Indah Milik Psikopat Kejam

Indah Milik Psikopat Kejam
eps 33


__ADS_3

indah menelusuri setiap mansion ini dengn beberapa kali menanyakan apakah melihat tuan putra tpi lagi² tidak ada yg tau, indah beberapa kaoi menelepon nya tpi tidak aktif.


"iiisss, kemana si dia!.. " indah yg capek karna sudah keliling mencari bastian tapi tidak jumpa.


"apakah kalian melihat tuan bastian?.. " indah bertanya kepada beberapa bodyguard yg berjaga tampa sadar dia salah mengucapkan nama.


bukannya menjawab malah bodyguard itu menegang dan langsung bersujud padanya.


"eh.. apa yg kalian lakukan.. " pekik indah kaget, engk percaya mereka akan bersujud begini.


"maaf nona, tolong jangan mengatakan nama tuan putra dengn sebutan itu, kami masih ingin hidup.. " ucap salah satu dari mereka dengn ketakutan.


"emng knp?.. bukan kah nama asli itu bastian ya, sedangkan putra itu nama tengah nya?... " indah bingung mendengar ucapan mereka.


"nona...to.. tolong kami, jangan katakan seperti itu..!.." mereka benar-benar meminta agar indah tak menyebutkan nama bastian saat ini.


"eh. oky² aku engk akan menyebutkan nama tuan putra dengn sebutan itu,. kalian berdiri nanti dikiranya aku menindas kalian lgi... " wlaupun binggung indah menuruti keinginan mereka.


"makasih.. nona.. makasih,.. " ucap mereka bersyukur.


"segitunya?.." indah yg tidak tau sama sekali knp mereka berprilaku aneh hanya karna sebuah nama.


pertepatan buk jum yg sedang melewati mereka melihat jelas apa yg di lakukan mereka, buk jum yg khawatir juga pun langsung menarik indah untuk mengikuti nya.


"knp buk?.. "


"udah ikut saja.. "


setiba di kamar buk jum, ia langsung menutup dan mengunci rapat² pintu nya, semakin membuat indah kebingungan melihat reaksi mereka yg berlebihan itu.


"ibuk?... "

__ADS_1


"biar ibuk jelaskan.. sini duduk dulu.. " indah mengikuti perintah buk jum dan kini mereka duduk di tepi kasur.


"nak sari tau dari mana klau aden putra itu bastian?.. " tanya buk jum serius menatap indah yg kini sedikit canggung.


"sari tau buk karena sari pernah jumpa dengn tuan bastian di Indonesia?.. " buk jun sedikit tersentak mendengar itu.


"tpi knp awal jumpa nak sari memanggilnya tuan putra knp tidak langsung tuan bastian?.. "buk jum menyelidiki.


" oh.. klau itu sari baru tau buk pria yg di balik masker itu adalah dia, sari tau karena tuan putra tidak memakai masker lagi... "jelas indah pada buk jum yg mengangguk mengerti.


" karna sari udah jelasin jadi kini sari pula yg minta penjelasan sama ibuk..."


"apa?.. "


"knp saat sari menyebutkan nama bastian mereka seperti ketakutan seperti itu buk?.. apa ada yg salah sama ucapan sari tadi?.. "indah sangat penasaran akan hal ini.


sebelum buk jum menjawab dia menghela nafas terlebih dahulu baru menjelaskan kpd indah.


" sejak kejadian yg menimpa kedua orng tuanya den putra meninggal, sejak itu aden menegaskan tidak ada yg boleh menyebutkan nama bastian lgi kini di ganti sebagai tuan putra... "


"karena nama bastian adalah nama mommy nya aden yg buat selebihnya tuan besar atau deddy nya aden yg buat, mungkin karena terlalu terpukul akan meninggalnya mereka membuat aden engk mau mengenang pahitnya masalalu jadi dia bertekat mengubah nama kesayangan mommy nya itu jadi putra wilem shander.. "


"trus buk?..." indah tak berkedip mendengar cerita buk jum.


"ya trus klau ada yg menyebutkan nya akan... "


"akan apa buk?.. " tanya indah penasaran tingkat dewa saat buk jum tiba-tiba berhenti berbicara.


"matiii!!.. " tekan buk jum, membuat indah sadar maksud dari bodyguard yg ketakutan itu.


"seram sekali dia.. pantes mereka tadi kelihatan ketakutan ternyata ini ceritanya... "indah paham sekarang ternyata menyebutkan nama bastian sangatlah pantang di mansion ini.

__ADS_1


" tapi saat aku memanggilnya dengn nama itu knp dia tidak membunuh ku?.. "


"ternyata hidup nya masih di hantui oleh masalalu, sama seperti ku... hem ternyata kita sama² bernasip sama ya.. sama tidak punya orng tua kandung dan meninggal dengn cara yg tidak pantas.. "indah membatin dengn perasaan sedihnya mengingat detik-detik orng tuanya meninggal.


.


tok..


tok..


tok..


" tuan putra!.... "


"masuk!!.. " ucap seseorang dari dalam.


"eh.. masak iya seorang gadis masuk di kamar pria sih,..hm.. tpi gkpp lh cuma bentar kok.. " gumam indah lalu membuaka pintu kamar bastian.


"Aaaa!!.. tuan knp anda tidak memakai baju.. "indah yg baru masuk malah di suguhkan oleh pemandangan yg membuat kau hawa terpesona.


" knp?.. ini kamar ku yg terserah ku lah.. knp datang kesini.. "ucap bastian yg masih santai duduk di sofa sambil memperhatikan indah yg kini masih membalikkan tubuhnya.


" knp anda ngasih tau pada abi dan umi klau kita akan menikah?.. "tanya indah yg masih dengn posisi yg sama.


" kita mau menikah tentu aku memberi kabar kepada mereka biar tidak terkejut.. "


"iya aku tau, tpi knp harus mendadak begini.. " indah yg masih blm menerima klau dia akan menikahi bastian.


"engkpp, abi dan Uni setuju kan?.. " tanya bastian yg blm tau betul.


"entah lah aku gk tau, tadi mereka menelepon aku, bertanya apakah aku bener ingin menikah dengn dirimu.. jelas² kedua orng tuaku tau kau kan kejam pasti mereka mempertimbangkan soal pernikahan ini.. " ujar indah yg Belakbalakn aja.

__ADS_1


"mereka pasti setuju, aku yakin itu.. kita pasti kan saja saat kita kesana, tpi kau harus berperan akan hal ini atau tidak... dor.. mati.. " bisikan maut tiba-tiba terdengar di telinga indah membuat indah kaget plus merinding dan tampa bicara dia keluar dari kamar singa itu meninggal bastian yg berdiri tegak dengn senyuman tipisnya.


"hah..knp hidup ku rumit gini sejak jumpa dengn dia.. " setelah itu indah pergi dari kamar yg sudah ia julukan sebagai kamar singa.


__ADS_2