
Dunia Tersegel
Ren Nie menghela nafas panjang karena waktu tidak akan mungkin terulang kembali. Ia melihat melalui sedikit ingatan milik Ren Yuu bahwa Trident Of Destiny sebenarnya ada di planet Desolate dalam kurun waktu yang sangat lama. Tetapi Goddess Of The Sea di planet Desolate menyembunyikan keberadaannya karena wasiat yang ia terima dari para pendahulunya.
"Kau memang berbeda dari penerus kedua sampai kedelapan yaitu aku. Kami semua hanya menggunakan energi dan hukum Kegelapan tunggal. Kau lebih mirip dengan orang yang membangkitkan Profound Emperor Darkness."
"Walaupun sebelumnya tuan pertama berubah sepenuhnya saat membangkitkan Profound Emperor Darkness, ia tetap bisa menggunakan energi lainnya meski ia lebih sering menggunakan energi dan hukum Kegelapan."
"Sama seperti mu. Energi dan hukum utama yang kau pegang saat ini berjumlah sembilan dan ada satu hukum yang merupakan hukum unik tidak berasal dari luar tubuh, yaitu hukum pedang." Lanjut Ren Nie.
"Tunggu, aku tau bahwa hukum pedang itu berbeda dari yang lainnya. Bagaimana dengan hukum Takdir?" Tanya Ren Yuu.
"Jenis itu merupakan sebuah energi juga karena bisa dihasilkan oleh tubuh menggunakan energi mendalam. Tidak seperti hukum dan niat pedang."
"Takdir ada di mana-mana dan tampak bahwa energi dan hukum Takdir sangatlah biasa. Tetapi nyatanya, tidak ada yang akan tau bahwa energi dan hukum Takdir merupakan salah satu dari beberapa hukum tingkat teratas yang pernah ada sama seperti hukum Waktu."
"Pengguna hukum Waktu sama langkanya dengan penggunaan hukum Takdir karena mereka berdua sejajar. Tetapi di tempat ini, semua pemimpin dari hewan roh menguasai hukum Waktu." Lanjut Ren Nie.
"Bagaimana bisa?" Mata Ren Yuu melebar seketika dan ingin tau apa sebenarnya hewan Roh itu.
"Mereka pasti akan menjelaskan nanti apa hewan roh itu. Saat ini kita memiliki pembicaraan yang lebih penting."
"Pertama.." Ren Nie berhenti sejenak dan menatap Ren Yuu dengan seksama.
Ren Yuu tenang sedikit dengan keterkejutannya mengenai hewan Roh. Ia menunggu Ren Nie melanjutkan.
"Pertama adalah tentang Bloodline God Race yang ada di nadimu."
__ADS_1
"Di Realms Of The God's, ada beberapa Bloodline tingkat atas yang perlu kau waspadai. Bloodline yang kau warisi adalah salah satu dari tiga Bloodline tertinggi di sana."
"Mengapa aku mengatakan hal ini? Karena, di setiap generasi pemegang Profound Emperor Darkness lahir, mereka akan di buru oleh dua Bloodline lainnya karena kita dianggap sebagai penghianat semenjak perubahan tuan pertama."
"Tentang tuan pertama.." Ren Nie ingin menceritakan tentang Nan Bei Yun tetapi di sela oleh Ren Yuu.
"Aku sudah mendengar semua tentangnya dari Eon." Ren Yuu memotong kata-kata Ren Nie.
Mata Ren Nie menyipit seketika. "Kau bertemu dengan Eon? Makhluk legendaris itu?"
"Ya." Ren Yuu mengangguk kecil.
"Di mana kau bertemu dengannya?" Tanya Ren Nie buru-buru. Ia sangat terkejut bahwa Ren Yuu masih hidup sampai saat ini setelah bertemu dengan Eon.
"Di planet Desolate. Dia di penjara di sebuah gunung. Dan Xiao Bai mengetahui keberadaannya karena Eon di segel oleh Azure Dragon di masa kebangkitan Profound Emperor Darkness." Ren Yuu langsung mengatakan hal yang ia ketahui.
"Xiao Bai?" Ren Nie menyipit karena tidak pernah mendengar nama Xiao Bai. Ia heran ekstensi seperti apa sebenarnya Xiao Bai dan pendahulunya sehingga mampu menyegel Eon.
