Indah Milik Psikopat Kejam

Indah Milik Psikopat Kejam
eps 48


__ADS_3

"akhhhh... " pekik indah saat mobil sudah tidak terkendali, bastian dengn cepat memeluk dan melindungi indah karena mobil yg menggelinding berbelik².


indah diam ketakutan dlm pelukan bastian, indah melihat sendiri klau bastian sangat melindungi nya bahkan rela mengorbankan dirinya agar tidak terbentur benda² di dlm mobil.


darah sudah mengalir di kening bastian, mobil semakin dekat dengn air sungai yg sangat deras itu.


"jangan lepas kan pegangannya, kita akan keluar dari sini, karna sudah di pastikan mobil ini akan meledak dalam air.. " ujar bastian menahan sakit, indah menggguk tak bisa berkata apalagi melihat kondisi bastian yg semakin parah.


"hitung ke tiga kita loncat...satu.. dua.. ****tigaaa****.. " bastian dan indah loncat masuk ke air deras itu, kejadian sangat cepat membuat indah blm sempat membuat kaki nya terluka akibat celah pintu mobil, tpi syukur dia masih bisa lepas.

__ADS_1


"berenang jauh dari mobil.. cepat!!.. " teriak bastian ada indah dengn tenaga yg hanya tersisa sedikit, bastian sekuat tenaga berenang menjauh dari mobil yg di pastikan akan meledak.


indah yg mendengar perintah itu langsung berenang dengn berpegang tangan dengn bastian, karna agar tidak terpisah, untung indah sedikit pandai berenang membuat bastian yg keadaan seperti ini tidak terlalu merepotkannya walaupun kadang-kadang indah tenggelam dan nimbul kembali karena arus sungai yg sangat deras membuat iya sangat sudah mengimbangi nya.


saat mereka sudah jauh dari mobil itu tiba-tiba terdengar suara ledakan yg dasyat, bahkan mereka yg sudah jauh merasakan ombak yg begitu kencang.


"kita menepi!.. " suara bastian sudah lemah, karna sudah habis tenaga, sebisa mungkin keduanya menepi sungai ini karna sangat susah agar ke pinggir sungai karna derasnya air.


indah mengira bastian lelah karena apa yg ia lakukan memang menguras energi, tpi setelah beberapa menit tidak nampak pergerakan membuat indah khwatir dan langsung mengecek, berkali-kali indah memanggil bastian tpi sama sekali tak ada balasan.

__ADS_1


"dia pingsan!.. " indah semakin khwatir apalagi merasakan suhu tubuh bastian yg panas.


"apa yg harus aku lakukan?.. " indah binggung saat seperti ini,apalgi keadaan malam yg mencekam hanya di terangi rembulam yg terang, membuat hanya terlihat samar² di sekitar nya.


indah mengambil cadar yg memang sudah iya lepaskan sebelum keluar dari mobil, tpi cadar itu tidak iya buang melainkan iya ikat di sebelah tangannya, perlahan indah membalut cadar itu di kening bastian yg terluka bahkan darah yg masih mengalir deras.


"apa yg harus aku lakukan?.. " indah binggung klau sudah malam seperti ini, dia takut sangat takut malah kali masuk ke hutan lebih dlm hanya menggunakan penerangan bulan,suara binatang² malam menghiasi malam yg dingin ini.


"ayo indah, kamu bisa.. jangan takut tidak ada apa-apa disini,.. ingat Allah pasti melindungi mu.. " indah mencoba meyakinkan dirinya sendiri agar berani masuk kedalam hutan lebih dalam untuk mencari sesuatu agar bastian bisa di obati.

__ADS_1


sebelum masuk indah membelai wajah bastian yg sangat pucat dan suhu tubuh yg semakin panas, membuat indah tak punya pilihan selain masuk kedalam hutan.


"tolong bertahan, demi diriku.. " setelah mengatakan itu, indah masuk dalam hutan penuh dengan suara binatang malam, suasana gelap karena rembulan di tutupi oleh pepohonan yg sangat tinggi dan lebat.


__ADS_2