God Of Darkness

God Of Darkness
Chapter 197 - Ancaman Sheng Mei


__ADS_3

Waktu terasa melambat seketika.


Hao Yue yang memiliki jarak paling dekat bahkan tidak bisa merespon sama sekali karena ia tidak merasakan kehadiran Sheng Mei sedari awal.


Ren Yuu yang memiliki insting untuk bertahan hidup dan dengan garis darah Kirin di tubuhnya menjerit bahaya. Secara otomatis hukum Takdir di tubuhnya bekerja dengan kecepatan yang sangat luar biasa dan melihat ribuan kemungkinan bahwa dirinya di tebas oleh pedang milik Sheng Mei.


Sheng Mei yang mengayunkan pedangnya hanya menatap Ren Yuu dengan dingin karena hanya ini kesempatannya agar bisa lepas dari cengkraman Jin Xan.


Dengan kecepatan yang sangat tinggi, Ren Yuu mengangkat kedua lengannya dan Bloody Mist Sword serta Trident Of Destiny langsung muncul.


Tring!


Busshhh!


Energi dan hukum menyebar ke segala arah setelah benturan keras yang terjadi. Ren Yuu yang menahan tebasan Sheng Mei pun terpental sangat jauh karena ia tidak mampu menahan beban yang sangat besar. Jika saja ia berubah ke bentuk setengah Naga atau menggunakan teknik Dark King : Gate Of Darkness, kemungkinan dirinya akan mampu bertahan.


“Ren Yuu!”


“Yuu'er!”


“Suami!”


“Guru!”


Teriakan para keluarga dan rekan Ren Yuu terdengar saat Ren Yuu terpental sangat jauh walaupun tidak terluka sama sekali.


Hao Yue yang memiliki jarak paling dekat telah mengeluarkan pedang berserta relik miliknya untuk membunuh Sheng Mei di tempat karena mencoba membunuh muridnya.


“Respon yang sangat cepat!” mata Sheng Mei serius seketika karena Ren Yuu berhasil menahan tebasannya.


Pedang milik Sheng Mei sangat unik dan ketika musuh di tebas, akan terjadi sesuatu yang tidak akan diharapkan oleh siapapun juga.

__ADS_1


“Mati!” Hao Yue yang berada di dekat Sheng Mei langsung mengayunkan pedang miliknya ke arah Sheng Mei sekuat tenaga. Energi dan hukum Cahaya Bulan menyelimuti Pedang Natal Bulan di tangannya.


Sheng Mei melirik ke arah Hao Yue. Ia tau bahwa ia bukan tandingan Hao Yue saat ini tetapi ia juga datang dengan rencana juga.


Buak!


Tiba-tiba Hao Yue merasakan sakit di perutnya dan rasa panas luar biasa seakan-akan membakar isi perutnya. Ia terpental sangat jauh sambil memuntahkan sesuap darah ketika menerima pukulan yang sangat kuat di perutnya.


Sosok wanita cantik berdiri di dekat Sheng Mei dengan kedua lengan ditutupi oleh api yang tampak sangat liar.


Puluhan ribu individu muncul di dekat Sheng Mei dalam sekejap untuk membantu Sheng Mei menghadapi musuh.


“Guru!” teriak Xing Jianying saat melihat Gurunya menerima serangan yang sangat kuat.


Sheng Mei melirik ke arah Xing Jianying dan muncul seketika di belakangnya.


Pedang miliknya telah berada di leher Xing Jianying karena mungkin hanya ini satu-satunya cara agar bisa menangkap Ren Yuu ketika banyak individu kuat di sekitar Ren Yuu terutama sosok pria yang berada di sebelah Lin Shi.


“Apa yang kau lakukan Sheng Mei?” teriak Lin Shi sekuat tenaga karena tidak menyangka muridnya akan mencoba untuk membunuh Ren Yuu. Ia juga sedikit gemetaran saat merasakan kekuatan sosok Sheng Qi'er yang berada di dekat Sheng Mei sepanjang waktu.


Lin Shi sangat marah mendengar balasan Sheng Mei. Ia melirik ke arah Sheng Qi'er dan ada tiga individu lagi yang memiliki aura sangat kuat.


Bahkan rekan Lin Shi pun sangat waspada terutama kepada Sheng Qi'er. “Tingkat Kultivasinya mencapai Tier True God 7th Heavenly Layer! Siapa dia? Tidak pernah ada tercatat individu sepertinya karena kami mengenal semua makhluk yang telah melampaui tingkat menengah Tier True God!”


“Bibi!” Yu Ling Er dan Xue Ling Long ingin bergerak untuk membantu Xing Jianying yang di sandera oleh Sheng Mei tetapi dihentikan oleh Ren Huanran.


