan.
"Baik. Persiapkan dirimu ketika waktunya tiba." Liu Zhanya tidak memaksa lagi dan mengangguk ke arah Xiuyu.
Xiuyu pun mengangguk lalu ia pergi keluar bersama dengan Liu Zhanya karena urusan mereka kini telah selesai. Selanjutnya hanya mengumpulkan beberapa sekutu untuk menahan anggota clan Liu nantinya.
Tentu saja Xiuyu mengenal beberapa Atlantis kuat yang memiliki dendam dengan clan Liu dan inilah saatnya untuk membawa mereka untuk membalaskan dendam.
Melihat kepergian kedua wanita itu, Ren Yuu pun langsung bermeditasi lagi untuk memahami sesuatu.
**
"Apa yang mereka bicarakan? Tetapi kedua wanita itu hanya berada di tempatnya dalam waktu singkat. Apakah benar bahwa Xiuyu itu hanya ingin melihat Chu Yuu?" Patriak clan Liu berpikir keras. Ia merasa ada yang tidak beres tapi tidak tau apa itu. Ia hanya menggelengkan kepalanya karena merasa terlalu banyak berpikir.
**
Hari terus berlalu, dan hari ritual pernikahan akan segera dilaksanakan.
Saat ini Ren Yuu dan Liu Zhanya sedang di bawa ke sebuah tempat tertentu di luar clan Liu. Tempat itu tampak sangat sepi dan untuk memasukinya pun dibutuhkan sesuatu yang hanya dimiliki oleh clan Liu walaupun sebenernya Xiuyu dan Leizu memilikinya juga. Tempat itu sangat luas dan itu merupakan sebuah dimensi kecil juga.
"Apakah tidak perlu membuat penjaga di depan portal ini?" tanya Tetua clan Liu.
"Tidak! Walaupun ada yang tau tempat ini, mereka tidak akan bisa masuk. Untuk semua tetua lainnya kecuali kalian berdua, pergi awasi clan lainnya yang saat ini sedang datang ke clan Liu." Patriak clan Liu memberi perintah langsung karena keselamatan clan-nya juga sangat penting. Dengan dirinya dan dua tetua terkuat, tidak mungkin terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan. Semua itu telah diperkirakan oleh Patriak clan Liu.
__ADS_1
"Baik!" salah satu tetua pun membawa tetua lainnya pergi untuk melaksanakan perintah.
Di sisi lain, Patriak clan Liu menatap ke arah Ren Yuu dan Liu Zhanya yang sedari awal hanya diam.
"Masuklah ke dalam. Aku telah memberi token kepada kalian berdua sebelumnya agar bisa keluar masuk dengan bebas. Di dalam sana adalah altar ritual pernikahan yang sudah di warisi sejak zaman dahulu kala oleh pendiri clan liu." ucap Patriak clan Liu.
Ren Yuu dan Liu Zhanya hanya mengangguk kecil dan langsung masuk ke dalam portal.
Patriak clan Liu menatap ke arah kedua Tetua lalu berkata. "Ayo, kalian juga masuk untuk mengendalikan situasi jika hal buruk akan terjadi."
Kedua tetua terkuat dari clan Liu mengangguk setuju. Lalu mereka bertiga pun ikut masuk ke dalam.
**
Di sisi lain, saat ini banyak Atlantis yang telah dikumpulkan oleh Xiuyu. Jika bentrokan terjadi, merekalah yang akan membunuh anggota clan Liu lainnya.
Saat ini, Leizu dan Xiuyu sedang bergerak ke arah tempat Ritual pernikahan akan dilaksanakan.
"Kita telah tiba! Dendam lama ini akan segera dihapuskan." ucap Leizu saat menatap ke arah portal jalan masuk menuju dimensi kecil milik clan Liu.
"Apakah kau siap?" Leizu menatap ke arah Xiuyu dengan seksama. Mereka tentu tau bahwa hanya ada tiga musuh di dalam sana dan tidak perlu untuk membawa pasukan mereka.
"Ya. Aku siap!" balas Xiuyu serius.
Leizu mengangguk dan memegang tangan Xiuyu lalu langsung masuk ke dalam portal tersebut.
Dan pertarungan pertama yang tidak akan disaksikan oleh clan lainnya atau anggota clan Liu akan segera terjadi di dalam dimensi kecil tersebut.
__ADS_1