
Pada akhirnya Alex yang membawa semua belanjaan dan mengikuti kemana saja Vira ingin pergi. Hari yang sangat melelahkan bagi Alex, bagiamana tidak dia sudah seharian membawa belanjaan Vira seperti apa yang biasanya dia lakukan pada pelayan.
Dalam mobil Alex terus menatap Vira dalam. Dia melihat Vira yang masih sibuk dengan minumnya, tapi makin melihat Vira fokus Alex berpindah ke bibir Vira. Bibir mungil itu dengan cepat menghisap minuman tersebut, dengan perantara sedotan plastik.
' kenapa aku tidak pernah merasakannya' batin Alex berucap saat terus menatap ke arah Vira.
"Paman! kapan kita jalan!" Ucap Vira saat sadar dirinya terus di tatap Alex.
"Dari tadi kau hanya melihatku, tak ada niat untuk menjalankan mobilmu?!" lanjut Vira sambil menunjuk ke arah setir mobil.
Alex kini dengan cepat memalingkan wajahnya sambil menutup sebagian mukanya dengan tangannya, karena menahan malu. Tak lama kemudian Alex menjalankan mobilnya, tanpa menjawab apapun perkataan Vira.
Sampainya di rumah, Alex kembali membawa semua belanjaan Vira masuk. Dia hanya bisa menghela nafas panjang, tanpa ingin berkomentar.
"Terimakasih paman sudah kau bawakan, sampai sini aku saja yang bawa" kata Vira tiba-tiba sambil memeluk Alex, kemudian mengambil semua belanjaan dari tangannya. Vira kemudian pergi ke kamarnya sendiri dengan membawa semua belanjaan.
Alex sekarang benar-benar lelah, bahkan lebih melelahkan saat dia berbelanja daripada harus berpikir di kantor. Alex kemudian masuk ke dalam kamarnya sendiri, merebahkan dirinya ke ranjang, dan merilekskan tubuhnya sebentar.
Hingga Alex kembali teringat kejadian di toko. Saat dia ketahuan memikirkan Vira memakai baju seksi, oleh pelayan toko.
__ADS_1
deg...
Ingatan itu kembali. Dimana Alex telah membeli baju tidur seksi, tapi saat pulang dia tak membawanya ke kamar.
"Ah...shit! Dimana itu" kata Alex kasar, dan langsung terbangun dari ranjang. Jika di ingat-ingat kembali, dia selalu membawa semua belanjaan Vira, termasuk miliknya. Hingga saat pulang semua belanjaan di tanganya di ambil oleh Vira.
Alex memaki dirinya sendiri, karena sadar kebodohan yang telah dia lakukan. Hingga dia harus mencari cara agar bisa mengambil baju tidur itu dari Vira.
Tak berfikir panjang,Alex langsung saja pergi ke kamar Vira untuk mengambil pakaiannya. Tapi setibanya di kamar Vira. Alex justru di kejutkan dengan Vira yang sedang memasangkan baju tidur tersebut ke tubuh, sambil berdiri di depan cermin.
Kedatangan Alex membuat Vira kaget, bagiamana tidak suara pintu terbuka sangatlah terdengar hingga dia langsung melihat ke arah sumber suara. Vira melihat Alex dengan diam di ambang pintu. Alex diam seolah menatap Vira dalam.
"Paman... aku tak merasa telah membelinya" kata Vira polos membuyar kan lamunan Alex.
"Aku pikir mungkin kita harus mengembalikannya" kata Vira.
Alex hanya mengerutkan dahinya, tak menyangka Vira hanya ingin mengembalikan baju tersebut tanpa bertanya kenapa itu ada di belanjaannya. Tapi di sisi lain Alex merasa lega, karena Vira tak berfikir itu adalah belanjaan miliknya.
"Baiklah aku akan minta pelayanan mengembalikannya" ucap Alex sambil mengambil baju tersebut, kemudian pergi dari kamar Vira dengan cepat.
__ADS_1
Saat keluar kamar Alex berpapasan dengan Jesen. Jesen kemudian menahan Alex sebentar. melihatnya dari atas sampai kebawah, tapi tatapan terhenti saat melihat baju tidur seksi yang di bawa Alex.
"Ho oh Alex kau sudah berani rupanya" goda Jesen sambil menunjuk baju tersebut.
"Diamlah! dan urus saja urusanmu sana!" kata Alex keras sambil pergi ke kamar nya.
Jesen paham apa yang tengah Alex pikirkan sekarang, oleh karena itu dia langsung bergegas menuju kamar Vira. Di ambang pintu kamar Jesen menatap Vira yang sedang membuka belanjaan miliknya.
' ya... bagaimana jika aku menggodanya juga' batin Jesen sambil masuk ke kamarnya Vira.
"Mrs. Decolix..." kata Jesen sambil masuk ke dalam kamar Vira.
"Siapa..." kata Vira datar sambil melihat ke arah Jesen.
"Tidak ada" kata Jesen sambil terkekeh pelan.
"Wowo... sepertinya kau banyak berbelanja, Vira" kata Jesen sambil duduk di sambil Vira.
"Iya... tadi aku pergi dengan Alex" kata Vira spontan.
__ADS_1
"Benarkah? Seperti Alex banyak memberimu hadiah, tapi menurutku kau akan suka hadiah lainnya"
"Ha! Apa itu!" kata Vira antusias.