ISTRI CEO YANG CACAT

ISTRI CEO YANG CACAT
PART 26


__ADS_3

Meri menerima kabar dari Ma-roo kalau Yong-suk dan Ye-jin akan datang menikmati makan siang di tempatnya.


Itu kabar menggembirakan. Mereka pantas di sambut mewah termasuk masakannya.


"Horeeeeee!!! Akhirnya mereka datanggggggg!!" Teriak Meri bahagia.


Mika muncul dan bertanya, "ada apa?"


"Tuan dan Nona akan kemari."


"What?!"


Keduanya tampak bersemangat menyiapkan makan siang spesial untuk tuan dan nona besar mereka.


Karena mereka masih berterima kasih atas kebaikan dan bantuan mereka.


Dan masalah baru datang merusak kebahagiaan mereka.


"Wwwoooiiiii kaliaaaaannn!! KELUAR!!!" teriakan nada yang tak familiar itu.


Kedua saudara itu panik dan bingung, "bagaimana niiih..." Terutama Meri, orangnya paling grogi.


"Waduhhh!! Timingnya kagak pas, benar-benar kacau."


Mereka bingung apa yang harus dilakukan sekarang.


"Gawat niii."


"Oiii!!! Kalian mendengarkan ku hahhh??! Keluar cepatttt!!" Teriak orang itu lagi.


Dia sudah berkali-kala membentak pintu agar dua saudara itu segera menampakkan diri.


Akhirnya mereka keluar dengan ketakutan menghadapinya.


"Kalian punya telinga apa, hah?!" bentak sewon hadir bersama anak buahnya.


Ternyata para mafia itu kembali lagi.


Sewon tersenyum jahat karena disaat seperti ini tidak ada lagi yang menghalanginya, jadi, akan lebih mudah mengusir semua pemilik toko itu.


"Cih...akhirnya aku dapat berurusan sama kalian setelah dihalangi para pecundang itu."


Dia dan anak buahnya tertawa senang, ini kesempatan bagus tanpa kehadiran Yong-suk mengganggunya.


"Oi, kalian berdua! Cepat berlutut dan memohon maaf dihadapan ku!" Perintah Sewon.


Mika melawan, "untuk apa kami melakukannya? Kau bukan siapa-siapa kami!"


"Apa katamu?!" Kesal Sewon, dia berniat menampar wajah gadis itu.


Tangannya berhenti, melihat kedua suadara itu berlutut dihadapannya.


Bagaimana bisa mereka tiba-tiba berlutut seolah bersalah.


Tapi, itu kabar gembira bagi Sewon.


Mika kesal dan meneguri adiknya, "oi Meri, apa yang kau lakukan sampai meminta ku berlutut, hah?"


"Maaf, kak. Tapi kita tak bisa berbuat apa-apa lagi."


"Whattt?"

__ADS_1


Meri, orangnya cepat mengalah. Tapi otaknya selalu berlilian.


"Tapi, tenang saja. Bukankah mereka akan datang?" Bisiknya.


Mika jadi mengerti alasan Meri memaksanya menyerah, itu akan mengulurkan waktu kedatangan Ye-jin dan Yong-suk.


"Ide bagus."


"Oiii? Apa yang kalian bicarakan hah?!" Sewon tiada lelah teriak.


Keduanya dibuat sakit telinga, sampai orang ditunggunya itu datang.


"Sewooon!!!?" Serentak panggil dua saudari itu.


Sewon terkejut hingga telinganya hampir pecah dengan teriakan mereka.


"Apa kalian pikir aku ini tuli ya?!" Tegurnya kesal.


Wajah dua gadis itu bahagia, "tuan Ju dan nona Hong sudah datang!" Serentaknya.


Sewon tak percaya dan menurutnya mereka hanya mempermainkannya.


"Hei, apa kalian ingin mempermainkan ku? Atau..."


"Kalian mau menggunakan trik licik membohongi ku?"


"Aku tidak semudah itu jatuh ke lubang hitam." Ucapnya masih tak menyadari situasinya.


