Indah Milik Psikopat Kejam

Indah Milik Psikopat Kejam
eps 88


__ADS_3

pagi hari indah di buat tidak menyangka kalau opa dan Oma ikut ke Indonesia,bahkan pagi² sekali pria dan wanita tua itu sudah berada di mansion Bastian.


"Oma opa serius ingin ikut?.."indah menatap keduanya yg Tampak bersemangat.


"iya,cucu Oma..,Oma pingin lihat makam anak Oma yg bahkan cuman saat kecil Oma liat .."kini raut Oma berubah sedih begitu juga opa yg mencoba menenangkan istrinya.


"tpi engkpp,Oma udh bisa melihat makamnya saja udh bersyukur,oh y Oma juga mau liat suaminya dan mau ngucapin terima karena telah jaga anak Oma..."kini nada Oma kembali semangat dengn senyum,lebih tepat paksaan.


indah yg tak mau membuat Oma semakin sedih hanya bisa mengalihkan pembicaraan.


"Oma tau dari mana klau kami mau ke indo?.."tanya indah dengn melihat keduanya dengn penasaran.


"siapa lagi kalau bukan suami kamu yg ganteng ini..."suara Briton Bastian terdengar di belakang indah,baru saja indah ingin menoleh tpi sebuah benda kenyal menempel di pipinya.


Bastian mencium nya?..oh my good.


indah malu karena di sini ada Oma dan opa yg bahkan juga tak canggung melihat Bastian seenak jidat mencium nya.

__ADS_1


"Abi!.."nada kesal tertekan terdengar oleh Bastian yg tak peduli malah dengn santai duduk di samping indah yg tampak kesel di balik cadarnya.


"apa sayang!.."seketika indah melotot pada Bastian dengn kesel ia berkata.


"kapan kita berangkat?.."


"sekarang aja,ayok..."ujar Oma yg langsung berdiri Tampa menunggu mereka.


"hah, seperti nya Oma sudah tidak sabaran,.."opa pun ikut keluar mengikuti istrinya itu.


"jadi kita ke makam mom dan dad dulu y bi?.."tanya indah sebel keluar mansion.


.


setelah beberapa saat siap², mereka pun pergi dengn beberapa mobil,mobil pertama di isi Bastian,indah Bayu dan Karen,mobil kedua di isi Oma dan opa dan dua bodyguard,ada beberapa mobil bodyguard yg mengikuti mereka, walaupun Bastian sudah membubarkan mafianya tpi dia masih takut untuk langsung melonggarkan keamanan nya apalagi mengingat indah yg sedang hamil,dia engk mau ambil resiko kali ini.


"aku engk nyangka loh, ternyata pria itu Bayu..."suara indah memecahkan kesunyian mobil.

__ADS_1


"aku lebih engk nyangka,klau nyonya indah sekarang jadi bos ku.."Karen tersenyum malu di depan mobil bersama Bayu yg menyetir,dia memang meminta ikut saat Bayu ingin bilang akan ke indo walaupun sementara.


sebenarnya Bayu pertamanya melarang tpi Karen memaksa jadi mau tak mau Bayu membawanya setelah mendapat izin Bastian, indah yg tau Karen ikut dan sudah jadian dengn Bayu pun ikut senang.


"kau meledekku Karen?.."lotot indah pura² marah.


"eh mana berani saya nyonya muda.."senyuman Karen mengambang karena berhasil membuat teman rekan kerjanya itu cemberut,eh salah maksudnya buk bosnya.


"menyebalkan..."batin indah kesel pada temannya itu,dia sengaja selalu menggoda nya setiap bertemu selalu memanggil nya nyonya, tiba-tiba indah tersenyum di balik cadarnya Karena mendapatkan ide,dia langsung menoleh ke arah Bastian yg sibuk pada leptop nya.


"bi!..liat tu Karen,dia gangguin umi.."adu indah dengn menggelayut manja di lengan Bastian dengn senyum licik yg tak nampak.


"y gkpp,hanya sebuah nama nyonya kan?..itu pantes untuk mu mi!.."ujar Bastian Tampa menoleh ke indah tapi tangannya menggenggam tangan indah.


Karen yg udh deg deg kan karena indah mengadu tpi mendengar jawaban Bastian membuat Karen merasa mendapat peluang untuk selalu menggoda indah, sedangkan Bayu hanya sesekali melirik Karen dengn senyuman tipisnya.


"Abi..ihh!.."kini indah ngambek dengn menjauh dari Bastian.

__ADS_1


"Karen jangan panggil nyonya lagi, panggil seperti kau berteman nya dulu.."ujar Bastian datar tak ingin indah marah.


"baik tuan.."ujar Karen pelan tak ingin mengganggu indah lagi yg seperti nya sudah mood kembali,dan kini mereka hanya bercakap² kecil, maksudnya Karen dan indah saja, sedangkan dua pria itu sibuk dengan masing-masing.


__ADS_2