Indah Milik Psikopat Kejam

Indah Milik Psikopat Kejam
Tamat + cerita author


__ADS_3

hari sudah malam,tapi masih terdengar suara ricuh dan tawa di ruang keluarga Jonathan.


"raya!..sini sama Tante!,ayok!..."indah mencoba mengambil raya dlm gendongan Tante Vita.


"owekkk,owekkk,owekkk..."raya malah menangis padahal tadi dia sangat ricuh berceloteh tpi saat indah ingin mengambil alih dari ibunya,malah menangis kencang.


"eh..eh,kok nangis!.."indah glabakan sendiri.


"cup..cup sayang!.."Tante Vita langsung menimang anaknya.


"kk indah,engk pinter ih jaga anak,Giman nanti jaga anak sendiri.."tiba-tiba suara dhinda terdengar.


indah yg mendengar itu melotot kearah dhinda bisa² nya ngomong seperti itu padanya,sedangkan yg lain hanya bisa menahan senyum melihat itu,mereka tau dhinda cuman becanda.


"heh,kamu bocil,engk usah ikut campur ini mah urusan orang dewasa..."sewot indah duduk kembali di samping Bastian yg hanya tersenyum.


"siapa yg kk bilang bocil?.."indah melotot juga yg tak terima.


"ya kamu dong!.."ujar indah malas.


"kk yang___"


"dhinda!,.."tegur clista yg saat ini duduk di samping dhinda sedangkan di sebelah clista ada Rifqi yg asik mengelus perut buncit istrinya.


dhinda cemberut tpi tatapannya tak teralih pada indah dengn kesel.


"jadi rencana kalian mau buat rumah di mana?.."suara Abi Surya memecahkan kesunyian dlm sekejap.


"di sini!!.."


Bastian dan Rifqi saling pandang begitu pun dengan mereka,yg juga tak percaya.


"wah!..benarkah itu bas?.."tanya Rifqi dengn senang.


"Hem,klau di fikir di sini adalah tempat yg cocok untuk membangun sebuah keluarga kecil yg harmonis..."ujar Bastian dengn tersenyum.


Rifqi sangat tidak menyangka sebenarnya klau Bastian akan mengatakan itu, karena Rifqi tau siapa Bastian karena sudah di kasih tau oleh clista,dulu Rifqi khawatir dengan indah karena tau hidup di antara Bastian pasti sangat bahaya,tpi clista meyakini Rifqi kalau itu akan baik² saja,karena Tampa sepengetahuan Bastian, clista juga memata-matai mereka di sana.


"bagus klau gitu!.."kini paman ahmad yg berbicara dengn menggendong anaknya, raya yg sudah tertidur.


"gimana bi,mi..apakah boleh?.."indah bertanya meminta persetujuan.


semua orang sudah tegang karena umi atau Abi blm mengasih jawaban pada mereka,tpi mendengar suara lembut umi membuat mereka bernafas lega.


"ya engkpp,malah umi akan seneng karena cucu umi akan Deket dengn umi..y kan bi.."umi menatap suaminya meminta pendapat.


"iya engkpp,lagi pula tanah di sini milik Abi,jadi kalian boleh membuatnya.."ujar Abi yg oky² aja kalau anak² nya buat rumah dekat mereka.


"tenang bi, Bastian beli kok tanah Abi!.."ujar Bastian yg tak ingin berhutang.


"engkpp,kalian pakek aja,anggap aja hadiah untuk cucu² Abi.."Abi Surya yg tak masalah tentang tanah,yg penting anak² nya bisa tentram Tampa ada perselisihan satu sama lain.


"makasih bi,mi!!..."kompak mereka senang,setelah itu mereka berbincang² dengn santai sesekali terdengar suara tawa di sana, sungguh keluarga yg harmonis.


.


1 tahun kemudian


"hahaha,sini² ayok sayang!..anak umi pasti bisa Rahel ayok nak kalahkan bng varel dan bng bintang..."pekik indah yg berada tak jauh pada ketiga bocah itu.


"sayang,anak bunda..ayok bintang kamu bisa kalahin saudara kembar itu..."clista yg tak kalah bersemangat berada di samping indah.

__ADS_1


"anak ku pasti pemenang Dewi!.."ujar indah di samping dengn tatapan sengitnya.


"anak dua tpi yg di semangati cuman satu.."clista tak mau kalah.


"eh bener juga..."gumam indah langsung berteriak.


