Indah Milik Psikopat Kejam

Indah Milik Psikopat Kejam
eps 32


__ADS_3

kedatangan indah kembali membuat buk jum senang karena tidak jadi pergi tpi ada yg aneh melihat indah seperti tidak senang, buk sudah bertanya knp dengn indah, tpi hanya di jawab gk jadi pulang buk karena masih betah di sini, jawaban yg kurang masuk akal tpi buk jum menerimanya karna tau itu mungkin hanya alasan saja.


.


"gimana?... "


"gimana?.. gimana apanya?.. " indah sedikit judes.


"Terima atau tolak?.. " tanya bastian menatap indah.


indah terdiam sejenak,lalu menatap bastian dengn tatapan tajam.


"mungkin ini takdir ku.. "


"aku Terima!.. " walaupun dalam hati masih berat baginya memutuskan keputusan seperti ini, tpi dia gk mau terjadi yg tidak di inginkan kpd orng tuanya apalagi dia tau pria di depannya ini bisa berbuat nekat kapan pun dia mau, dengn kekuasaannya yg pasti nya mampu menghancurkan orng tampa turun tangan sendiri.


bastian tersenyum tipis, dia tau kalau indah engk akan menolak klau sudah menyangkut keluarganya, bagi bastian itu hnya sebuah gertakan saja karna dia dan rifqi berteman baik apalgi clista yg merupakan orng yg juga penting baginya engk mungkin dia melakukan hal yg buruk kepada mereka.


"pilihan yg tepat.. " indah tercengang dan langsung menepis tangan bastian yg begitu berani menepuk pelan kepalanya.


"jaga sopan santun anda, kita blm terikat apapun jadi jangan anggap anda sudah bebas terhadap saya!.. " marah indah berdiri yg ingin keluar dari ruang kerja bastian tpi berhenti saat mendengar ucapan bastian yg membuat terkejut setengah mati.


"besok kita pulang ke Indonesia, aku akan menikahi mu besok... "


"apaaa!!!.. " indah engk tau ada apa dengn pria ini sebenarnya.


"aku engk setuju, apa apa'an kau ini tuan bastian!.. bisa bisanya buat keputusan sepihak begini.. " indah sungguh belum siap akan semua hal ini, sedangkan bastian bisa² nya dengn gampang mengucapkan kata itu tampa beban.


"knp?.. "


"knp kata mu?.. gk bisa besok juga tuan bastian putra willem shander yg terhormat sejagat raya... "indah bener² geram kali ini.

__ADS_1


" apa yg engk bisa seorng bastian putra willem shander lakukan mau hari ini kita menikah pun bisa.. "


indah rasanya mau pingsan klau sudah berurusan dengn pria menyebalkan ini.


"tuan bastian yg guanteng engk ketulungan tolong lah.. jangan besok ya.. yaya.. plisss..., pasti keluarga ku blm ada persiapan.. tolong lah yayaya.. "indah terpaksa menjatuhkan harga dirinya saat ini, klau tidak mungkin bastian benar-benar akan menikahi besok.


" uwokkk... rasa nya mau muntah denger ucapan sendiri "batin indah merasa geli sendiri mendengar ucapannya.


bastian tersenyum lebar mendengar permohonan indah dengn muka yg memelas itu.


" seandainya tidak tertutup cadar pasti lucu.. "bastian yg membayangkan indah berekspresi lucu membuatnya tersenyum² sendiri, indah yg melihat itu merinding bukan malah terpesona, padahal senyuman bastian itu langka bahkan hampir tidak pernah.


" ya Allah, knp nasib ku gini amat.. masak iya mau di nikahkan dengn orng yg setengah stress ini... "batin indah bisa²nya mengatakan bastian setengah stress.


" tuan!.. "


panggilan indah membuat bastian tersadar dari khayalan gilanya, lalu menatap indah dengn ekspresi datar seperti tidak ada masalah dengn ekspresi yg beberapa detik iya keluarkan tadi, bahkan indah yg melihat berapa cepat nya ekspresi itu berubah kini benar-benar membuat nya merinding.


"oky..kita menikah tidak besok... " indah terbinar² mendengar itu tpi langsung surut saat bastian melanjutkan ucapanny.


"gila.. aku langsung di usir!.. 1 minggu terlalu cepat.. hah tpi?.. hah.. sudah lah.."indah hanya bisa membatin pasrah lalu keluar tampa bicara sungguh dia capek klau sudah berurusan sama bastian.


.


" gimn aku bilang sama umi dan abi?.."indah khwatir klau kedua orng tua angkat nya tidak setuju tpi itu lebih bagus bagi indah tpi ada sisi buruknya juga klau tiba-tiba bastian langsung dor gimna, memikirkan itu indah jadi takut.


indah menimang nimang ponselnya dengn sudah ada tertera nomor ponsel abinya.


"gimana nih, tekan engk!.. tekan engk!.. tekan!.. eh.. eh engk... aduh gimn nih.. " indah bingung sendiri mau jelasin dari mana nanti nya, saat dia sudah bertekat akan menekan panggil tpi tiba-tiba sebuah panggil masuk yg membuat indah langsung jantungan.


"perasaan blm aku tekan.. eh ini abi yg nelpon duluan... " mungkin efek bimbang jadi gini rada ngelek.

__ADS_1


"assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh dah.. "


glek..


"WA.. waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh bi.. " indah tiba-tiba gugup saat mendengar suara pria yg ia sayangi.


"indah?.. "


"iya bi ada apa?.. "


"bisa panggilan vidio?.. "


"boleh kok.. " indah terpaksa mengiyakan saja,mungkin abi kangen pada wajahnya fikirnya positif walaupun ada yg aneh karena selama ini mereka sangat jarang video call paling hanya telepon biasa saja sebagai kabarnya.


vidio call langsung tersambung dan kini wajah abi dan umi yg baru datang dan kini duduk di samping abi.


"umi..abi apa kabar nya?"


"alhamdulillah sini kami sehat seperti yg kamu lihat, kalau indah gimn?.. "


"sehat dong umi, indah kan kuat,.. " deng gaya melihatkan otot nya(seperti ini💪)


"hahaha... iya umi sama abi liat kok!.. "


"abi dan umi mau bicara serius sama kamu dah!.. " tiba-tiba suasana yg tadinya santai dengn candaan kini malah tegang saat abi mengatakan itu dengn nada serius nya.


"klau mau ngomong ya ngomong aja abi knp harus blng² buat indah deg.. deg..serrr aja nih abi.. " indah mengatakan itu dengn garing karna situasi tak mendukung untuk bercanda lgi.


"abi serius!.. "


"baiklah katakan abi!.. " dan kini indah serius mendengarkan apa yg ingin abi katakan padanya.

__ADS_1


"indah ingin menikah?.. "


deg..


__ADS_2