Indah Milik Psikopat Kejam

Indah Milik Psikopat Kejam
eps 80


__ADS_3

mobil Bastian sudah masuk pekarangan mansion yg masih banyak penjaga,mereka adalah mantan anak buahnya yg kini Bastian kerjakan sebagai bodyguard.


"silahkan tuan!..."Bayu membukakan pintu mobil dan keluarlah Bastian dengan menggendong indah yg sudah tertidur.


"kalian istirahat lah, mungkin setelah ini kalian berdua tak akan mengikuti ku lagi..."setelah mengatakan itu Bastian pergi meninggalkan keduanya menatap Bastian hingga hilang.


"entah knp aku engk rela berhenti bekerja dengan tuan Bastian,.."Bayu berujar dengan nada sedih.


"Hem,benar tpi ini pilihan tuan ingin hidup damai maka caranya ya seperti ini lah..."Erick menepuk Bayu,lalu berjalan masuk ke salah satu kamar mansion di ikuti Bayu di belakang.


.


Bastian sudah memasuki kamar dan menurunkan indah perlahan-lahan agar tak membangunkan nya, Bastian juga melepas cadar,hijab dan kaos kaki nya.


sebelum beranjak ingin ke kamar mandi Bastian mencium wajah indah yg damai itu,tak lupa perut datar indah itu.


"cepat besar ya,anak Abi!..cup.."Bastian mencium lama perut indah.


saat ingin ke kamar mandi Bastian tiba² mual,dan dengan cepat masuk dan langsung memuntahkan isi perutnya.


owekkk ..owekkk...owekkk..

__ADS_1


indah yg tadinya tertidur kini menggeliat karena mendengar suara yg mengganggu nya.


"bi!.."suara indah serak sambil melihat sekeliling yg tak ada orang,tpi dia mendengar suara orang muntah di kamar mandi,membuat indah langsung masuk ke sana.


"Abi knp?.."indah memijit tengkuk Bastian,dia khawatir karena wajah Bastian yg pucat.


"engk tau, mungkin masuk angin.."ujar Bastian pucat,lalu keluar kamar mandi dengan keadaan lemas.


"Abi di sini aja,biar umi ambil minuman anget..."Tampa mendengar persetujuan Bastian,indah langsung pergi meninggalkan Bastian di tempat tidur.


tak lama kemudian indah masuk dengan membawa nampan berisi air hangat dan bubur.


"ini bi.."sambil menyodorkan air hangat, langsung di terima oleh Bastian tpi tidak dengan buburnya, Bastian engk mau.


"dikit aja..ayok."bujuk indah tak menyerah,tpi lagi² hanya gelengan kepala Bastian tanda tak mau.


"hah baiklah...yaudah sini tidur.."indah menyerah,dia meletakkan bubur itu kembali dan kini ikut naik di kasurnya dan menyuruh Bastian agar tidur di paha nya, Bastian tak menolak di langsung tidur di paha indah dengan melingkarkan tangannya di pinggang indah,dengan wajah di depan perut indah.


indah nya bisa mengelus kepala Bastian agar tertidur,dia kesian melihat Bastian seperti ini, tapi tiba-tiba indah teringat sesuatu.


"engk mungkin kan?.."

__ADS_1


.


"gimana dok?.."tanya indah semakin cemas, mengingat lagi² Bastian muntah² pagi tadi,karena khawatir indah menghubungi Bayu agar menghubungi dokter agar ke mansiomnya.


"apakah ibuk hamil?.."tanya dokter laki² yg bernama riyan.


"iya saya hamil..."jujur indah.


"oh seperti itu,ibuk engk usah khawatir ini gejala bayi yg masih muda..."jelas dokter Riyan tersenyum.


"ha!!.."kompak Bayu dan Erick yg sudah berfikir jauh.


"eh..maaf,bukan tuan Bastian yg hamil, maksudnya istri tuan Bastian hamil, mungkin ini salah satunya, pasti ibuk engk pernah merasa mual atau engk ada enak Badan selama berbadan dua?.."jelas dokter Riyan agar mereka tak salah paham,yg di akhiri sebuah pertanyaan yg di anggukin indah.


"nah,jadi mual ibuk itu secara tidak langsung pindah pada ayahnya..."jelas dokter itu lagi.


mendengar itu mereka langsung paham,dan membiarkan dokter itu pergi yg di antar Bayu dan Erick ke depan mansion,indah juga tak lupa mengucapkan makasih.


indah sedikit lega karena sesuatu yg tak berbahaya tpi dia kesian juga Bastian yg malah menanggung hak yg seharusnya ia yg nanggung,tpi mau gimana lagi lah.


"ternyata bener dugaan ku kemarin.."gumam indah sudah menduga tpi blm tau pasti maka dari itu dia memanggil dokter kesini.

__ADS_1


__ADS_2