In Your World

In Your World
MEMBAWA KEMBALI....


__ADS_3

Malam hari dalam kafe, terlihat seorang wanita masih duduk di sebuah bangku kesukaan. Tiga hari telah berlalu. Tapi Vira masih saja takut. Jika Alex menemukannya, dia pasti akan merencanakan hal untuk membawanya pulang.


Tapi Vira juga sedikit resah, bagaimana jika Alex mulai merencanakan hal yang buruk dengan perusahaan Eriq. Apalagi jika di ingat, Alex merupakan orang yang bekerjasama dengan Eriq.


Lama berkutat dengan kecemasannya. hingga tak sadar sebuah tangan kecil sudah menarik bajunya sedari tadi. Itu adalah Kyle, Vira terlalu sibuk dengan kecemasannya hingga dia lupa Kyle sudah mengucek matanya.


Untuk sesaat Vira tersenyum halus. Dia terlalu banyak berfikir, hingga melupakan hal yang harus dia pikirkan. Dengan sigap Vira menggendong Kyle dan meminangnya. Kini dia lupa akan masalahnya, meski hanya sesaat dia benar-benar merasa tenang dengan Kyle.


Vira terus saja menyanyikan sebuah lagu tidur untuk Kyle, saat sadar hari benar-benar sudah malam dan semua pegawainya sudah pulang.


Vira hanya mendesah kecil, toko ini memang tempat yang bagus untuk Vira. Dalam lantai pertama dia buat kafe dan lantai kedua untuk rumahnya.


Saat akan membawa Kyle ke atas, Vira mendengar bunyi lonceng tanda ada orang yang masuk.


"Maafkan saya tapi kami sudah tu-" perkataan Vira terhenti saat melihat Alex disana.


Dengan tangan yang gemetar, Vira mencoba memeluk Kyle dengan kuat. Kecemasan Vira memang benar, Alex sudah memiliki rencananya.


Dengan perlahan Vira mundur, sampai dengan pintu arah lantai dua milik Vira. Detak Vira kini benar-benar cepat, dia mencoba tenang tapi wajah Alex membuatnya tidak bisa menenangkan detaknya.

__ADS_1


"Vira Esteban Esten" ucap Alex mengeluarkan beberapa kertas dengan asal.


"Kyle Walker Esten" ujar Alex kembali seraya mendekati Vira.


"Jadi kamulah anak angkat keluarga Esten?! Jadi kamulah orangnya di maksud Celyn" kata Alex bertubi-tubi, tapi masih belum di jawab oleh Vira.


...CLEK.......


Dengan cepat Vira membuka pintu lantai dua, kemudian langsung menguncinya kembali. Vira berlari dengan cepat, sambil menggendong Kyle mencoba agar tidak terbangun.


Dengan satu tangan yang masih gemetar Vira mencari ponselnya. Dari bawah terdengar suara dobrakan pintu. Dengan nafas memburu cepat, akhirnya Vira menemukan ponselnya.


Akhirnya Vira mendapati nomer Celyn. Dengan cepat Vira memanggilnya. Dengan nada tersambung tapi masih tidak ada tanda-tanda untuk diangkat.


"Halo, Vira ada apa?" tanya seorang wanita dari balik telepon.


"Celyn! Celyn! Dia menemukanku! Dia akan membawaku, kumohon tolong aku" kata Vira sambil berteriak, dan tangisnya pecah.


"Tolong datang cepat-" kata Vira terhenti saat sadar ponselnya telah di ambil dari tangannya.

__ADS_1


"Vira! Siapa? Siapa yang menemukanmu? Siap yang akan membawamu?" kata Celyn saat sudah tidak ada balasan dari Vira.


Dengan wajah yang dingin nya, Alex mulai membuang ponsel Vira asal. Vira hanya bisa diam, kemudian tertunduk sambil memeluk Kyle yang masih tertidur, meskipun sedikit terbangun karena kegaduhan tadi.


"Apa yang kau pikirkan? Mencoba menghubungi Mrs.Esten?" tanya Alex sambil mensejajarkan diri nya pada Vira.


"Paman... Kumohon aku tidak ingin kembali ke dunia itu lagi" ucap Vira sambil menangis.


Alex hanya diam tanpa kata. Tak lama Alex mengangkat kepala Vira agar melihat dirinya. Alex kemudian mengusap air matanya, dan berganti mengusap kepalanya.


"Lalu bagaimana denganku? Aku tidak bisa bersama dengan istri dan anakku?" tanya Alex.


"Aku bukanlah istrimu, dan dia adalah putra ku bukan anakmu" jelas Vira sambil menangis.


"Kau hanya orang yang menyumbangkan spermanya saja paman, akulah yang selama ini berjuang untuknya, dia adalah anakku" racau Vira terus sambil menangis.


"Vira biarkan aku menebusnya" ucap Alex. Hanya gelengan dari Vira, menandakan dia menolak semua perkataan Alex.


Alex tersenyum dingin pada Vira. Kemudian dengan cepat merebut Kyle dari gendongan Vira. Suara anak-anak pecah, saat Kyle diganggu tidur nya. Tak lama kemudian, Alex menyerahkan nya pada anak buahnya.

__ADS_1


Vira yang mencoba merebut Kyle, hanya bisa meronta-ronta dan memohon saat dirinya di jagal oleh seseorang. Jesen, orang yang menjegalnya adalah Jesen. Beberapa saat kemudian, rasa kantuk mulai menyelimuti Vira. Dia sadar dirinya telah di bius saat Jesen menjegalnya


__ADS_2