"Rahel!!.. ,varel!!!. ayok kalah kan bintang...ayok.."indah dengn semangat menggebu².


ketiga bocah itu berjalan dengn sudah payah kearah ibu masing² tpi karena umur bintang yg beda beberapa bulan dengn si kembar membuat bintang sudah mulai lancar berjalan membuatnya lebih cepat diri pada si kembar apalagi Rahel yg sempoyongan hampir jatuh,tpi dengn sigap dhinda membatu berdiri lagi.


"ayo!!!..ayo!..siapa yg berhasil duluan ke arah ibu masing² aunty dhinda akan kasih permen..cepat cepat cepat..."dhinda bertepuk tangan menyemangati,begitu juga dengn umi Aisah,Tante Vita bahkan Abi dan paman ahmad juga ada di sana.


"klau berhasil nenek kasih baju juga!.."sahut umi Aisah menatap pertandingan cucu² nya dengn tak kalah semangat.


"kakek kasih sepatu deh.."kini Abi surya juga menyahut.


"emang mereka ngerti umi,Abi?.."pertanyaa dhinda yg polos membuat mereka tertawa lepas,bener juga di katakan dhinda emang ke tiga bocah itu ngerti.


"anggap aja ngerti!.."ujar umi dengn canda.


"ada² aja kk ini.."Vita hanya bisa menggeleng² kan kepala,sambil duduk dengn memangku raya yg ikut memperhatikan ketiga bocah itu.


raya yg umurnya sudah dua tahun membuatnya hanya duduk di karpet yg di sediakan di taman belakang rumah antara Bastian dan Rifqi,emang itu ide indah yg ingin membuat taman di antara rumah mereka berdua,karena rumah mereka yg bersebelahan,sedangkan rumah Abi di sebelah rumah Bastian,dan di sebelah rumah Abi ada juga rumah paman ahmad,jadi rumah yg berderet itu rumah keluarga semua.


"ayok!..ayo...dan yeeeeee!!!!.."


"pemenangnya pertama adalah binatang,yg kedua adalah varel dan ketiga adalah Rahel,selamat untuk ketiga bocah cilik ini,beri tepuk tangan semuanya..."teriak indah sebagai pembawa acara, sungguh heboh di taman itu,tpi berbeda di kursi yg tak jauh dari taman itu,yg dapat melihat lah kehebohan di sana.


"gimana?.."tanya Rifqi pada Bastian di samping nya.


"gimana apa nya?.."Bastian yg tak mengalihkan pandangannya kearah anak kembar nya itu,dia bahkan tak menyaka akan mempunyai anak kembar,karena selama ini indah tak ingin di USG karena ingin sufraisss katanya.


"hidup Tampa adanya pertumpahan darah,.."ujar Rifqi.


"Alhamdulillah lah..,bagus deh kalau gitu,..semoga kita selalu di jalan Allah subhanallah taala.."


"aamiin.."bukan Bastian yg menyahut tpi seseorang di belakang kedua pria dewasa itu.


baru saat mereka ingin menoleh tpi seseorng itu lebih dahulu berjalan ke depan mereka.


"Fiki!!.."kompak mereka.


"ya ini aku!!.."Fiki merentangkan tanganya dengn tersenyum.


"siapa yg ingin memeluk mu?.."Bastian pura² ketus.


"dasar ustadz tak punya hati.."kesel Fiki langsung mendapatkan gelak tawa keduanya, Bastian emang Dalam setahun ini ia menimba ilmu agama hingga membuatnya menjadi ustadz bule tampan, Rifqi yg dulunya menjadi ustadz idola para santriwan dan santriwati tpi kini Bastian pun termasuk idola mereka.


setelah itu baru mereka pun berpelukan sebentar.


"kapan pulang?,knp engk bilang?.."tanya Rifqi karena tau klau Fiki selama ini keluar negeri ingin membuat bisnis sendiri di sana.


"kau nampak aku di sini!.. berarti hari ini lah..."Fiki hanya memutarkan bola matanya malas.


"hahah..bisa aja!.."


"ehem!.."suara deheman sedikit besar membuat mereka berhenti tertawa dan menoleh.


"astaghfirullah aku lupa!.."batin Fiki meringis dlm hati.


dengn cepat Fiki berjalan ke arah wanita berhijab itu,dan memperkenalkan pada saudaranya.

__ADS_1


"kenali ini,cia calon istriku!..."Fiki dengn bangga,sedangkan cia hanya bisa tersenyum ramah.


"aku cia!.."


