Indah Milik Psikopat Kejam

Indah Milik Psikopat Kejam
eps 66


__ADS_3

brakk..


mereka berempat terperanjat kaget tiba-tiba bastian keluar dengn menutup pintu cukup keras.


"knp kau berlari seperti itu?.. " tanya tom membuat bastian menghentikan langkahnya dan membalikan tubuhnya melihat keempat manusia itu yg masih di sana.


"knp kalian masih di sini?.. " tanyanya mengingat ini sudah menjelang subuh.


"lah, kami emng dari tadi di sini?.. untuk memastikan keadaan nyonya.. " jawab clara heran walaupun mengantuk berat tpi masih menunggu gimn hasil penawar itu, apakah sudah bereaksi atau blm.


"kalian kembali kekamar masing-masing, dan kau clara menginap saja di sini, .. " mengingat mansion yg memiliki bnyk kamar tak masalah bagi bastian.


"gimn?.. " tanya tom sambil melirik pintu kamar yg sudah tertutup rapat.


bastian langsung teringat dengn indah yg kehausan membuatnya kembali berlari mengambil air dan makanan, tpi sebelum itu iya mengatakan sesuatu pada mereka.


"istri ku sudah sehat, hanya pemulihan saja, sebaiknya kalian istirahat, besok kita bahas tentang tawanan itu... "


mereka berempat kembali kekamar masing² untuk mengistirahatkan diri.


.


indah masih menunggu bastian yg katanya hanya sebentar tpi ini sudah. beberapa menit ia di tinggalkan di kamar, karena bosen dan pegal karena berbaring trus, indah mencoba duduk walaupun susah tpi syukur bisa.


"eh,.. " mata indah membesarkan baru menyadari kalau dirinya tidak memakai pakaian sama sekali, memang saat bastian membersihkan tubuh indah tadi ia blm memakaikan bajunya.


"kok gini?.. " indah menarik selimut agar menutupi seluruh tubuhnya, tak lama bastian masuk dengn membawa makanan dan air minum.


bastian berjalan mendekati indah yg juga menatap ke arah nya.

__ADS_1


"knp lama sekali?.. "


"aku membuat ini khusus untuk istri ku.. " sambil meletakkan nampan makanan nya lalu mencium kening indah sesuka hatinya.


"mana pakaian ku?.. " tanya indah dengn sedikit menolak prilaku bastian yg tiba-tiba saja, ada perasaan aneh melihat prilaku bastian yg berlebihan.


"aku lupa sayang!.. maaf ya.. tunggu sebentar aku ambil pakaian dulu... " ucapan bastian dengn nada lembut dan berperasaan Sontak membuat indah lagi² melongo di buatnya.


"sayang!,.. " panggilan bastian membuat indah langsung sadar dari lamunannya.


"stopp!!.. apa yg kau lakukan?.. " melotot indah melihat aksi bastian yg benar-benar tak ia duga.


"ya memakaikan baju untuk istriku lah apalgi?.. " ujar nya dengn wajah polos.


"biar aku saja.. " indah tak ingin tubuhnya di lihat bastian tpi baru saja ingin memakainya, indah sedikit mengeluh karena badannya masih lemas.


"knp dengn wajah mu sayang?.. "


"iss.. diamlah,.mana minum ku.. " indah baru ingat tadi ia meminta minum.


bastian cekikikan pelan sambil mengambil minum indah.


"alhamdulillah.. " indah lega karena tenggorokan nya tidak sakit lagi.


"makan lah,. " sambil menyodorkan makanan pada indah.


"aku engk mau makan, lagi pula ini udah subuh, nanti aja sekalian makan pagi.." tolak indah tak mau.


"makan atau aku suap mulut ke mulut.. " ancam bastian tiba-tiba berubah dingin padanya.

__ADS_1


glek..


mau tak mau indah membuka mulut nya walaupun rasanya masih pahit di lidahnya.


"udah, aku sudah kenyang.. " indah menolak sendokan ketiga bastian.


"gantian anda yang makan saja... " ujar indah.


"rubah panggilan mu sayang!.. "tak menghiraukan ucapan indah malah memerintah mengubah panggilan.


" ha?.. "cengo indah tak paham.


" jangan panggil aku tuan, kau.. dan apalah itu, panggil aku daddy, sayang.. atau yg romantis gitu... "


ucapan bastian membuat indah tak mengerti, karena ini terlalu tiba-tiba.


"aku ingin membuat rumah tangga yg. bahagia, mari kita ulang kembali rumah tangga yg lebih baik dari sebelumnya.. lupakan masa lalu kita bina masa depan bersama anak kita... " ujar bastian menatap lekat mata indah itu, dengn mengelus perut indah di balikan piayama itu.


degh...


"ma.. maksudnya?.. " rasanya jantung indah berhenti sesaat mendengar itu.


"kamu hamil sayang!.. kamu hamil!.. anak aku, anak kita.. " jawab bastian memeluk indah haru.


jederrrr...


indah tak bisa berkata² lagi sekarang, di la sangat terkejut dengn pernyataan ini, apalgi mengingat ia sempat ingin membunuh diri, bila itu terjadi apa yg akan terjadi pada anaknya yg tak ada dosa ini.


"hiksss.. hikss... ma..maaf, maafkan aku.. " indah terisak menangis di pelukan bastian, dia merasakan bersalah karena ke egois annya hampir saja membunuh anak nya sendiri.

__ADS_1


__ADS_2