Indah Milik Psikopat Kejam

Indah Milik Psikopat Kejam
eps 35


__ADS_3

"ha..!.." indah yg baru bangun tiba-tiba langsung tersentak kaget, dan kini posisinya sudah duduk dengn mengarahkan pandangannya ke sekelilingnya.


"ini kamar?..dia yg membawa ku kesini?" gumam indah lalu tiba-tiba dia membuka selimut nya dan melihat ternyata pakaiannya masih utuh.


"astaghfirullah indah, kau udah seuzon padanya!.. "indah sedikit lega ternyata dia tidak dia apa apain saat di terlelap, malah tadi sempat berfikir buruk pada bastian.


" eh.. tunggu dulu.."tiba-tiba indah berfikir sejenak, "sejak kapan aku bisa tidur siang?.. " heran indah, padahal dia engk bakal bisa tidur klau tidak ada obat tidur, tpi kali ini..


"aneh,.. " itulah yg di fikirkan indah, karna tidak mau ambil pusing dia pun beranjak dari kasurnya.


.


"gimn di sana?.. "


"aman king.. "


"good, aku akan kesana selesai pernikahan ku, dan kau jemput aku saat tiba di bandara nanti... "


"bai.. "


panggilan terputus, yg pasti nya bastian lah yg memutuskan terlebih dahulu sedangkan bayu yg disana pasti hanya bisa mengelus dada.


bayu kini sudah berada di indonesia terlebih dahulu karna beberapa hari yg lalu bastian memerintah bayu untuk turun tangan mengenai markas yg berada di indonesia, sebenarnya markas bastian bnyk di berbagai negara seperti Amerika, Spanyol, prancis, Belanda dan termasuk Indonesia tpi markas inti berada di Italia yg besar nya berkali-kali lipat dari markas yg berada di berbagai negara tpi itu sangat tersembunyi bahkn musuh tidak tau sama sekali markas inti mereka ada di Italia dengn keamanan yg ketat tentunya, tidak heran mansion bastian yg besarnya seperti istana kerajaan.


di saat bastian mengecek² berbagai markas yg berada di negara-negara lain dengan leptop nya, tiba-tiba seseorang duduk di tempat duduk yg tidak jauh darinya, tpi bastian sengaja tidak menoleh karna sudah tau siapa orng itu.


indah.. ya dia orngnya yg baru keluar dari kamar dan langsung duduk sambil memperhatikan bastian sana sekali tak menghiraukan nya di sini, membuat juga diam mls bicara nanti ujung-ujungnya debat, buat hati kesel aja.


tpi indah tidk bisa terus menerus diam karena perutnya meronta² habis bngun tidur tpi yg sadis nya bastian sama sekali tak menawarkan makanan sedikit pun padanya.


"dasar pelit!.. " sebel indah dalam hati merengut kesel, padahal salah indah juga yg gk ada minta malah bastian yg gk tau apa² di bilang pelit, mungkin kalau bastian denger udah di kasih se restorannya juga pasti.


"tuan.. " panggil indah yg tak punya pilihan.


"tuuuaaan.. " kali ini indah sedikit keras tpi sama sekali bastian tidak menoleh padanya bahkan seperti tak ada siapa² di sini.


"tuan bastian putra williem shander!!.. "pekik indah kuat membuat bastian yg dari tadi sengaja mengacuhkan indah kini menyesal karena telinganya kena sasaran suara merdu indah itu.


" apa!!.. "jawab bastian singkat.


indah melotot tak percaya bisa² nya dia hanya menjawab 'apa' setelah membuat nya kesel.

__ADS_1


indah yg telanjur kesel pun beranjak dari kursi itu menuju keluar ruangan itu, pasti di luar bnyk bodyguard yg tentunya bisa iya suruh mengambil makanan untuknya dari pada minta sama bastian membuat kesel setengah mati aja.


" apa!!.. "garang indah karena tangannya dicekal bastian yg sudah ada di belakang nya.


" duduk.. "


"males!.. " ucap indah yg sudah engk mood lagi berdekatan dengn bastian apalgi berbicara.


"duduk,.. " indah sedikit takut melihat tatapan tajam bastian bahkan sengaja mendekatkan wajahnya ke wajah dirinya, tampa bnyk bicara lagi indah langsung duduk.