"Bastian, Rifqi.."wajah dua nya langsung datar saat itu juga, membuat cia hanya bisa tersenyum kikuk.


"sebaiknya aku mau ke sana dulu ya sama cia!.. seperti nya di sana heboh banget,oh y aku kangen dengn ponakan ku ya lucu² itu..."ujar Fiki yg bergegas ke arah keluarganya yg tampak heboh bersama cia.


" woy..,adx sendiri engk di sebut malah anak orang pula yg di kangenin.."ucap Rifqi memutar bola matanya dengn jengah.


"oh y, betul,aku juga kangen sama raya..,ayok sayang.."Fiki dengn seenak jidatnya langsung menarik cia ke sana.


Rifqi dan Bastian melotot melihat kelakukan Fiki yg benar² di luar dugaan.


"yuk,kita gabung!!.."ajak Rifqi pada Bastian yg Hanya mengangguk setuju.


mereka pun bergabung,bahkan cia yg baru di kenalkan sudah langsung akrab dengan keluarga Jhonatan.


"gimana kita foto bareng!!.."Bastian tiba² pada mereka yg lagi asik pada bocil² itu.


"ayokkk!!.."teriak dhinda paling semangat,dia memangku ponakannya bintang,sedangkan farel di pangku oleh indah , Bastian menggendong Rahel,sedangkan yg lain tampak tersenyum kearah kamera.


"senyummmm!.."ujar Bastian yg ingin memotret mereka semua dengn kamera depan.


crekkkk..


sebuah gambar besar yg sangat indah terpampang di kamar yg besar itu.


"aku gk nyangka,klau hidup Tampa pertumpahan darah itu sangat indah,aku beruntung memiliki mu indah, istri ku.."suara lembut Bastian langsung membuat indah bersemu merah.


"aku malah engk nyangka hidupku akan sebahagia ini bersama mu,yg bahkan sangat aku takuti dulu.."suara lembut indah dengn tersenyum manis.


"l love.."


"l love too.."balas indah dengn memeluk Bastian.


setelah itu mereka berbaring dengn di tengah-tengah di antara mereka ada buah hati mereka yg sangat mereka cintai.


"terima kasih sayang untuk semuanya...anak² Abi,cepat besar y,dan jagain umi..cup..cup.."Bastian mengecup kedua malaikat kecil itu.


indah tersenyum mendengar itu, sebelum tidur Bastian mengecup seluruh wajahnya,membuatnya geli,tpi setelah itu mereka tertidur dengan keadaan bahagia,bahkan kedua malaikat kecil mereka pun tidur dengn keadaan tersenyum seperti tau bahwa keadaan orang tuanya yg lagi bahagia.


Tamat


.


.


.


cerita author


assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh semua.


Alhamdulillah author ucapan,karena telah berhasil membuat karya author yg Kedua "indah milik psikopat kejam".


**author seneng banget akhirnya bisa namatin ini cerita, walaupun mungkin tak seindah ekspetasi kalian semua,tpi cuman segini lah imajinasi author.sebenarnya author ingin memperpanjang ceritanya,karena cerita Risa blm selesai,tpi klau di fikir² akan membutuhkan waktu bnyk dan pasti nya panjang, sedangkan author jarang up,y mau gimana lagi lah,jadi maaf klau semisalnya cerita author mengecewakan,dan terima kasih yg udah support selama,dan terimakasih yg udh doain author selalu sehat agar bisa up,author doain juga,readers author sehat²..cuman itu aja sih.


oh iya hampir aja lupa🤦,rencana author mau buat lagi,tpi cerita ini engk berhubungan dengan kisah ini,udah beda cerita,tpi masih ada bau bau mafianya..dan pesantren...hehe author suka yg bertarung² atau yg kejam² gitu dan berbau agama,dari pada pelakor atau rumah tangga, author masih sekolah jadi skip aja dulu,engk boleh terlalu dosa...😅.


maaf sekali lagi,untuk semuanya, author pamit dulu untuk beberapa hari kedepan,klau ada waktu author bakal buat ceritanya, mungkin ini lebih seru karena author buatnya tentang seorang ketua mafia yg terjebak di pesantren,dengn berbagai rahasia yg di sembunyikan.pemeran utama wanita ya!..yg tangguh dan hebat, sedangkan pria nya pandai agama dan bisa juga bela dirinya.

__ADS_1


ya gitu lah, sekiranya..Oky deh.. author pamit..


assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh semuanya...see you 😚**


__ADS_2