
"ya Allah nak, kapan kalian sampai?.."kaget umi dan Abi serentak,dengn cepat keduanya berjalan dengn cepat kearah Bastian dan indah yg kini duduk manis di halaman rumahnya.
"umi!..Abi!.."melihat kedatangan kedua orang tua angkatnya,indah dan Bastian berdiri dan bersalam pada mereka.
"nak,kapan kalian sampai?..knp engk kabari kami dulu?..tau gitu umi dan Abi tidak pergi keluar tadi.."ujar umi dengn menatap kedua dengn hangat.
"maaf umi,kami sengaja engk kabari umi dan Abi!,biar sufraisss..."Bastian mengatakan itu dengn tersenyum pada kedua orang yg sangat di sayang istrinya itu.
"udh bnyk kemajuan y,.."Abi menepuk bahu Bastian dengn tersenyum.
"ayok masuk,engk baik di luar!..ya ampun indah kamu juga,udh tau di rumah engk ad orang knp engk pakek kunci cadangan yg kamu simpan...,klau gini kan nanti cucu umi capek.."gerutu umi dengn mengelus perut indah lalu berjalan ke pintu untuk membukanya.
"jangan berlebihan lah umi,kami juga baru Sampek kok!..y kan bi"ujar indah menatap Bastian.
"iya!.."balas Bastian dengn tersenyum hangat.
"masyaAllah mantu umi ganteng bngt!.."umi semakin terpana melihat Bastian makin hari makin ganteng.
__ADS_1
"ayok masuk!.."Abi mendahului mereka masuk begitu saja.
"ehem,Hem..,ad yang cemburu nih!.."goda indah pada Abi Surya,dia sengaja membesar volumenya agar di dengar oleh Abi yg sudah masuk ke dlm rumah.
"enggak y!!.."tiba-tiba terdengar suara Abi yg menyahut dengn tak terima.
"haha..."indah terkikik sendiri mendengar itu,umi hanya geleng-geleng kepala,emang begitu lah sifat suaminya yg klau cemburu,sama pria lain sih engkpp lh,lah ini sama mantu sendiri,aneh emang.
beda dengan Bastian malah tak percaya di balik sikap tegas Abi dan berwibawa itu,malah menunjukkan kekanakan di depan mereka,benar² tak terduga batinnya.
.
gadis itu dengn cepat mencekal wanita dengn kuat tpi dengn cepat juga wanita itu menghempasnya, membuat gadis SMA itu melotot marah.
"beraninya kau!!.."marah gadis itu dengn menunjuk wajah datar wanita di hadapannya.
"kau tau siapa gue!..saya adalah___"
__ADS_1
"emang saya peduli!.."wanita itu menatap gadis remaja itu dengn datar.
"kau!!.."wajah gadis itu memerah karena menahan amarah,baru kali ini dia di abaikan seperti ini,ini merupakan penghinaan bagi dirinya yg selama ini di hormati.
blm reda amarahnya tpi wanita itu langsung masuk ke kontrakannya,tampa peduli ada seseorang yg marah padanya.
"sudahlah kia,knp kau ini tak bosan² mengganggu kk itu.."Abel menatap jengah sahabat nya itu.
"knp kau jadi pengecut gini bel!.."kesel kia.
"aku ngerasa dia orang yg hebat,jadi sebaiknya kita tidak udah mengganggu nya.."Abel masih trauma karena tangannya di pelintir, sekarang aja masih terasi sakit di tangannya.
"bacot,bilang aja kalian berdua takut!!.."ketus kia lalu masuk ke kontrakannya itu, walaupun tak betah di tempat kumuh bagi kia yg anak orang kaya itu,tpi dia terpaksa Bahkan sangat terpaksa tinggal di sini.
kedua sahabat kia hanya mengelus dada, sungguh ekstra sabar melihat kelakuan sahabat nya itu,yg benar-benar tak bisa berubah.
.
__ADS_1
"siapa sih gadis itu,sok belagu.."ucap Risa dengn meneguk air mineral nya sampai kandas.
karena malas mengingat tingkah gadis remaja itu,kini risa menyibukkan diri mencari lowongan kerja yg cocok untuknya di internet.