Hantu Senja

Hantu Senja
Bab 63 - Ending


__ADS_3

...༻◈༺...


"Apa yang kau lakukan, June?" tanya Julie tak mengerti.


"Apa ini bagian dari tahap ritual pengikatan?" Shane ikut bertanya.


Julie reflek menatap Shane. Dia kaget karena lelaki itu sepertinya sudah mengetahui tentang ritual pengikatan.


"Benar, Julie. Aku sudah memberitahu Shane. Banyak hal yang ingin akui kepada kalian berdua," ungkap June. Membuat Julie kembali menatap ke arahnya.


"Sebelum Shane bisa melihatku, aku sengaja menemui Madam Sharon sendirian. Aku meminta bantuan agar Shane bisa melihat wujudku. Dan ternyata aku tidak hanya mendapat keuntungan itu. Aku bahkan bisa menyentuh benda dan tidak lagi menjadi wujud asap jingga," jelas June panjang lebar.


Julie menatap nanar June. Bisa-bisanya hantu itu tidak memberitahu apapun kepadanya. "Kenapa kau tidak pernah memberitahuku, June?! Kenapa?!!!" timpalnya histeris. Mata Julie bahkan berkaca-kaca.


"Aku punya alasan merahasiakan ini semua darimu, Julie. Ini semua karena rasa cintamu kepada Shane. Awalnya aku ingin membantu Shane membuatmu merasa nyaman. Tapi setelah kulakukan, ternyata Shane sepertinya tidak memerlukanku. Jati dirinya bisa membuatmu nyaman," tutur June.


"June, kau bicara apa? Julie tidak mencintaiku!" Shane tak mau percaya. Membayangkan Julie akan jatuh cinta kepadanya saja dia tak mau. Itu semua Shane lakukan karena tak ingin terlalu berharap.


"Kau yakin, Shane? Lalu kenapa saat di Kanada dia menciummu malam itu?" tukas June.


Mata Julie dan Shane membulat bersamaan. Wajah keduanya juga memerah. Julie bahkan tidak menampik sama sekali kalau dirinya sudah jatuh cinta kepada Shane.


"Karena sadar kalian saling mencintai, jadi aku merasa harus mengalah. Tidak akan ada yang namanya ritual pengikatan," ucap June.


"June, apa maksudmu?" Julie menuntut jawaban.


"Aku sudah mati, Julie. Sekarang aku juga sudah menerima kematianku. Lagi pula aku tidak ingin hidup dalam tubuh milik orang lain. Apalagi Shane. Dia sama sekali tidak keren." June masih sempat-sempatnya bercanda.


Julie memecahkan tangis. Kakinya melemah. Hingga dia tumbang ke lantai. Julie menangis tersedu-sedu.

__ADS_1


"Maafkan aku, June... Maafkan aku... Aku tidak pernah berniat ingin jatuh cinta kepada, Shane..." isak Julie yang merasa bersalah.


June segera berjongkok ke hadapan Julie. Memeluk perempuan itu dengan tulus.


"Tidak ada yang bisa mengendalikan hati, Julie. Sama halnya dengan kematian," kata June sambil mengusap punggung Julie.


Sementara Shane, dia terkesiap. Dirinya tidak menduga bisa mendengar pengakuan cinta Julie.


"Lalu bagaimana denganmu, June?" tanya Julie di sela-sela tangisannya.


"Kau tidak perlu mencemaskanku. Aku dan Molly akan pergi dengan tenang." June menunjuk ke arah Molly yang masih berada dalam tubuh Rachel. Ia terlihat memakan sebungkus cokelat. Molly tersenyum saat June menunjuk ke arahnya.


"Kami akan pergi ke alam baka, Julie. Aku yakin di sana adalah tempat yang ditakdirkan untuk kami," ucap Molly.


"Ada satu hal lagi yang ingin aku akui, Julie..." lirih June. Julie lantas menatapnya dengan serius.


Julie terdiam. Saat itulah sekelebat ingatan bermunculan. Salah satunya adalah pertengkarannya dengan June mengenai pembulian terhadap Shane.


"Aku merasa sekarang adalah waktu yang pas untuk membayar kesalahanku. Untuk Shane dan juga kau. Maaf baru mengatakannya..." June merasa bersalah. Dia perlahan berdiri. Membuat Julie otomatis mendongak untuk menatapnya.


"Kapan kau akan pergi?" tanya Shane dengan tatapan sedih.


"Mungkin sekarang..." jawab June.


Julie langsung berdiri. Dia kaget mendengar June akan pergi. "Kenapa kau baru mengatakan ini sekarang, June?! Kumohon jangan pergi secara tiba-tiba begini!" pekiknya.


"Ayo, Molly!" ajak June. Mengabaikan permohonan Julie. Ia terus menjauhkan diri dari Julie dan Shane.


Molly segera keluar dari tubuh Rachel. Lalu menghilang bersama June. Dalam sekejap, dua hantu itu tak terlihat lagi.

__ADS_1


"June!!!" teriak Julie. "June! Kumohon..." sambungnya sembari menangis sejadi-jadinya.


Shane ikut menangis. Dia mendekati Julie dan memberikan pelukan. Keduanya sama-sama menangis. Mereka tak bisa menggambarkan kata-kata atas kesedihan yang sedang dirasakan.


Walau hatinya sudah berpindah untuk Shane, bukan berarti Julie tak peduli kepada June. Keinginannya untuk melakukan ritual pengikatan adalah wujud kalau Julie menyayangi June. Ia tak ingin lelaki itu pergi. Apalagi dengan cara begini.


Julie terus menangis sampai sesegukan. Wajahnya tak bisa lepas dari linangan air mata. Sungguh, dia belum siap berpisah dengan June. Kenapa hantu itu tidak pernah mengatakan apapun tentang kepergiannya? Pergi secara tiba-tiba itu adalah sesuatu yang sangat menyakitkan.


Di sisi lain, tanpa sepengetahuan Julie dan Shane, June dan Molly mengamati dari gedung sebelah. June termangu menatap Julie yang masih menangis.


"Aku rasa pergi dengan cara begini agak keterlaluan. Lihatlah tangisan Julie. Harusnya kau nikmati waktu bersama untuk beberapa hari. Persis seperti apa yang aku lakukan dengan ayahku. Jadi saat pergi, dia tidak akan terlalu sedih begini," ucap Molly.


"Terlalu lama di sisi Julie justru membuat semuanya tambah buruk. Lagi pula aku harus menanggung resiko atas ramuan yang diberikan Madam Sharon," sahut June. Resiko yang dia dapat atas keuntungan ramuan pemberian Madam Sharon adalah menjadi arwah jahat selama satu tahun.


"Aku akan menunggumu di alam baka," tanggap Molly. Dia menatap June penuh empati. Perlahan air matanya luruh. Molly dan June saling berpelukan.


"Terima kasih atas semua bantuanmu, Molly... Terima kasih..." isak June yang akhirnya ikut menangis.


"Senang mengenalmu, June..." balas Molly.


..._____...


Ceritanya sudah tamat ya guys. Tapi nanti masih ada bonus chapter kok. Kalian tenang aja. Jadi ini belum benar-benar berakhir.


Aku cuman pengen mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya pada semua pembaca novel ini. Maaf kalau endingnya tidak sesuai yang kalian harapkan. Sebenarnya ending ini sudah aku siapkan sejak awal menulis ceritanya. 😘


Btw aku mau sekalian promosi novel baru. Buat yang tertarik silahkan cek profilku ya...


__ADS_1


__ADS_2