“Bibi, kenapa? Bibi Jianying sedang di tawan!” teriak Yu Ling Er.


“Diam!” teriak Ren Huanran karena ia tentu tau bahwa saat ini mereka harus diam, jika tidak, Sheng Mei pasti akan membunuh Xing Jianying.


Sementara Ji Yan dan Ji Xian serta Bei Xu memandang Sheng Mei dingin karena tentu mereka sangat mengenal Sheng Mei yang terkenal sangat berbahaya.

__ADS_1


Lan Xiuro dan Lan Yehuang pun sama. Mereka tiba-tiba sangat membenci Sheng Mei. Jika saja Lan Yehuang tidak menahannya, Lan Xiuro pasti sudah menerjang ke arah Sheng Mei karena menyerang Ren Yuu sebelumnya.


Xueqi dan Wu Qiu pun ingin menyerang tetapi mereka sadar bukan saatnya untuk bertindak ceroboh.


Ren Yuu yang telah menyetabilkan tubuhnya menatap dingin ke arah Sheng Mei. Ia tidak menyangka akan di sergap oleh Sheng Mei dan kali ini Sheng Mei bahkan menyandera istirnya.


“Lepaskan muridku!” Hao Yue muncul kembali di jarak yang tidak terlalu jauh dengan Sheng Mei. Auranya meledak dan membuat semua keluarga dan rekan Ren Yuu merasa tenggelam karena aura yang terpancar sangat luar biasa kuat.


Lin Shi dan satu lagi rekannya muncul di sebelah Hao Yue. Mereka tentu tau betapa kuat musuh saat ini.


Di sebelah Sheng Qi'er, ada tiga individu yang memiliki tingkat Kultivasi Tier True God 4th Heavenly Layer dan True God 5th Heavenly Layer. Keberadaan ketiga individu itu pun sudah membuat mereka merasa sulit untuk melawan dan yang terakhir yaitu Sheng Qi'er, membuat mereka sadar bahwa perbedaan kekuatan mereka selebar jurang yang tidak berdasar.


Perbedaan tahap menengah dan tahap atas Tier True God sangatlah jauh. Tidak akan bisa dilampaui bahkan dengan kecakapan pertempuran yang sangat luar biasa. Diantara miliyaran makhluk hidup, mungkin hanya satu atau dua individu yang mampu untuk mengatasi jurang seperti itu.


“Tidak ada dendam diantara kita! Kenapa kau melakukan ini?” Ren Yuu muncul di dekat Hao Yue dan menatap ke arah Sheng Mei sangat dingin. Niat membunuhnya pun bocor karena ia tidak akan pernah memaafkan siapapun yang menyakiti keluarganya.


“Ya. Kita memang tidak memiliki perselisihan. Tetapi aku harus melakukan ini!” balas Sheng Mei acuh tak acuh. Dengan kehadiran semua anggota ras Celestial Phoenix, ia yakin kelompoknya akan menang melawan kelompok Ren Yuu.


“Apa yang kau inginkan?” tanya Ren Yuu dingin.


Sheng Mei menatap lurus ke arah mata Ren Yuu. Ia sebenarnya ingin merekrut Ren Yuu ke sisinya. Tetapi ia lebih memilih untuk mematuhi Jin Xan karena ia tidak bisa menolak sama sekali.


“Kau! Ikut dengan ku, jika tidak, wanita ini akan mati!” balas Sheng Mei acuh tak acuh.


Mata Ren Yuu memerah mendengarnya. Kebenciannya memuncak saat Sheng Mei mengancamnya.


“Kau tidak akan pernah bisa melakukan apapun yang kau mau saat aku masih ada di sini!” Hao Yue mengangkat pedangnya dan ingin bergerak tetapi Sheng Qi'er bergerak ke depan Sheng Mei.


“Kau tau Ren Yuu, dengan pasukanku ini, kalian tidak mungkin menang. Bukankah begitu, Guru?” Sheng Mei bertanya dan melihat ke arah Lin Shi.


Lin Shi berserta dengan rekannya tau bahwa apa yang dikatakan oleh Sheng Mei adalah kenyataan.

__ADS_1


“Juga, apa kau ingin semua keluargamu mati di sini, Ren Yuu? Kalian memang bisa melawan, tetapi apakah menurutmu korban jiwa tidak akan jatuh saat pertempuran terjadi?” lanjut Sheng Mei yang membuat Ren Yuu gemetaran karena sangat marah.


Ren Yuu tentu paham bahwa keluarganya akan dalam bahaya saat ini dan ia harus melakukan sesuatu agar tidak ada korban jiwa diantara keluarganya. Dan kunci dari semua itu adalah dirinya sendiri.


__ADS_2