"knp manggil.. " kini sikap bastian langsung berubah 180 derajat.


bahkan indah terperangah mendengar suara lembut bastian seolah tak percaya pria yg menyeramkan ini bisa bersikap lembut.


"indah!.. "


"eh... " seolah sadar dari lamunan nya.


"aku laper!. " sambil mengelus perutnya laper pelan, bastian hanya tersenyum tipis melihat tingkah indah yg masih seperti bocah minta makan pada maminya.


"sabar ya sayang daddy akan ambilkan buat kamu, khusus untuk kamu... " indah melotot tak percaya bahkan jantung nya berdetak kaget mendapatkan perilaku somplak bastian.


"bisa bisanya dia!... " ucapan indah berhenti lalu mengelus perutnya dengn senyuman.


"seandainya beneran ada.. hehe... pasti hidup ku lebih bahagia... "


plak..


"apa apaan kau ini indah, bisa² nya mikir seperti itu... ayolah kau masih muda mana mungkin punya anak, suami aja engk ada... eh.. aku blm Terima seenak jidat dia ngelus perut ku... awas kau bastian.. " cerocos indah tak henti², sampai makanan datang baru dia berhenti.


tujuan pertamanya ingin memukul bastian yg sudah kurang ajar padanya tpi saat melihat makanan yg bnyk di bawa oleh bastian sendiri membuatnya langsung melupakan tujuannya itu.


mata indah berbinar² mendapatkan makanan yg membuat perutnya tak lagi memberontak.


"makanlah... " ujar bastian sambil meletakkan makannan itu di atas meja, sedangkan bastian duduk berhadapan dengn indah.


"makasih.. " seneng indah, langsung mengambil makanan itu dan langsung memasukkannya di mulutnya.


"ehmm, enak.. " ujar indah.


"tuan tak makan?.. "tanya indah walaupun masih fokus pada makanannya.

__ADS_1


"engk!..makanlah yg bnyk biar perutnya cepat besar... "spontan ucapan bastian langsung membuat indah tersedak kaget.


uhuk..


uhuk..


uhuk...


bastian yg siaga langsung membukakan air mineral itu.


" hati², knp jadi keselek.. "


"ha!.. y karna ucapan mu itu lah.. apalgi.."indah hnya merenggut kesel dalam hati.


" gkpp.. hehe.. "


bastian tak bisa menahan senyuman saat indah yg sengaja pura-pura tidak mengerti ucapan, sesaat indah melongo melihat bastian tersenyum lebar seperti itu.


"tampan... eh.. astaghfirullah hal adzim.. gk boleh indah.. gk boleh.. "indah menggelengkan kepala pelan membuat bastian khawatir pun bertanya.


" knp.. apa pusing?.. "


"eh..engk kok.. " indah kikuk sendiri mendengar pertanyaan bastian.


bastian sedikit lega mendengar jawaban indah dan kini dia hanya memperhatikan indah yg kembali makan.


"tuan gk mau makan, nanti aku abiskan loh.. " tanya indah sekali lagi, walaupun badan indah tidak gemuk tpi makannya jangan salah dia bnyk makan apalgi punya penyakit magh yg kapan saja bisa timbul bila tidak makan teratur.


"mau.. tpi suap. "pinta bastian menatap indah yg berhenti makan saat mendengar ucapan bastian.


" gk mau!.. "acuh indah tak perduli.


"suapin aku dong sayang,.. "


"apa kata mu... sa. sayng?.. " seolah tak percaya apa yg dikatakan bastian.


"iya.. sayang ku, honey ku, baby ku dan.."


"stop!.. stop! ,. stopp.. oky² aku suap.. puas.. " wajah indah sudah kesel, tpi dari pada harus mendengar ucapan bastian yg menggelikan bagi dirinya apalgi blm ada ikatan seperti ini.


"engkpp lah suapin aja kok, dari pada mendengar panggil yg menggelikan itu..." indah pasrah menyuapi bastian yg kini tersenyum senang, indah tak makan lagi karna emng sudah kenyang kini dia fokus menyuapi dedek besarnya ini.

__ADS_1


__ADS_2