Meri dan Mika juga tidak berbohong.


Tetap saja, sewon menolak percaya.


"Minggir." Itu suara Ye-jin sudah berdiri dibelakangnya.


Sewon terdiam itu cepat menoleh ke belakangnya, dan melihat Ye-jin bersama Yong-suk dan Ma-roo benar-benar datang.


Anak buahnya tampak gemetar melihat ketiganya datang termasuk Sewon yang tak ingin kontak mata dengan mereka terutama menatap Yong-suk.


"Kerjaan kalian cuman ngerusuh aja, gak bosen apa." Tegur Ye-jin dingin.


Kemudian ketiganya perlahan mendekati Meri dan Mika.


Sewon ketakutan itu berusaha mempertahankan keberaniannya lagi.


"Oi, kalian berdua!" Teriak Sewon pada dua saudara itu.


Yong-suk menatap tajam ke arah Sewon, pria itu menelan ludah dan matanya mengalih ke arah lain.


"Kami tidak menyerah datang!" Tuturnya.


Ye-jin menatapnya, "silahkan, kami tidak takut." Dinginnya.


Sebuah mobil hitam nan megah itu telah datang ke wilayah Lone-Estate, kemudian berhenti di persimpangan.


Sewon melihatnya itu, langsung menghampiri mobil itu.


"itu tuan besar, dia sudah datang." Ucapnya bahagia.


Dan tak sabar melaporkan ketiga orang itu yang sudah menjatuhkannya sebelumnya.


"Tunjukkan siapa orangnya." Ucap seseorang turun dari mobil megahnya,

__ADS_1


Yang didampingi masterguard nya.


Ye-jin tidak peduli itu segera masuk, namun langkahnya berhenti sebentar . . .


"Suara laki-laki itu...." Batinnya. Dia merasa kenal dengan suara tadi.


Dia berbalik mendekati suaminya, matanya tampak kaku melihat orang itu.


Yeon Dul-Mang, CEO dari King Contraction.


Wajahnya Ye-jin mulai pucat melihat pria itu perlahan menghampirinya. Dan Yong-suk juga baru pertama kali melihat langsung wajah si pria pemberontakan itu,


Yong-suk terkejut melihat Ye-jin disamping tampak pucat gemetar.


Ada apa dengannya ?


"Tidak mungkin....ini tidak mungkin." Batin Ye-jin masih tak percaya,


Bahwa dia benar-benar bertemu dengan pria itu.


Matanya hampir tak berkedip melihat langsung, Yeon-dul juga masih memiliki aura menakutkan.


Sekujur tubuh Ye-jin sudah ketakutan, Yong-suk penasaran ada apa dengan istrinya sampai gemetaran begitu.


Ye-jin menatap suaminya dan berkata, "tiba-tiba aku setakut ini."


Yong-suk tidak mengerti, apa yang membuat Ye-jin setakut itu.


Yeon-dul sudah berdiri dihadapan mereka, mata Ye-jin bertemu dengan pria itu.


"Kenapa kau menatap ku seperti itu?" Heran Yeon-dul.


Ketakutan Ye-jin sudah mencapai batasnya, matanya gemetar dan memutar ke arah lain.


Sekali lagi dia menatapnya dengan tatapan dingin, yah walaupun Ye-jin berusaha melindungi ketakutannya.


"Bagaimana bisa pria ini muncul mengingatkan kenangan busuk itu dihadapan ku,


Ini mengerikan sekali, kalau pria ini..., Yeon-dul Mang....,


.....adalah guru mantan SMA ku yang pernah merusak kesucian ku." batin Ye-jin.


********


.


.


.


.


.


Akhir-akhir ini nona Hong sering bertemu orang-orang dimasa lalunya.


Itu artinya masalalu yang dihilangkannya akan perlahan kembali, benar bukan?


"Yeah, kau benar. Aku menyerah ingat kenangan itu."


Memangnya kenangan apa yang membuat nona Hong setakut itu?

__ADS_1


__ADS_2