Indah Milik Psikopat Kejam

Indah Milik Psikopat Kejam
eps 44


__ADS_3

"bawang bisa di lihat dari warnanya, klau merah berarti bawang merah, begitu pula sebaliknya.. "


"jadi klau ini, bawang orange dong" sambil menujukan kearah indah dengn wajahnya polos seperti emng tak tau.


indah menepuk jidat, mencoba sabar bahwa si bule satu ini emng tidak tau bumbu dapur.


"itu kunyit sayanggggg" tekan indah panjang antara kesel dan marah tpi hanya tertahan.


"Oo, ini garamkan?.. "


"salah, itu gula.. yg ini baru garam aduh masak garam sama gula aja engk bisa bedain..yg manis gula yg asin namanya garam...ingat baik² garam dan gula beda dlm bentuknya juga beda apalagi rasanya beda jauh"


"Oo, maksih sayang, tpi klau ngasih tau jangan terlalu cerewet ya, nanti suamimu ini nyari istri baru, emng indah mau?.. hm.. "


indah tak menjawab tpi melotot kesel mendengar nya, malu juga apalgi di lihat oleh clista, rifqi, umi dan fiki yg merupakan sepupunya juga.

__ADS_1


"hahaha, ternyata suami mu yg pertama jumpa nya kejam tak ampun, kini jadi seorng yg lembut ya dah?.. (dan sedikit b*doh) "ucap fiki cekikikan apalgi melihat indah sudah kesel.


clista, rifqi dan umi aisah hanya bisa tersenyum sambil geleng-geleng kepala.


bukan 1 , 2 kali bastian terus menggoda tapi malah berkali-kali membuat indah kesel tertahan, indah tak mungkin memarahi bastian di depan umi dan saudaranya nanti di kita ia tidak bahagia dengn pernikahan ini.


" masukan sayurnya, jangan sampai terlalu lama nanti lembek kali... paham gk?.. "indah memberikan prosedur.


" baik istri ku sayang... "genit bastian tak tau malu di depan mertuanya sendiri seperti itu.


fiki tidak ikut abi surya karena Baru pulang juga dari mengurus perusahaan jadi abi memberi waktu fiki untuk beristirahat, anggota winata dan kedua orng tua kandung clista (aldo dan Afrida).. juga sudah pulang ke jakarta malam tadi jadi di rumah ini hanya ada mereka² saja.


"diam lah.. tuan ini berisik kali, cepat balikan kangkung nya, nanti lonyot kali.."indah jadi leluasa saat melihat umi sudah pergi dari dapur hanya menyisahkan rifqi, clista dan fiki.


fiki melongo melihat kelakuan indah yg tak semanis tadi, tadinya indah juga manggil bastian dengan sebutan sayang atau suamiku, membuat fiki yg jomblo merasa geli tpi setelah melihat sifat indah yg berubah membuatnya tak percaya, walaupun dia tau ini sifat indah yg sesungguhnya.

__ADS_1


"hem, iya sayang... tinggal dikit lagi kok,.. " bastian bersikap biasa, walaupun tadi ia sangat senang mendengar indah memanggilnya sayang walaupun ia juga tau itu hanya pura² tpi engk PP lama² juga terbiasa.


"masukan udang nya, di aduk lalu nanti beberapa saat dirasain klau udah pas rasanya lalu taruh wadahnya.. "


.


"makanan sudah siap, di makan ya biar dedeknya besok pas lahiran engk ileran.. "indah meletakkan mangkuk yg berisi kangkung udang ala bastian wkwk.


" wah kelihatan enak.. "bumil muda satu ini langsung melahap nya tampa nasi sangking enaknya ia sampai lupa klau masakan ini sebuah alasan saja agar bastian dan indah jadi deket tpi siapa sangka melihat makanan yg enak di depan mata membuat melupakan itu, sepertinya dedek di perutnya emang mau.


"pelan² sayang.. " rifqi ketar-ketir sendiri melihat kelakukan istrinya yg seperti tak pernah makan, padahal sebelum hamil makan clista tak terlalu bnyk tpi setelah mengandung makanan berkali-kali lipat.


"hmm.. ini enak" ujarnya tampa berhenti makan.


senyuman bastian dan indah mengembangkan lebar tak sia² dengn sedikit perdebatan saat masak tapi hasilnya sangat si sukai oleh clista.

__ADS_1


"alhamdulillah.. " kopak bastian dan indah membuat mereka saling pandang tpi indah langsung menoleh ke arah clista karena tak sanggup melihat tatapan bastian yg menurutny tak bisa di artikan


__ADS_2