In Your World

In Your World
malam pertama?


__ADS_3

Melihat Alex yang masih membelakangi nya, membuat Vira bingung. Memang hal ini pasti akan selalu di minta, baik cepat ataupun lambat. Vira berfikir sejenak, sudah beberapa kali Vira menolak Alex, tapi mungkinkah sekarang waktunya?.


"Alex... mari kita coba" ucap Vira seraya memegang bahu Alex yang masih membelakanginya. Mendengar perkataan tersebut membuat Alex berdiri dari tidurnya dengan cepat. Hal tersebut membuat Vira kaget, dan bingung dengan kelakuan Alex.


"Sekarang?" ucap Alex mendekatkan tidur tubuhnya pada Vira. Hanya senyum kebingungan yang Vira lakukan melihat tingkah Alex. Tadi dia sangat diam bahkan terlihat tidak bertenaga, tapi sekarang dia bahkan....


"Aku pikir kau mabuk dan tidak bisa melakukannya" ucap Vira dengan ekspresi terkejutnya.


Tak lama kemudian, Alex menjauhkan dirinya pada Vira Dengan sedikit bersender pada tepi ranjang, namun tidak terlalu dekat. Seketika Alex memijat pelipisnya dan menggulum senyum tipis nya.


"Entah apa yang di pikiran Jesen, dia memintaku untuk pura-pura mabuk agar bisa Melakukannya dengan mu, tapi tetap saja aku tidak bisa memaksa" ucap Alex dengan helaan nafasnya.


Mendengar penjelasan Alex membuat Vira diam seketika. 'Apakah Alex sudah menunggu sangat lama, sampai Jesen juga menyarankan hal seperti ini' ucap batin Vira melihat Alex.


"Bagaimana jika kita mencobanya" kata Vira dengan nada gugupnya. Sambil membuang mukanya karena merasa malu, tak lama kemudian sesekali Vira menutupi mukanya akibat menyesalinya.

__ADS_1


"Vira... " terdengar suara bariton khas sangat dekat dengan telinga Vira, membuatnya langsung memalingkan wajahnya. Wajah Alex benar-benar dekat sekarang, hingga mereka bisa saja berciuman jika Vira merubah posisinya.


"Bagaimana rasanya? Apakah seperti malam pertama?" ucap Alex.


"Malam pertama?" tanya Vira. Ini bukanlah hari pernikahan mereka, dimana akan melakukan malam pertama.


"Kita baru akan mencobanya, rasanya canggung bukan? Itulah yang biasanya orang rasakan. Tapi percayalah aku akan melakukannya dengan perlahan" ucap Alex seraya mendekati bibir Vira dan menciumnya. Setelah beberapa saat ciuman itu berubah dalam, lama dan saling berganti satu sama lainnya.


Vira hanya diam, sesekali mencoba menyeimbangkan gerak Alex yang cepat di dalam mulutnya. Terkadang Vira juga ingin melepaskan ciumannya, tapi tertahan oleh tangan Alex yang sudah ada di tengkuknya.


"Aku akan mulai sekarang" ucap Alex seraya perlahan membuka bajunya.


_______________________


"Ash... Kumohon lebih pelan" ucap Vira saat Alex memegang kedua tangannya dengan kasar. Pikiran Alex mulai berfikir liar kembali saat seorang datang dengan kasar.

__ADS_1


"ALEX!" teriak Jesen membuyarkan lamunan indah Alex.


Tatap kasar Alex, membuat Jesen sadar dirinya datang di waktu yang salah. Tapi itu tidak membuat Jesen peduli, dia justru duduk di depan Alex dan mulai menyangga dagunya.


"Bagaimana?" tanya Jesen setelah sekian kelakuan menggangu nya.


"Apa" ucap Alex datar.


"Tadi malam, rencanaku berhasil bukan" ujar Jesen dengan penuh kesombongan.


"Tidak" kata Alex masih dengan nada yang sama. Wajah terkejut terlihat jelas dari Jesen, dia tidak percaya rencananya bisa gagal begitu saja.


"Bagaimana bisa! Kau berbohong bukan!" kata Jesen dengan nada tinggi nya.


"Apa aku terlihat seperti seorang pembohongan?" ucap Alex. Memang Alex tidak terlihat seperti berbohong, tapi melihat wajahnya yang senang membuat Jesen kurang percaya dengan perkataan Alex.

__ADS_1


"Kami melakukannya dengan sadar, bahkan dia yang memintanya" kata Alex sambil meminum kopi miliknya.


"Ha!"


__ADS_2