In Your World

In Your World
BAJU...


__ADS_3

Perilaku Alex membuyarkan lamunan Vira. "Tak apa, aku hanya terkejut saja" kata Vira sambil mencoba melepas tangan Alex, yang ada di pinggangnya.


Melihat Vira risih dengan pelukannya, Alex kemudian melepaskan pelukannya dan menggandeng Vira untuk mengajak berkeliling sebentar. Tak lama berkeliling, Alex kemudian masuk ke toko khusus wanita. Dalam toko Alex melepaskan gandengan tangannya agar Vira dapat memilih apa yang dia butuhkan tanpa merasa sirih dengan kehadirannya, meskipun mata Alex selalu melihat ke arah Vira.


Lama melihat Vira yang masih memilih keperluan pribadinya, mata Alex terpaku pada sebuah baju tidur seksi dengan warna navy dalam toko tersebut. Entah apa yang di pikiran Alex, dia langsung saja menghampiri baju tidur tersebut yang di pasang pada sebuah manekin.


Alex melihatnya dalam, dan sesekali melihat Vira kemudian melihat kembali ke arah baju tidur tersebut. Dia mulai memegang pinggiran baju, dan melihat ke arah Vira. Fantasi Alex mulai bekerja seperti laki-laki normal pada biasanya.


'bagaimana jika dia memakai nya' batin Alex yang masih terpaku pada imajenasi nya.


"Buat istrinya pak?" kata seorang pelayan toko dengan sopan. Saat itu juga, Alex langsung tersadar dari imajenasi nya, dia juga merasa malu karena ketahuan dengan apa yang sedang dia lakukan.


"Tidak" kata Alex singkat karena merasa malu.

__ADS_1


"Pengantin baru ya pak, itu sudah biasa terjadi masih ada kecanggungan tapi jika anda memintanya baik-baik untuk memakainya mungkin istri bapak akan mau. Saya lihat juga sesekali Anda melihat ke arah istri anda apakah anda takut jika dia marah?" kata pelayan tersebut dan berbisik di kalimat terakhir.


"Tidak" kata Alex bergegas pergi karena malu. Tapi tak lama kemudian Alex terdiam, dan Kembali ke tempat dimana baju tersebut di pajang. Dengan helaan nafas panjang dan rasa malu yang sedikit di turunkan, Alex kembali menghampiri baru tersebut dimana masih ada pelayan yang sama menunggu di sana.


Dengan senyum ramah, pelayan tersebut menyambut Alex seolah tau Alex akan kembali. "Saya sudah lama bekerja di sini pak, jadi untuk pengantin baru seperti bapak saya sudah paham" katanya saat melihat Alex kembali.


"Iya-iya, bungkusan satu untuk saya" kata Alex sembari malu-malu.


"Oh ya sekalian saja kamu yang bayarkan, ini uang nya, dan jangan biarkan sampai gadis itu tau aku membelinya" lanjut Alex sambil memberikan beberapa lembar uang kemudian menunjuk ke arah Vira.


Alex masih ragu dengan tindakannya, sesekali dia melihat ke arah Vira yang hampir selesai dengan kegiatannya tapi pelayanan tersebut masih belum kembali dengan pesanannya.


"Ini pak pesanannya juga kembaliannya" kata pelayan tadi sambil menyerahkan paper bag juga kembalian uang.

__ADS_1


"Itu ambil saja untuk tip karena telah membantu saya" ucap Alex sambil mengambil paper bag. Alex kemudian dengan cepat menghampiri Vira, dimana dia masih kebingungan saat akan membayar.


"Ini bayarannya" kata Alex mengeluarkan ATM di meja kasir.


"Terimakasih paman aku takut bagaimana harus membayar nya" Kata Vira lirih sambil menunduk karena ketakutan dan malu.


Tak lama setelah membayar belanjaan Vira, mereka langsung pergi dari toko tersebut. Alex terus saja menggandeng Vira tangan Vira dengan tangan kanannya, dan membawa beberapa belanjaan dengan tangan kirinya termasuk belanjaan miliknya.


"Paman lepaskan" kata Vira sambil mencoba melepaskan genggaman tangan Alex.


"Kenapa?" tanya Alex tak bersalah.


"Kau bisa membawa semua dengan kedua tanganmu" kata Vira sambil menyerahkan beberapa belanjaan yang dia bawa kepada Alex.

__ADS_1


Dengan helaan nafas Alex sadar, dia seharusnya membawa Jesen atau beberapa pelayan. Dia sering untuk menyuruh tapi jarang sekali di suruh, dan sekarang itu yang sedang dia rasakan.


__ADS_2