
"sebentar lagi sampai.. " batin indah kesenangan tapi dalam hati ada tersirat ketakutan yg blm bisa dijelaskan.
tin..
bayu sengaja Mengklekson agar penjaga gerbang membukakan gerbangnya, penjaga gerbang mendekati mobil itu, seolah bertanya siapa, indah tau klau pesantren di jaga ketat pun menyembulkan kepalanya di jendela.
"pak bukakan!.. " pinta indah menatap penjaga.
"lah, ustazah indah rupanya, kirain bapak siapa,.. " setelah mengetahui ternyata anak pemilik pesantren ini mereka pun membukan gerbangnya, dengn mulut yg meganga karna takjub.
siapa yg tidak takjub mobil yg mewah yg pasti nya mahal masuk bukannya satu melainkan 5 mobil masuk perkarangan rumah abi surya.
"makasih pak!.. " ujar indah lalu memasukkan kembali kepala nya kedalam mobil.
"sama² ustazah.. " kompak penjaga herbang kira² 4 orng itu.
"alhamdulillah akhirnya sampai.. " gumam indah melihat mereka sudah sampai di depan rumah abi sedangkan sebelah rumah abi ada pesantren yg didirikan oleh abi saat muda.
bastian melihat mengarahkan pandangan keliling, hm sejuk itu lah yg dirasakannya.
"ayok.. " ajak indah pada mereka semua, ingat mereka semua berarti bodyguard juga.
"mereka tidak perlu, mereka akan menjaga di luar.. " bastian sendiri yg tak mengizinkan mereka masuk.
"kok gitu.... "
"jangan bantah, emng itu tugas mereka!.. "
"bener nona, kami disini saja takut ada musuh.. "kompak mereka tau yg terbaik untuk kingnya.
__ADS_1
" hm.. baiklah.. "indah pasrah lalu berjalan ke pintu rumah abi surya.
sebelum masuk indah mengetuk pintu terlebih dahulu dengn mengucapkan salam.
" assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh umi abi,.. indah pulang.. "
tak berapa lama pintu terbuka dengn keluar lah wanita paru baya yg tampak awet muda.
"indah!!... " pekik umi aisah langsung menghamburkan pelukan.
"umi indah kangen kangen.. hiks.. " indah bahkan menangis di pelukan aisah.
"umi juga kangen denger suara cerewet kamu itu.. haha" ucap umi di barengi tertawa kecil.
"umi ihh..." indah cemberut mendengar itu.
umi semakin tertawa melihat ekspresi indah walaupun tidak jelas tpi tau betul kau indah sekang sedang cemberut.
"eh.. ada nak bastian!.. "ucap umi yg sudah mengenal bastian.
" maaf nak, umi tadi engk sadar ternyata ada nak bastian juga dan anggota kamu.. "saat melihat sekitar rumahnya yg di penuhi para lelaki yg tegap dan herannya tampang nya juga wow lah, seperti tak ada bedanya dengn tuannya yg tampan dan anak buahnya juga tampan walaupun tak setajir tuanya.
" assalamu'alaikum umi,.. "ucap bastian mencium punggung tangan umi aisyah yg menatap tak percaya begitu dengn indah.
" kamu islam nak?.. "tanya umi dengn hati², takut membuat bastian tersinggung, knp umi bertanya seperti itu, karena wajah bastian tidak ada wajah asia asianya, sangat jelas wajah orng luar.
" iya umi, demi indah bastian rela pindah agama.. "entah knp ucapan bastian sedikit menyentuh hati indah begitu dengn umi yg terharu langsung memeluk bastian.
" umi yakin kamu memang terbaik untuk anak umi yg cerewet itu.. "sambil melepaskan pelukan nya dengn mengarahkan pandangannya ke indah yg sudah memanjangkan bibir nya seperti bebek, untuk tidak ada yg lihat klau ada udah di pasti udah di tarik tu bibirnya.
__ADS_1
" umi... "kesel indah.
" hahaha.. maaf².. astaghfirullah knp kita berbicara di sini, ayok masuk.. engk baik bicara di depan rumah.. kmu jga dah kok engk negur umi sih.. "umi malah menyalahkan indah.
" lohh-loh.. kok.. in.. "
"maaf sekali lagi nak, ayuk masuk... " umi dengn cepat memotong ucapan indah membuat indah kini semakin cemberut.
"anak umi sebenarnya siapa sih, aku apa mereka... " kesel indah karena di abaikan.
"iya umi, dan ini ada beberapa buah tangan dari bastian... " bastian mengkode pada anak buahnya, mereka yg paham langsung masuk ke mobil dan membawa apa saja yg ada di mobil.
umi melongo menatap bnyknya hadiah dari calon mantu nya sedangkan indah pun terheran-heran 'sejak kapan mereka membeli itu?..'itulah yg difikirkan indah karna tidak tau sama sekali mengenai hal ini.
umi terpaksa mengambil semua itu dan bastian menyuruh anak buahnya untuk meletakkan di dalam rumah setelah mendapat izin pemilik pastinya.
.
"umi kok lama ya?.. " tanya rifqi pada istri nya yaitu clista dan abi, surya.
"mungkin sebentar lagi masuk.. " ujar abi sambil menyeruput teh buatan sang istri.
"hem.. " Jawab rifqi sambil mengelus pelan perut istrinya yg terlihat datar.
"ay malu dong.. " clista risih dengn kelakuan suaminya sejak di hamil muda rifqi asik nempel trus sama dirinya.
"abi rifqi kyk gini gkpp kan?.. " rifqi bukannya mendengarkan ucapan clista malah meminta izin pada abinya.
"haha.. gkpp kok, anggap aja abi engk ada.. " abi surya tertawa lucu melihat kelakuan pasutri jaman sekarang depan orng tua pun berani bermesraan, dasar bucin.
__ADS_1
"tuh gkpp kok sayang!.. "ujar rifqi sesantai mungkin,sedangkan clista hanya bisa tersenyum canggung melihat mertuanya itu.