"Apa?" Mata Ren Nie melotot.
"Dia masih hidup? Bagaimana caranya bisa hidup?" Tanya Ren Nie buru-buru karena terakhir kali ia bertarung bersama Xiao Bai, ia melihat dengan mata kepalanya sendiri Xiao Bai tewas di bunuh oleh seorang God Race yang bekerja sama dengan pelahap.
"Dia berubah menjadi telur. Dan aku adalah yang membangkitkannya." Jawab Ren Yuu.
Ren Nie terdiam karena tidak menyangka bahwa Xiao Bai memiliki cara untuk selamat.
"Apa kau ingat tentang lukisan yang aku tinggalkan di kuil ilusi yang membawamu ke dalam Dimensional Life?" Tanya Ren Nie tiba-tiba.
__ADS_1
"Ya." Ren Yuu mengangguk setuju karena itu pertama kalinya ia melihat hal yang tidak mungkin.
"Itu adalah aku bersama dengan Xiao Bai sedang bertarung melawan kloning Eon yang dikendalikan oleh God Race, dan God Race yang mengendalikan kloning Eon adalah salah satu dari seseorang yang memiliki Bloodline tertinggi dari God Race yang aku sebutkan sebelumnya." Ucap Ren Nie.
Ren Yuu sedikit terkejut. Tetapi ia sudah menduga hal itu sebelumnya. Sosok Naga dalam lukisan adalah Xiao Bai dan diatasnya adalah Ren Nie. Hanya sosok yang ada diatas kloning Eon yang Ren Yuu tidak ketahui sampai saat ini jika Ren Nie tidak mengatakannya.
"Aku ingat bahwa ada God Race yang di tahan juga di planet Desolate. Kalau tidak salah, namanya Nan Bei Di." Ren Yuu teringat saat ia bersama dengan Gurunya dan Xing Jianying memasuki gunung Suci di planet Desolate.
"Oh? Aku ingat dengannya. Dia sangatlah kuat luar biasa. Lalu, apakah dia masih di penjara di sana? Seingatku, orang yang bertarung dengannya adalah Pan Gu." Ucap Ren Nie.
"Aku sudah membunuhnya dengan bantuan Guruku." Ucap Ren Yuu.
Ren Nie langsung mengangguk karena ia juga mampu membunuh Nan Bei Di karena ia menggunakan energi Kegelapan yang menjadi kelemahan God Race. Tetapi saat itu ia sedang sibuk bertarung dengan God Race lain bersama Xiao Bai.
"Sebulan yang lalu, aku bertemu dengan Xiao Bai di Dunia Tersegel ini." Ucap Ren Yuu lagi.
"Pasti dia mencoba untuk menjauh darimu." Ucap Ren Nie dan kali ini ia tersenyum kecil. Sebab, Xiao Bai adalah teman baiknya di masa lalu yang masih hidup bersama dengan Pan Gu.
Ren Yuu terkekeh kecil karena tampak Xiao Bai selalu mencoba menghindarinya walaupun Xiao Bai akan pasti membantu jika ada sesuatu yang terjadi dengan dirinya.
"Karena itu... Aku memperingati mu. Saat waktunya tiba, seseorang akan memburumu dengan segala cara karena tugasnya adalah memusnahkan setiap generasi pemegang Profound Emperor Darkness." Ucap Ren Nie.
Ren Yuu terdiam dan mengingat hal tertentu. Dan itu adalah apa yang Gurunya katakan bahwa ada sekelompok individu kuat yang masuk ke Realms Of The Chaos.
Tetapi Gurunya tidak mengatakan siapa mereka dan Ren Yuu menduga bahwa mereka adalah God Race.
"Guru.. tampaknya Guru mencoba menahan mereka agar tidak mengejarku." Batin Ren Yuu dan sekarang mengerti mengapa Gurunya tidak datang padanya saat berada di Alam Ilahi Kekacauan.
__ADS_1
Spekulasi Ren Yuu tidak salah sama sekali. Saat ini, semua Dewa dan Dewi termasuk Gurunya Hao Yue sedang berhadapan dengan kelompok God Race yang datang untuk memburu dirinya.
Mata Ren Yuu menampilkan niat membunuh yang begitu besar. "Jika terjadi sesuatu pada Guru, kalian para God Race akan menerima akibatnya!"