Indah Milik Psikopat Kejam

Indah Milik Psikopat Kejam
eps 39


__ADS_3

"abi!!... indah pulang!.. "


teriakan indah membuat ketiga orng itu kaget dan juga bahagia.


"indah.. " batin mereka dengn abi surya yg berdiri dan dengn cepat indah menghamburkan pelukannya.


"indah kangen tau sama abi.. abi gk kangen apa sama indah?.. "


"abi juga kangen, maaf abi gk bisa jemput di bandara.. " tulus abi.


"gkpp kok!.. " ujar indah yg sudah melepaskan pelukannya.


"lebay banget sih dah kyk gk jumpa 1 tahun aja.. " umi tiba-tiba gabung dengn bastian di belakangnya dan beberapa anak buah yg membawa buah tangan.


"bukannya tadi umi nangis ya, saat jumpa indah, berarti lebayan umi dong.."indah yg tak Terima di bilang lebay.


" kapan?.. "umi yg sengaja membuat indah kesel, karna beberapa bulan ini dia kesepian klau engk ada putri cerewet nya ini.


" umi ta... "


"udah knp debat, apa gk malu sama tamu kita.. " potong abi agar dua wanita itu sadar bukan hanya mereka saja di sini.


"astaghfirullah, umi lupa.. silahkan duduk nak bastian dan untuk buah tangan nya taruh sini aja... " ujar umi pada mereka, bastian duduk di salah satu sofa setelah mengecup salam kepda abi surya dan mengalami nya dan anak buah bastian sudah kembali keluar rumah dengn tak lupa umi mengucapkan makasih.


"eh sejak kapan, rifqi dan dewi di sini?.. " tanya indah yg baru menyadari mereka berdua yg kini duduk santai di salah satu sofa panjang.

__ADS_1


"sajak tadi kau berpelukan lebay dangn abi.., oh ya nama istri ku ini clista bukan dewi yg seperti kamu katakan indah... " ujar rifqi yy memang tidak tau knp indah selalu menyebut clista deng sebutan dewi.


"suka² ku lah, mulut² ku kok kau pula yg sewot sih.. " judes indah menatap tak suka rifqi.


"ternyata saat di sana kmu tidak ada berubah nya, tetap cerewet.. " ucap rifqi.


"apa bedanya sama mu.. ngeselin.. " balas indah dengn dalm hati membatin"sama seperti dia.. "sambil melirik bastian tpi tidak di sangka bastian juga sedang menatap nya, dengan cepat indah memutuskan kontak matanya.


"kalian ini ya klau jumpa gk pernah akur.. " umi dan abi hanya bisa geleng-geleng kepala sangat paham dengn dua saudara beda ayah dan ibu itu.


"dia duluan!!.. " kompak mereka membuat mereka berdua saling tatap tak suka.


"udah jangan ribut! kalian udah dewasa, kamu juga rifqi udah mau punya anak juga tpi malah kelakuan kyk bocah!.. " ucap tegas abi yg sudah mulai kesel dengn kelakuan mereka.


"apa!!... " pekik indah tak percaya apa yg ia denger.


"ya anak aku lah, ya kan sayang?.. " ucap rifqi bangga sambil mengecup kening clista yg dari tadi diam.


"iss, " indah mendesis tidak suka pada rifqi walaupun kenyataan itu memang anak rifqi tapi klau bukan karna dia juga mungkin mereka blm nikah.


"anda terlalu bangga bngt rifqi, klau bukan karena aku pasti dewi engk akan mau sama mu... "


"ha?.. " semua orng bertanya seolah tak mengerti sedangkan clista yg sudah tau pun hanya diam saja tidak seperti mereka yg melongo tak paham.


"upss... mulut mu dah, knp tidak bisa di rem.. "indah kesel sendiri dlm hati.

__ADS_1


" apa maksudmu indah?.. "rifqi seolah bertanya curiga walaupun saat kejadian itu dia memang seperti merasa ada yg menjebaknya dengn clista tpi tidak ingin menyelidiki lebih dalam karena sudah menikahi clista adalah impiannya berbeda dengn clista langsung menyelidikinya dan bener dugaan nya klau pelakunya adalah orng yg ia tolong yg kini menyebutnya sebagai dewi.


" ha?.. apa emng yg aku katakan?.. "indah se berusaha mungkin menutupi rencana liciknya dulu.


" jawab yg jujur indah?.. "rifqi merasa indah hanya pura-pura begitu pun dengn abi dan umi yg penasaran berbeda dengan bastian yg kini tersenyum kecil dan membatin.


" calon istri ku ternyata bisa bermain licik juga.. "bastian hanya menonton karna tidak ingin ikut campur masalah mereka.


" a.. aku udah jujur kok... "tpi dalm hati 'tpi boong hihi.. '


" semuanya indah ke kamar dulu ya, bay.. bay... "indah dengn cepat berlari dari ruang tamu menyisakan rifqi yg kesel dan abi, umi yg penasaran.


karna elusan clista membuat rifqi kini menghela nafas dan duduk dengn tenang kembali.


" udah jangan dibahas lagian kalian udah nikah dan sebentar lagi mau punya anak.. lupakan saja.. "nasehat abi dan di angguki rifqi.


" kalau bener kamu yg jebak dah, aku berterimakasih bngt karena sudah membuat aku punya wanita yg sangat berharga bagiku, tpi klau kamu jebak aku dengn wanita yg sama sekali tak aku ingin kan.. hmm.. entah apa yg aku lakukan dengan mu... "batin rifqi.


"nak bastian istirahat saja di kamar tamu, malam nanti kita akan bahas pernikahan kalian...,"


"baik umi... "


"dan nanti sebelum indah akan temeni kamu keliling tempat ini... semoga betah.. "


"iya abi, hmm.. maaf karna kejadian dulu, karena bastian tidak sopan bahkan sangat ti... "

__ADS_1


"udah nak, lupakan saja... selagi kmu tak menyakiti indah... InsyaAllah kami di sini akan menerima kmu deng baik.. " ujar umi yg di setujukan abi dan rifqi sedangkan clista hanya tersenyum tipis dan heran.


"sejak kapan seorang mafia minta maaf, seperti nya semenjak kenal indah dia sudah mulai berubah.. "batin clista menatap bastian yg mengangguk sambil tersenyum, hal itu semakin langka, senyuman seperti itu biasanya hanya pada clista saja tpi kini pada keluarga indah juga yg berarti bastian sangat menghargai umi dan abi.


__ADS_2